<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Endemi Jadi Angin Segar bagi Industri Mainan?</title><description>Melihat seperti apa eksistensi industri mainan di tahun 2023. Terlebih setelah beralihnya masa pandemi ke endemi di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2862918/endemi-jadi-angin-segar-bagi-industri-mainan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2862918/endemi-jadi-angin-segar-bagi-industri-mainan"/><item><title>Endemi Jadi Angin Segar bagi Industri Mainan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2862918/endemi-jadi-angin-segar-bagi-industri-mainan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2862918/endemi-jadi-angin-segar-bagi-industri-mainan</guid><pubDate>Sabtu 12 Agustus 2023 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Himayatul Azizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/12/320/2862918/endemi-jadi-angin-segar-bagi-industri-mainan-JoWPzO4Ap7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri mainan anak merasakan angin segar usai pandemi Covid-19. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/12/320/2862918/endemi-jadi-angin-segar-bagi-industri-mainan-JoWPzO4Ap7.jpg</image><title>Industri mainan anak merasakan angin segar usai pandemi Covid-19. (Foto: Freepik)</title></images><description>


JAKARTA - Melihat seperti apa eksistensi industri mainan di tahun 2023. Terlebih setelah beralihnya masa pandemi ke endemi di Indonesia.
Selama pandemi Indonesia tidak dapat mengetahui produk mainan terbaru yang terpusat di China. Sehingga banyak ketertinggalan dari segi produk mainan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berpikir Cepat Dan Menangkan Permainan di Game Domino Jungle!

&amp;ldquo;Ibarat kita seperti 4G sedangkan di sana sudah mencapai 7G teknologinya sudah jauh melesat, seperti mobil remot kita baru bisa mulai buat meskipun belum skala teknologi tetapi kita sudah bisa buat,&amp;rdquo; kata Ketua Umum Asosiasi Mainan Indonesia, Sutijadi Lukas melalui konferensi pers di Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Cara Membuat Slime Tanpa Lem, Mainan Anak yang Viral

Selama pandemi 70% orang tua lebih memilih memberikan gadget sebagai mainan kepada anaknya.Sehingga konsumen produk mainan di masa pandemi mengalami penurunan dibanding sebelum pandemi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Tips Memilih Mainan Anak di Masa Pandemi, Jangan Main Handphone Terus!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lukas juga mengatakan penjualan mainan di tahun 2023 belum 100% normal. Kenaikan penjualan dari pandemi ke endemi hanya sebesar 20%-25% sebab bukan kebutuhan pokok.
Adapun Lukas memaparkan bahwa minat mainan tradisional di kota-kota besar masih kecil. Sedangkan di daerah eksistensi dari mainan tradisional masih tinggi.</description><content:encoded>


JAKARTA - Melihat seperti apa eksistensi industri mainan di tahun 2023. Terlebih setelah beralihnya masa pandemi ke endemi di Indonesia.
Selama pandemi Indonesia tidak dapat mengetahui produk mainan terbaru yang terpusat di China. Sehingga banyak ketertinggalan dari segi produk mainan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berpikir Cepat Dan Menangkan Permainan di Game Domino Jungle!

&amp;ldquo;Ibarat kita seperti 4G sedangkan di sana sudah mencapai 7G teknologinya sudah jauh melesat, seperti mobil remot kita baru bisa mulai buat meskipun belum skala teknologi tetapi kita sudah bisa buat,&amp;rdquo; kata Ketua Umum Asosiasi Mainan Indonesia, Sutijadi Lukas melalui konferensi pers di Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Cara Membuat Slime Tanpa Lem, Mainan Anak yang Viral

Selama pandemi 70% orang tua lebih memilih memberikan gadget sebagai mainan kepada anaknya.Sehingga konsumen produk mainan di masa pandemi mengalami penurunan dibanding sebelum pandemi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Tips Memilih Mainan Anak di Masa Pandemi, Jangan Main Handphone Terus!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lukas juga mengatakan penjualan mainan di tahun 2023 belum 100% normal. Kenaikan penjualan dari pandemi ke endemi hanya sebesar 20%-25% sebab bukan kebutuhan pokok.
Adapun Lukas memaparkan bahwa minat mainan tradisional di kota-kota besar masih kecil. Sedangkan di daerah eksistensi dari mainan tradisional masih tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
