<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Penantian Data Inflasi AS</title><description>Harga emas dunia anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861381/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-penantian-data-inflasi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861381/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-penantian-data-inflasi-as"/><item><title>Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Penantian Data Inflasi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861381/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-penantian-data-inflasi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861381/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-penantian-data-inflasi-as</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 07:26 WIB</pubDate><dc:creator>Himayatul Azizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861381/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-penantian-data-inflasi-as-XnTmzITmUj.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861381/harga-emas-dunia-anjlok-di-tengah-penantian-data-inflasi-as-XnTmzITmUj.jpeg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga emas dunia anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas mencatat kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut menjadi menetap di level terendah dalam hampir dua minggu, karena investor menunggu rilis laporan inflasi harga konsumen AS untuk Juli.
Melansir Antara, Kamis (10/8/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange terpangkas lagi USD9,30 atau 0,47% menjadi USD1.950,60 per ounce.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Turun, Paling Murah Rp583.000


Indeks harga konsumen AS untuk Juli akan dirilis pada Kamis waktu setempat dan indeks harga produsen akan dirilis pada Jumat (11/8/2023). Kedua angka tersebut dapat memberikan beberapa wawasan apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi pada September.
Para ekonom yang disurvei oleh Wall Street Journal memperkirakan harga konsumen naik 0,2% pada Juli, setara dengan kenaikan 0,2% pada Juni. Data Juni datang lebih lambat dari yang diperkirakan para ekonom, memicu harapan bahwa Fed dapat mengakhiri kampanye kenaikan suku bunga lebih cepat.

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Makin Murah Imbas Kenaikan Bunga Obligasi


&quot;Besok membawa data inflasi AS terbaru, yang akan menjadi titik referensi penting bagi Federal Reserve ketika komite bertemu bulan depan untuk memutuskan apakah akan terus menaikkan suku bunga atau jika inflasi sekarang cukup menurun untuk bank sentral AS dapat membiarkan suku bunga tidak berubah,&quot; kata Rupert Rowling, analis pasar di Kinesis money, dalam komentar email seperti dikutip Market Watch.
Emas juga berada di bawah tekanan karena China melaporkan penurunan  harga konsumen sebesar 0,3% pada Juli, menurut laporan yang dirilis oleh  Biro Statistik Nasional pada Rabu (9/8/2023). Ini merupakan penurunan  pertama dalam dua tahun, meningkatkan momok deflasi dan semakin  memperumit pemulihan China pasca pembukaan kembali COVID-19.
Harga emas telah jatuh selama seminggu terakhir karena dolar AS dan  imbal hasil obligasi global, khususnya imbal hasil obligasi pemerintah,  telah meningkat. Indeks dolar AS turun kurang dari 0,1% menjadi 102,47,  tetapi tetap naik 0,4% sejauh minggu ini.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp1.070.000


Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun turun moderat  sebesar 1 basis poin menjadi 4,01%, sedangkan imbal hasil pada obligasi  pemerintah 2-tahun 6 basis poin menjadi 4,80%.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September tergelincir  7,60 sen atau 0,33% menjadi USD22,731 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober berkurang USD11,50 atau 1,27% menjadi USD892,70 per  ounce.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga emas dunia anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas mencatat kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut menjadi menetap di level terendah dalam hampir dua minggu, karena investor menunggu rilis laporan inflasi harga konsumen AS untuk Juli.
Melansir Antara, Kamis (10/8/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange terpangkas lagi USD9,30 atau 0,47% menjadi USD1.950,60 per ounce.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Turun, Paling Murah Rp583.000


Indeks harga konsumen AS untuk Juli akan dirilis pada Kamis waktu setempat dan indeks harga produsen akan dirilis pada Jumat (11/8/2023). Kedua angka tersebut dapat memberikan beberapa wawasan apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi pada September.
Para ekonom yang disurvei oleh Wall Street Journal memperkirakan harga konsumen naik 0,2% pada Juli, setara dengan kenaikan 0,2% pada Juni. Data Juni datang lebih lambat dari yang diperkirakan para ekonom, memicu harapan bahwa Fed dapat mengakhiri kampanye kenaikan suku bunga lebih cepat.

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Makin Murah Imbas Kenaikan Bunga Obligasi


&quot;Besok membawa data inflasi AS terbaru, yang akan menjadi titik referensi penting bagi Federal Reserve ketika komite bertemu bulan depan untuk memutuskan apakah akan terus menaikkan suku bunga atau jika inflasi sekarang cukup menurun untuk bank sentral AS dapat membiarkan suku bunga tidak berubah,&quot; kata Rupert Rowling, analis pasar di Kinesis money, dalam komentar email seperti dikutip Market Watch.
Emas juga berada di bawah tekanan karena China melaporkan penurunan  harga konsumen sebesar 0,3% pada Juli, menurut laporan yang dirilis oleh  Biro Statistik Nasional pada Rabu (9/8/2023). Ini merupakan penurunan  pertama dalam dua tahun, meningkatkan momok deflasi dan semakin  memperumit pemulihan China pasca pembukaan kembali COVID-19.
Harga emas telah jatuh selama seminggu terakhir karena dolar AS dan  imbal hasil obligasi global, khususnya imbal hasil obligasi pemerintah,  telah meningkat. Indeks dolar AS turun kurang dari 0,1% menjadi 102,47,  tetapi tetap naik 0,4% sejauh minggu ini.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp1.070.000


Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun turun moderat  sebesar 1 basis poin menjadi 4,01%, sedangkan imbal hasil pada obligasi  pemerintah 2-tahun 6 basis poin menjadi 4,80%.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September tergelincir  7,60 sen atau 0,33% menjadi USD22,731 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober berkurang USD11,50 atau 1,27% menjadi USD892,70 per  ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
