<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2.100 Rumah Khusus Pejuang Eks Timor Timur Rp200 Miliar Dibangun, Intip Kecanggihannya</title><description>Kementerian PUPR membangun 2.100 rumah khusus (rusus) untuk para pejuang eks Timor Timur yang bermukim.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860710/2-100-rumah-khusus-pejuang-eks-timor-timur-rp200-miliar-dibangun-intip-kecanggihannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860710/2-100-rumah-khusus-pejuang-eks-timor-timur-rp200-miliar-dibangun-intip-kecanggihannya"/><item><title>2.100 Rumah Khusus Pejuang Eks Timor Timur Rp200 Miliar Dibangun, Intip Kecanggihannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860710/2-100-rumah-khusus-pejuang-eks-timor-timur-rp200-miliar-dibangun-intip-kecanggihannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860710/2-100-rumah-khusus-pejuang-eks-timor-timur-rp200-miliar-dibangun-intip-kecanggihannya</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/470/2860710/2-100-rumah-khusus-pejuang-eks-timor-timur-rp200-miliar-dibangun-intip-kecanggihannya-rSq2j6XmFo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rusus eks pejuang Timor Timor (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/470/2860710/2-100-rumah-khusus-pejuang-eks-timor-timur-rp200-miliar-dibangun-intip-kecanggihannya-rSq2j6XmFo.jpg</image><title>Rusus eks pejuang Timor Timor (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNC8xLzE2NTI0My81L3g4azJ6aTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian PUPR membangun 2.100 rumah khusus (rusus) untuk para pejuang eks Timor Timur yang bermukim di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hunian dibangun menggunakan teknologi rumah tahan gempa (RTG) Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tipe 36 dengan luas tanah kavling 150 m2.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rumah khusus merupakan komitmen pemerintah dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat melalui Program Sejuta Rumah sekaligus pemerataan hasil-hasil pembangunan di seluruh pelosok negeri, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

BACA JUGA:
Perumnas Revitalisasi Rusun di Kota-Kota Besar, Incar Pasar Milenial 


&amp;ldquo;Ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak. Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/8/2023).
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementrian PUPR Wahyu Kusumosusanto mengatakan pembangunan rusus untuk para pejuang eks Timor Timur merupakan kolaborasi dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman antara Ditjen Perumahan dengan Ditjen Cipta Karya.

BACA JUGA:
Wika Gedung (WEGE) Incar Proyek Rusun ASN di IKN


Mengingat jumlah kebutuhan rusus yang dibangun juga cukup besar, beberapa hal yang akan menjadi fokus pembangunan dalam skala kawasan permukiman, yakni pematangan lahan, kavling, site plan, jaringan air bersih dan sanitasi serta fasilitas umum dan sosial.
&amp;ldquo;Tujuan pembangunan infrastruktur pendukung pada rusus bagi warga eks Timor-Timur yang dibangun oleh Kementerian PUPR akan memberikan kenyamanan bagi penghuni dengan memberikan baik fasilitas sosial seperti balai warga maupun gereja. Juga fasilitas umum berupa akses jalan, drainase, penerangan jalan umum, serta ruang terbuka hijau,&amp;rdquo; kata Wahyu Kusumosusanto.
Pembangunan rusus telah dimulai sejak 26 Juni 2023 dan ditargetkan  dapat tuntas pada Juni 2024. Selain pembangunan unit hunian, saat ini  juga tengah dikerjakan persiapan Sistem manajemen Keselamatan dan  Kesehatan Kerja (SMK3), land development, jalan, drainase, Penerangan  Jalan Umum (PJU), balai warga, rumah ibadah, tugu, dan lansekap.
Pelaksanaan pembangunannya terbagi dalam tiga paket pekerjaan, yakni  Pekerjaan Pembangunan Rusus Paket I sebanyak 727 unit yang dilaksanakan  oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dan Paket II sebanyak 687 unit oleh  PT Nindya Karya (Persero). Selanjutnya, untuk Paket III sebanyak 686  unit dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero). Sementara Konsultan  Manajemen Konstruksi dilaksanakan oleh PT Yodya Karya (Persero). Biaya  pembangunannya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023-2024 senilai Rp  200 miliar.
Rusus untuk para pejuang eks-Timor Timur berada di Oelkuku Desa  Kuimasi Kecamatan Fatuleu atau dapat ditempuh melalui akses jalan darat  dengan waktu sekitar 1 jam 50 menit dari titik pemberangkatan kantor  Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNC8xLzE2NTI0My81L3g4azJ6aTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian PUPR membangun 2.100 rumah khusus (rusus) untuk para pejuang eks Timor Timur yang bermukim di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hunian dibangun menggunakan teknologi rumah tahan gempa (RTG) Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tipe 36 dengan luas tanah kavling 150 m2.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rumah khusus merupakan komitmen pemerintah dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat melalui Program Sejuta Rumah sekaligus pemerataan hasil-hasil pembangunan di seluruh pelosok negeri, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

BACA JUGA:
Perumnas Revitalisasi Rusun di Kota-Kota Besar, Incar Pasar Milenial 


&amp;ldquo;Ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak. Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/8/2023).
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementrian PUPR Wahyu Kusumosusanto mengatakan pembangunan rusus untuk para pejuang eks Timor Timur merupakan kolaborasi dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman antara Ditjen Perumahan dengan Ditjen Cipta Karya.

BACA JUGA:
Wika Gedung (WEGE) Incar Proyek Rusun ASN di IKN


Mengingat jumlah kebutuhan rusus yang dibangun juga cukup besar, beberapa hal yang akan menjadi fokus pembangunan dalam skala kawasan permukiman, yakni pematangan lahan, kavling, site plan, jaringan air bersih dan sanitasi serta fasilitas umum dan sosial.
&amp;ldquo;Tujuan pembangunan infrastruktur pendukung pada rusus bagi warga eks Timor-Timur yang dibangun oleh Kementerian PUPR akan memberikan kenyamanan bagi penghuni dengan memberikan baik fasilitas sosial seperti balai warga maupun gereja. Juga fasilitas umum berupa akses jalan, drainase, penerangan jalan umum, serta ruang terbuka hijau,&amp;rdquo; kata Wahyu Kusumosusanto.
Pembangunan rusus telah dimulai sejak 26 Juni 2023 dan ditargetkan  dapat tuntas pada Juni 2024. Selain pembangunan unit hunian, saat ini  juga tengah dikerjakan persiapan Sistem manajemen Keselamatan dan  Kesehatan Kerja (SMK3), land development, jalan, drainase, Penerangan  Jalan Umum (PJU), balai warga, rumah ibadah, tugu, dan lansekap.
Pelaksanaan pembangunannya terbagi dalam tiga paket pekerjaan, yakni  Pekerjaan Pembangunan Rusus Paket I sebanyak 727 unit yang dilaksanakan  oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dan Paket II sebanyak 687 unit oleh  PT Nindya Karya (Persero). Selanjutnya, untuk Paket III sebanyak 686  unit dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero). Sementara Konsultan  Manajemen Konstruksi dilaksanakan oleh PT Yodya Karya (Persero). Biaya  pembangunannya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023-2024 senilai Rp  200 miliar.
Rusus untuk para pejuang eks-Timor Timur berada di Oelkuku Desa  Kuimasi Kecamatan Fatuleu atau dapat ditempuh melalui akses jalan darat  dengan waktu sekitar 1 jam 50 menit dari titik pemberangkatan kantor  Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur.</content:encoded></item></channel></rss>
