<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apa Benar Bangunan Tusuk Sate Bawa Sial? Ini Faktanya</title><description>Bangunan tusuk sate banyak yang mengatakan bawa sial, konon katanya mereka yang tinggal di rumah tusuk sate.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860839/apa-benar-bangunan-tusuk-sate-bawa-sial-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860839/apa-benar-bangunan-tusuk-sate-bawa-sial-ini-faktanya"/><item><title>Apa Benar Bangunan Tusuk Sate Bawa Sial? Ini Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860839/apa-benar-bangunan-tusuk-sate-bawa-sial-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/470/2860839/apa-benar-bangunan-tusuk-sate-bawa-sial-ini-faktanya</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/470/2860839/apa-benar-bangunan-tusuk-sate-bawa-sial-ini-faktanya-WnTXrCUQuk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah. (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/470/2860839/apa-benar-bangunan-tusuk-sate-bawa-sial-ini-faktanya-WnTXrCUQuk.jpg</image><title>Rumah. (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOC8xLzE2ODkyNi81L3g4bjMyMXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bangunan tusuk sate banyak yang mengatakan bawa sial, konon katanya mereka yang tinggal di rumah tusuk sate akan mengalami hal buruk.
Lalu sejatinya apakah benar jika rumah yang berlokasi seperti huruf T tersebut dianggap akan bisa merugikan bagi penghuninya. Pasalnya secara ilmiah hawa panas muncul disebabkan karena lokasi rumah berhadapan tepat dengan persimpangan jalan. Ditambah polusi yang memungkinkan cahaya matahari lebih mudah masuk tanpa adanya penghalang.

BACA JUGA:
RI Masih Kekurangan Rumah 12,1 Juta Unit, Jokowi Sebut Ada Peluang untuk Pengusaha Properti

Melansir dari instagram Kementerian pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat @kemenpupr, apa pendapatmu mengenai bangunan tusuk sate ini Rabu (9/8/2023).
Bangunan yang biasanya disebut bangunan tusuk sate adalah bangunan yang berada di ujung persimpangan jalan atau ujung jalan lurus yang tidak berbelok.

BACA JUGA:
Resmi Naik! Ini Rincian Harga Rumah Subsidi pada 2024

Mitosnya nih, penghuni yang menempati bangunan tusuk sate bakal sial terus, gampang sakit dan lain-lain.Mitos itu benar ga sih sih? Ketahui dulu yuk faktanya.
1. Hawa Panas
Bangunan tusuk sate relatif akan mendapatkan hawa panas yang intensitasnya lebih tinggi, ini karena posisinya yang bertepatan dengan ruas-ruas jalan dan paparan sinar matahari langsung tanpa terhalang bangunan apapun.
2. Resiko ditabrak Kendaraan Tinggi
Letaknya yang berada di ujung jalan membuat bangunan ini memiliki resiko yang tinggi untuk ditabrak kendaraan.
3. Angin Masuk
Aliran angin masuk berpotensi besar terhadap rumah yang lokasinya tusuk sate. Berbeda dengan rumah yang berhadapan, angin yang melewati celah-celah rumah di hadapannya.
Itu mitos dari bangunan tusuk sate, tenang saja ada solusinya nya kok.
Untuk meredam hawa panas di dalam bangunan, Anda bisa pasang kanopi atau menanam tanaman hias di dalam atau luar bangunan. Aliran angin yang kencang dapat diantisipasi dengan pembangunan pintu jendela yang menghindari arah biasa datangnya angin.
Nah, untuk mengurangi resiko bangunan tertabrak kendaraan yang melintas di jalan depan umum Anda bisa membangun tembok penghalang untuk membuat pengemudi lebih waspada. Tidak hanya itu Anda bisa mengecat bangunan dengan warna-warna cerah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOC8xLzE2ODkyNi81L3g4bjMyMXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bangunan tusuk sate banyak yang mengatakan bawa sial, konon katanya mereka yang tinggal di rumah tusuk sate akan mengalami hal buruk.
Lalu sejatinya apakah benar jika rumah yang berlokasi seperti huruf T tersebut dianggap akan bisa merugikan bagi penghuninya. Pasalnya secara ilmiah hawa panas muncul disebabkan karena lokasi rumah berhadapan tepat dengan persimpangan jalan. Ditambah polusi yang memungkinkan cahaya matahari lebih mudah masuk tanpa adanya penghalang.

BACA JUGA:
RI Masih Kekurangan Rumah 12,1 Juta Unit, Jokowi Sebut Ada Peluang untuk Pengusaha Properti

Melansir dari instagram Kementerian pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat @kemenpupr, apa pendapatmu mengenai bangunan tusuk sate ini Rabu (9/8/2023).
Bangunan yang biasanya disebut bangunan tusuk sate adalah bangunan yang berada di ujung persimpangan jalan atau ujung jalan lurus yang tidak berbelok.

BACA JUGA:
Resmi Naik! Ini Rincian Harga Rumah Subsidi pada 2024

Mitosnya nih, penghuni yang menempati bangunan tusuk sate bakal sial terus, gampang sakit dan lain-lain.Mitos itu benar ga sih sih? Ketahui dulu yuk faktanya.
1. Hawa Panas
Bangunan tusuk sate relatif akan mendapatkan hawa panas yang intensitasnya lebih tinggi, ini karena posisinya yang bertepatan dengan ruas-ruas jalan dan paparan sinar matahari langsung tanpa terhalang bangunan apapun.
2. Resiko ditabrak Kendaraan Tinggi
Letaknya yang berada di ujung jalan membuat bangunan ini memiliki resiko yang tinggi untuk ditabrak kendaraan.
3. Angin Masuk
Aliran angin masuk berpotensi besar terhadap rumah yang lokasinya tusuk sate. Berbeda dengan rumah yang berhadapan, angin yang melewati celah-celah rumah di hadapannya.
Itu mitos dari bangunan tusuk sate, tenang saja ada solusinya nya kok.
Untuk meredam hawa panas di dalam bangunan, Anda bisa pasang kanopi atau menanam tanaman hias di dalam atau luar bangunan. Aliran angin yang kencang dapat diantisipasi dengan pembangunan pintu jendela yang menghindari arah biasa datangnya angin.
Nah, untuk mengurangi resiko bangunan tertabrak kendaraan yang melintas di jalan depan umum Anda bisa membangun tembok penghalang untuk membuat pengemudi lebih waspada. Tidak hanya itu Anda bisa mengecat bangunan dengan warna-warna cerah.</content:encoded></item></channel></rss>
