<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Otomotif RI Lebih Besar dari Jepang, Ini Buktinya   </title><description>Airlangga Hartarto mengklaim industri otomotif Indonesia lebih besar daripada Jepang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861714/industri-otomotif-ri-lebih-besar-dari-jepang-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861714/industri-otomotif-ri-lebih-besar-dari-jepang-ini-buktinya"/><item><title>Industri Otomotif RI Lebih Besar dari Jepang, Ini Buktinya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861714/industri-otomotif-ri-lebih-besar-dari-jepang-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/10/320/2861714/industri-otomotif-ri-lebih-besar-dari-jepang-ini-buktinya</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861714/industri-otomotif-ri-lebih-besar-dari-jepang-ini-buktinya-rxiFaZCxOV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga Soal Industri Otomotif RI Lebih Besar dari Jepang. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/320/2861714/industri-otomotif-ri-lebih-besar-dari-jepang-ini-buktinya-rxiFaZCxOV.jpg</image><title>Menko Airlangga Soal Industri Otomotif RI Lebih Besar dari Jepang. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim industri otomotif Indonesia lebih besar daripada Jepang. Hal ini disampaikan saat kunjungan ke Pameran Otomotif GIIAS 2023.
&quot;Industri, plus motor lebih besar dari di Jepang. Karena otomotif ini tidak hanya di sektor manufaktur tapi juga perdagangan,&quot; katanya, Kamis (10/8/2023).

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga dan Menperin Sidak Mobil Listrik

Menko Airlangga mengungkapkan, kapasitas industri otomotif di Indonesia berada di peringkat 11 dunia. Di mana jumlah produksinya mencapai 1,1 juta dengan target ekspor 500 ribu serta jumlah tenaga kerja langsung mencapai 4 juta.
Industri otomotif Indonesia juga telah mengalami banyak kejutan karena melampaui analisa dan prediksi pengamat dan lembaga. Tak tanggung-tanggung, disebutkan olehnya, pertumbuhan telah menyentuh angka 5,7%.

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga Ingin Industri Otomotif Indonesia Masuk 5 Besar Dunia

&quot;Pertumbuhan di atas 5% ini terjadi selama tujuh kuartal berturut-turut dan menunjukkan Indonesia memiiliki resiliensi yang kuat dan masuk ke dalam kategori Upper Midle Country,&quot; jelas Menteri Airlangga.
Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Yohannes Nangoi. Yang mana menurut penuturannya industri otomotif nasional berhasil menutup tahun 2022 dengan sangat baik.Bahkan dikatakan melebihi capaian sebelum pandemi Covid-19 terjadi pada 2020. Diketahui pada 2022 tercatat penjualan otomotif wholesale mencapai 1.084.040 unit. Di sisi retail penjualan mencapai 1.013.584 unit.
&quot;Industri otomotif Indonesia berkomitmen mendukung pasar domestik dan mendorongIndonesia jadi basis produksi kegiatan ekspor dan menarik investasi asing,&quot; pungkas Nangoi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim industri otomotif Indonesia lebih besar daripada Jepang. Hal ini disampaikan saat kunjungan ke Pameran Otomotif GIIAS 2023.
&quot;Industri, plus motor lebih besar dari di Jepang. Karena otomotif ini tidak hanya di sektor manufaktur tapi juga perdagangan,&quot; katanya, Kamis (10/8/2023).

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga dan Menperin Sidak Mobil Listrik

Menko Airlangga mengungkapkan, kapasitas industri otomotif di Indonesia berada di peringkat 11 dunia. Di mana jumlah produksinya mencapai 1,1 juta dengan target ekspor 500 ribu serta jumlah tenaga kerja langsung mencapai 4 juta.
Industri otomotif Indonesia juga telah mengalami banyak kejutan karena melampaui analisa dan prediksi pengamat dan lembaga. Tak tanggung-tanggung, disebutkan olehnya, pertumbuhan telah menyentuh angka 5,7%.

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga Ingin Industri Otomotif Indonesia Masuk 5 Besar Dunia

&quot;Pertumbuhan di atas 5% ini terjadi selama tujuh kuartal berturut-turut dan menunjukkan Indonesia memiiliki resiliensi yang kuat dan masuk ke dalam kategori Upper Midle Country,&quot; jelas Menteri Airlangga.
Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Yohannes Nangoi. Yang mana menurut penuturannya industri otomotif nasional berhasil menutup tahun 2022 dengan sangat baik.Bahkan dikatakan melebihi capaian sebelum pandemi Covid-19 terjadi pada 2020. Diketahui pada 2022 tercatat penjualan otomotif wholesale mencapai 1.084.040 unit. Di sisi retail penjualan mencapai 1.013.584 unit.
&quot;Industri otomotif Indonesia berkomitmen mendukung pasar domestik dan mendorongIndonesia jadi basis produksi kegiatan ekspor dan menarik investasi asing,&quot; pungkas Nangoi.</content:encoded></item></channel></rss>
