<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Tiket LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disubsidi</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa tiket kereta LRT Jabodebek dan kereta cepat Jakarta-Bandung akan disubsidi pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861568/jokowi-tiket-lrt-jabodebek-dan-kereta-cepat-jakarta-bandung-disubsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861568/jokowi-tiket-lrt-jabodebek-dan-kereta-cepat-jakarta-bandung-disubsidi"/><item><title>Jokowi: Tiket LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disubsidi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861568/jokowi-tiket-lrt-jabodebek-dan-kereta-cepat-jakarta-bandung-disubsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861568/jokowi-tiket-lrt-jabodebek-dan-kereta-cepat-jakarta-bandung-disubsidi</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861568/jokowi-tiket-lrt-jabodebek-dan-kereta-cepat-jakarta-bandung-disubsidi-cK5sdYxBLW.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi berikan subsidi tiket LRT Jabodebek, Kereta Cepat Jakarta Bandung dan MRT. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861568/jokowi-tiket-lrt-jabodebek-dan-kereta-cepat-jakarta-bandung-disubsidi-cK5sdYxBLW.JPG</image><title>Presiden Jokowi berikan subsidi tiket LRT Jabodebek, Kereta Cepat Jakarta Bandung dan MRT. (Foto: Antara)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk2OC81L3g4bjNycTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa tiket kereta LRT Jabodebek, kereta cepat Jakarta-Bandung, MRT, dan sejumlah moda transportasi lainnya akan disubsidi pemerintah.



&amp;ldquo;Ada subsidi, baik yang namanya kereta bandara, baik yang namanya Transjakarta, KRL, baik yang namanya kereta api, baik yang namanya LRT, baik yang namanya MRT, baik namanya kereta cepat, semuanya harus ada subsidinya,&amp;rdquo; kata Jokowi di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis (10/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Uji Coba Gratis, KCIC Pastikan Keamanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung


Jokowi pada kesempatan itu mencoba kereta LRT Jabodebek Lintas Bekasi dari Stasiun Jati Mulya, Bekasi, Jawa Barat ke Stasiun Dukuh Atas, Jakarta.



Dia mengatakan subsidi tersebut akan diberikan melalui Public Service Obligation (PSO).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sempat Ada Pencurian Besi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, KCIC Beri Penjelasan Ini

Pemberian subsidi tersebut agar dapat meringankan harga tiket moda transportasi yang dibebankan ke konsumen.

Dengan begitu, Jokowi berharap masyarakat dapat berpindah ke transportasi massal dari penggunaan kendaraan pribadi.

Jokowi memaparkan bahwa akibat masifnya penggunaan kendaraan pribadi, kemacetan di Jabodetabek dan Bandung semakin parah.

&amp;ldquo;Kerugian kita per tahun itu hampir Rp100 triliun karena kemacetan di Jabodetabek dan Bandung,&amp;rdquo; ujarnya.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemenhub Ungkap Biang Kerok Mundurnya Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung


Menurutnya, kemacetan tersebut harus segara diatasi karena telah merugikan perekonomian Jabodetabek dan Bandung secara signifikan.



Pemerintah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi kemacetan itu, di antaranya, dengan memberikan subsidi agar tiket moda transportasi massal terjangkau.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Alasan Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung Molor Jadi September 2023




&amp;ldquo;Bahwa harus ada subsidi ya itu kewajiban pemerintah, kewajiban negara. karena ini bentuk pelayanan terhadap masyarakat,&amp;rdquo; jelasnya.







Kepala Negara menjelaskan bahwa kereta LRT Jabodebek akan diresmikan pada 26 Agustus 2023, sedangkan kereta cepat Jakarta-Bandung akan diuji coba lagi pada September 2023.





&amp;ldquo;Semakin cepat dioperasikan semakin baik, karena kita tahu setiap hari kita ini hadapi kemacetan, setiap hari kita juga hadapi polusi,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk2OC81L3g4bjNycTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa tiket kereta LRT Jabodebek, kereta cepat Jakarta-Bandung, MRT, dan sejumlah moda transportasi lainnya akan disubsidi pemerintah.



&amp;ldquo;Ada subsidi, baik yang namanya kereta bandara, baik yang namanya Transjakarta, KRL, baik yang namanya kereta api, baik yang namanya LRT, baik yang namanya MRT, baik namanya kereta cepat, semuanya harus ada subsidinya,&amp;rdquo; kata Jokowi di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis (10/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Uji Coba Gratis, KCIC Pastikan Keamanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung


Jokowi pada kesempatan itu mencoba kereta LRT Jabodebek Lintas Bekasi dari Stasiun Jati Mulya, Bekasi, Jawa Barat ke Stasiun Dukuh Atas, Jakarta.



Dia mengatakan subsidi tersebut akan diberikan melalui Public Service Obligation (PSO).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sempat Ada Pencurian Besi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, KCIC Beri Penjelasan Ini

Pemberian subsidi tersebut agar dapat meringankan harga tiket moda transportasi yang dibebankan ke konsumen.

Dengan begitu, Jokowi berharap masyarakat dapat berpindah ke transportasi massal dari penggunaan kendaraan pribadi.

Jokowi memaparkan bahwa akibat masifnya penggunaan kendaraan pribadi, kemacetan di Jabodetabek dan Bandung semakin parah.

&amp;ldquo;Kerugian kita per tahun itu hampir Rp100 triliun karena kemacetan di Jabodetabek dan Bandung,&amp;rdquo; ujarnya.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kemenhub Ungkap Biang Kerok Mundurnya Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung


Menurutnya, kemacetan tersebut harus segara diatasi karena telah merugikan perekonomian Jabodetabek dan Bandung secara signifikan.



Pemerintah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi kemacetan itu, di antaranya, dengan memberikan subsidi agar tiket moda transportasi massal terjangkau.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Alasan Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung Molor Jadi September 2023




&amp;ldquo;Bahwa harus ada subsidi ya itu kewajiban pemerintah, kewajiban negara. karena ini bentuk pelayanan terhadap masyarakat,&amp;rdquo; jelasnya.







Kepala Negara menjelaskan bahwa kereta LRT Jabodebek akan diresmikan pada 26 Agustus 2023, sedangkan kereta cepat Jakarta-Bandung akan diuji coba lagi pada September 2023.





&amp;ldquo;Semakin cepat dioperasikan semakin baik, karena kita tahu setiap hari kita ini hadapi kemacetan, setiap hari kita juga hadapi polusi,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
