<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sudah Habiskan Belanja Negara Rp1.020 Triliun, Ini Rinciannya</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.020,4 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/11/320/2862523/sri-mulyani-sudah-habiskan-belanja-negara-rp1-020-triliun-ini-rinciannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/11/320/2862523/sri-mulyani-sudah-habiskan-belanja-negara-rp1-020-triliun-ini-rinciannya"/><item><title>Sri Mulyani Sudah Habiskan Belanja Negara Rp1.020 Triliun, Ini Rinciannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/11/320/2862523/sri-mulyani-sudah-habiskan-belanja-negara-rp1-020-triliun-ini-rinciannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/11/320/2862523/sri-mulyani-sudah-habiskan-belanja-negara-rp1-020-triliun-ini-rinciannya</guid><pubDate>Jum'at 11 Agustus 2023 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/11/320/2862523/sri-mulyani-sudah-habiskan-belanja-negara-rp1-020-triliun-ini-rinciannya-cUwBnMhQ0u.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/11/320/2862523/sri-mulyani-sudah-habiskan-belanja-negara-rp1-020-triliun-ini-rinciannya-cUwBnMhQ0u.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMC8xLzE2OTAzOC81L3g4bjRwd3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.020,4 triliun atau 45,4% dari pagu anggaran belanja hingga 31 Juli 2023.
&quot;Total belanja Rp1.020,4 triliun ini sedikit kontraksi dibandingkan belanja pemerintah pusat tahun lalu. Jadi, total dari belanja kita sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar 1% lebih rendah,&quot; &quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Agustus 2023 di Jakarta, Jumat (11/8/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Ungkap Kondisi Ekonomi RI, Faktanya Tetap Kuat meski The Fed Naikkan Suku Bunga

Ini terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp493 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp527,4 triliun.
Belanja K/L sudah terlaksana sebesar 49,3% dari pagu anggaran. Ini merupakan realisasi belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan belanja bantuan sosial (bansos) sebesar Rp493 triliun.

BACA JUGA:
Ekonomi RI Tumbuh 5% di 7 Kuartal Berturut-turut, Sri Mulyani: Ini Artinya Baik

&quot;Angka ini dipengaruhi oleh percepatan penyelesaian infrastruktur prioritas, penyaluran berbagai bansos, dukungan persiapan pelaksanaan pemilu, dan pelaksanaan pembangunan IKN,&quot; tambah Sri.Sementara itu, belanja non-K/L sebesar Rp527,4 triliun mencakup 42,3% dari pagu. Belanja ini digunakan untuk realisasi subsidi dan kompensasi baik BBM dan listrik, program Kartu Prakerja, serta subsidi pupuk.
&quot;Dari jumlah tersebut, Rp562,6 triliun atau 55,1% dari belanja pemerintah pusat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMC8xLzE2OTAzOC81L3g4bjRwd3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.020,4 triliun atau 45,4% dari pagu anggaran belanja hingga 31 Juli 2023.
&quot;Total belanja Rp1.020,4 triliun ini sedikit kontraksi dibandingkan belanja pemerintah pusat tahun lalu. Jadi, total dari belanja kita sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar 1% lebih rendah,&quot; &quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Agustus 2023 di Jakarta, Jumat (11/8/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Ungkap Kondisi Ekonomi RI, Faktanya Tetap Kuat meski The Fed Naikkan Suku Bunga

Ini terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp493 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp527,4 triliun.
Belanja K/L sudah terlaksana sebesar 49,3% dari pagu anggaran. Ini merupakan realisasi belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan belanja bantuan sosial (bansos) sebesar Rp493 triliun.

BACA JUGA:
Ekonomi RI Tumbuh 5% di 7 Kuartal Berturut-turut, Sri Mulyani: Ini Artinya Baik

&quot;Angka ini dipengaruhi oleh percepatan penyelesaian infrastruktur prioritas, penyaluran berbagai bansos, dukungan persiapan pelaksanaan pemilu, dan pelaksanaan pembangunan IKN,&quot; tambah Sri.Sementara itu, belanja non-K/L sebesar Rp527,4 triliun mencakup 42,3% dari pagu. Belanja ini digunakan untuk realisasi subsidi dan kompensasi baik BBM dan listrik, program Kartu Prakerja, serta subsidi pupuk.
&quot;Dari jumlah tersebut, Rp562,6 triliun atau 55,1% dari belanja pemerintah pusat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
