<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks Dolar AS Bergerak Flat</title><description>Harga dolar AS bergerak flat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861382/indeks-dolar-as-bergerak-flat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861382/indeks-dolar-as-bergerak-flat"/><item><title>Indeks Dolar AS Bergerak Flat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861382/indeks-dolar-as-bergerak-flat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861382/indeks-dolar-as-bergerak-flat</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861382/indeks-dolar-as-bergerak-flat-dp6V6ZjySW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Dolar AS melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861382/indeks-dolar-as-bergerak-flat-dp6V6ZjySW.jpg</image><title>Indeks Dolar AS melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga dolar AS bergerak flat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar tak bergairah karena investor menunggu laporan indeks harga konsumen (IHK) AS untuk Juli pada Kamis waktu setempat.
Melansir Antara, Kamis (10/8/2023), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun tipis 0,03% menjadi 102,4884 pada akhir perdagangan.

BACA JUGA:
Indeks Dolar Menguat Tipis, Investor Tunggu Data Inflasi AS


Menurut Federal Reserve Bank of Cleveland, IHK tahunan untuk Juli diperkirakan naik menjadi 3,4%. IHK inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, diperkirakan naik menjadi 4,9%.
&quot;Saya pikir kita sedang memulai membuat kemajuan yang ingin dilihat Fed untuk menurunkan inflasi menjadi 2,0%,&quot; kata Omair Sharif, pendiri dan presiden firma riset dan analisis Inflation Insights. &quot;Ini akan bergelombang, tapi kami berada di jalur yang benar untuk menurunkan inflasi menjadi 2,0% tanpa tindakan Fed lagi.&quot;

BACA JUGA:
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Rp15.185/USD


Di sisi ekonomi, aplikasi hipotek (KPR) AS turun 3,1% dari satu minggu sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Survei Mortgage Bankers Association untuk pekan yang berakhir 4 Agustus.
Suku bunga imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada  di 4,02% pada Rabu (9/8/2023), dibandingkan dengan 4,09% pada hari pasar  sebelumnya.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0975 dari  USD1,0960 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi  USD1,2724 dari USD1,2746.

BACA JUGA:
Harga Emas Berjangka Merosot Tertekan Dolar


Dolar AS dibeli 143,6760 yen Jepang, lebih tinggi dari 143,3690 yen  Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8773 franc Swiss  dari 0,8756 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3417 dolar Kanada dari  1,3416 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,6838 krona Swedia dari  10,7000 krona Swedia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga dolar AS bergerak flat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar tak bergairah karena investor menunggu laporan indeks harga konsumen (IHK) AS untuk Juli pada Kamis waktu setempat.
Melansir Antara, Kamis (10/8/2023), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun tipis 0,03% menjadi 102,4884 pada akhir perdagangan.

BACA JUGA:
Indeks Dolar Menguat Tipis, Investor Tunggu Data Inflasi AS


Menurut Federal Reserve Bank of Cleveland, IHK tahunan untuk Juli diperkirakan naik menjadi 3,4%. IHK inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, diperkirakan naik menjadi 4,9%.
&quot;Saya pikir kita sedang memulai membuat kemajuan yang ingin dilihat Fed untuk menurunkan inflasi menjadi 2,0%,&quot; kata Omair Sharif, pendiri dan presiden firma riset dan analisis Inflation Insights. &quot;Ini akan bergelombang, tapi kami berada di jalur yang benar untuk menurunkan inflasi menjadi 2,0% tanpa tindakan Fed lagi.&quot;

BACA JUGA:
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Rp15.185/USD


Di sisi ekonomi, aplikasi hipotek (KPR) AS turun 3,1% dari satu minggu sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Survei Mortgage Bankers Association untuk pekan yang berakhir 4 Agustus.
Suku bunga imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada  di 4,02% pada Rabu (9/8/2023), dibandingkan dengan 4,09% pada hari pasar  sebelumnya.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0975 dari  USD1,0960 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi  USD1,2724 dari USD1,2746.

BACA JUGA:
Harga Emas Berjangka Merosot Tertekan Dolar


Dolar AS dibeli 143,6760 yen Jepang, lebih tinggi dari 143,3690 yen  Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8773 franc Swiss  dari 0,8756 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3417 dolar Kanada dari  1,3416 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,6838 krona Swedia dari  10,7000 krona Swedia.</content:encoded></item></channel></rss>
