<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun IKN, PUPR Harap Waskita Karya Selesaikan Proyek</title><description>PT Waskita Karya (Persero) (WSKT) mendapatkan porsi garapan proyek terbesar di Ibu Kota Negara (IKN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860685/bangun-ikn-pupr-harap-waskita-karya-selesaikan-proyek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860685/bangun-ikn-pupr-harap-waskita-karya-selesaikan-proyek"/><item><title>Bangun IKN, PUPR Harap Waskita Karya Selesaikan Proyek</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860685/bangun-ikn-pupr-harap-waskita-karya-selesaikan-proyek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860685/bangun-ikn-pupr-harap-waskita-karya-selesaikan-proyek</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/470/2860685/bangun-ikn-pupr-harap-waskita-karya-selesaikan-proyek-33tS9umEXe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemindahan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/470/2860685/bangun-ikn-pupr-harap-waskita-karya-selesaikan-proyek-33tS9umEXe.jpg</image><title>Pemindahan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>


JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) (WSKT) mendapatkan porsi garapan proyek terbesar di Ibu Kota Negara (IKN). Adapun total proyek yang digarap sebesar Rp4,33 triliun, dari total nilai sebesar Rp7,22 triliun.
Dari banyaknya garapan tersebut, Kementerian PUPR berharap Waskita dapat menyelesaikan proyek yang sudah dimenangkan dalam tendernya.

BACA JUGA:
Pencairan PMN Ditunda, Waskita Karya Fokus Restrukturisasi dan Penyelesaian Proyek

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja pihaknya juga menginginkan proyek pengerjaan di IKN bisa dipisahkan dari permasalahan yang terjadi di perusahaan tersebut.
Pasalnya saat perusahaan tengah menjalankan proses restrukturisasi keuangan akibat utang Rp82,4 triliun.

BACA JUGA:
Erick Thohir Buka Opsi PKPU soal Waskita Karya Gagal Bayar Obligasi

&quot;Jadi kita berharap waskita tetap bisa menjalankan tugasnya itu. Artinya ketika sudah menag proses lelang, anggarannya sudah tersedia, bukan untuk langsung bayar utang tapi dipake untuk menyelesaikan proyek, tapi ketika ada profit ya itu silahkan,&quot; katanya di Bendungan Sukamahi, Bogor, Rabu (9/8/2023).
Ditempat terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa ia sudah mengadakan pertemuan dengan para BUMN Karya dan Bank BUMN untuk membahas terkait proyek di IKN dapat diselesaikan tepat waktu.&quot;Yang IKN intinya, saya sudah rapat dengan Karya-Karya tadi pagi  dengan Pak Wamen Pak Rosan dan Pak Wamen Pak Tiko untuk Karya dan  Himbara segera mendorong pembangunan sesuai dengan jadwal yang  ditentukan oleh pemerintah,&quot; kata Erick saat ditemui di Indonesia Arena  GBK, Jakarta, Senin (7/8).
Adapun terkait dengan isu restrukturisasi, Erick mengatakan hal  tersebut merupakan proses biasa. Ia memastikan bahwa proyek IKN yang  sudah ditetapkan akan terus berlangsung.
&quot;Itu kan perusahaan. Tapi kalau proyek yang dibawa kan jalan terus.  Apalagi udah ada guarantee pembayaran multi years. Tinggal nanti dari  pihak OJK aja kita ajak bicara,&quot; katanya.
Adapun, proyek IKN Nusantara yang digarap Waskita di antaranya Jalan  Tol IKN Segmen 5A, Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4, Gedung Sekretariat  Presiden, dan fasilitas Gedung penunjang.
Lalu, proyek gedung dan kawasan Kementerian Koordinator (Kemenko)  Paket 3, gedung dan kawasan Kemenko Paket 4, Instalasi Pengolahan Air  Limbah (IPAL) 1, 2, 3 terakhir Jalan Feeder Distrik Kawasan Inti Pusat  Pemerintahan (KIPP).</description><content:encoded>


JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) (WSKT) mendapatkan porsi garapan proyek terbesar di Ibu Kota Negara (IKN). Adapun total proyek yang digarap sebesar Rp4,33 triliun, dari total nilai sebesar Rp7,22 triliun.
Dari banyaknya garapan tersebut, Kementerian PUPR berharap Waskita dapat menyelesaikan proyek yang sudah dimenangkan dalam tendernya.

BACA JUGA:
Pencairan PMN Ditunda, Waskita Karya Fokus Restrukturisasi dan Penyelesaian Proyek

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja pihaknya juga menginginkan proyek pengerjaan di IKN bisa dipisahkan dari permasalahan yang terjadi di perusahaan tersebut.
Pasalnya saat perusahaan tengah menjalankan proses restrukturisasi keuangan akibat utang Rp82,4 triliun.

BACA JUGA:
Erick Thohir Buka Opsi PKPU soal Waskita Karya Gagal Bayar Obligasi

&quot;Jadi kita berharap waskita tetap bisa menjalankan tugasnya itu. Artinya ketika sudah menag proses lelang, anggarannya sudah tersedia, bukan untuk langsung bayar utang tapi dipake untuk menyelesaikan proyek, tapi ketika ada profit ya itu silahkan,&quot; katanya di Bendungan Sukamahi, Bogor, Rabu (9/8/2023).
Ditempat terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa ia sudah mengadakan pertemuan dengan para BUMN Karya dan Bank BUMN untuk membahas terkait proyek di IKN dapat diselesaikan tepat waktu.&quot;Yang IKN intinya, saya sudah rapat dengan Karya-Karya tadi pagi  dengan Pak Wamen Pak Rosan dan Pak Wamen Pak Tiko untuk Karya dan  Himbara segera mendorong pembangunan sesuai dengan jadwal yang  ditentukan oleh pemerintah,&quot; kata Erick saat ditemui di Indonesia Arena  GBK, Jakarta, Senin (7/8).
Adapun terkait dengan isu restrukturisasi, Erick mengatakan hal  tersebut merupakan proses biasa. Ia memastikan bahwa proyek IKN yang  sudah ditetapkan akan terus berlangsung.
&quot;Itu kan perusahaan. Tapi kalau proyek yang dibawa kan jalan terus.  Apalagi udah ada guarantee pembayaran multi years. Tinggal nanti dari  pihak OJK aja kita ajak bicara,&quot; katanya.
Adapun, proyek IKN Nusantara yang digarap Waskita di antaranya Jalan  Tol IKN Segmen 5A, Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4, Gedung Sekretariat  Presiden, dan fasilitas Gedung penunjang.
Lalu, proyek gedung dan kawasan Kementerian Koordinator (Kemenko)  Paket 3, gedung dan kawasan Kemenko Paket 4, Instalasi Pengolahan Air  Limbah (IPAL) 1, 2, 3 terakhir Jalan Feeder Distrik Kawasan Inti Pusat  Pemerintahan (KIPP).</content:encoded></item></channel></rss>
