<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beras Reguler Makin Mahal, Bisa Bikin Masyarakat Beralih ke Organik?</title><description>Harga beras reguler terlihat sudah mulai menyamai organik karena dipasaran semakin mahal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2863107/beras-reguler-makin-mahal-bisa-bikin-masyarakat-beralih-ke-organik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2863107/beras-reguler-makin-mahal-bisa-bikin-masyarakat-beralih-ke-organik"/><item><title>Beras Reguler Makin Mahal, Bisa Bikin Masyarakat Beralih ke Organik?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2863107/beras-reguler-makin-mahal-bisa-bikin-masyarakat-beralih-ke-organik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/12/320/2863107/beras-reguler-makin-mahal-bisa-bikin-masyarakat-beralih-ke-organik</guid><pubDate>Sabtu 12 Agustus 2023 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/12/320/2863107/beras-reguler-makin-mahal-bisa-bikin-masyarakat-beralih-ke-organik-7AmztwWBWX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga beras konvesional sudah hampir sama dengan organik. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/12/320/2863107/beras-reguler-makin-mahal-bisa-bikin-masyarakat-beralih-ke-organik-7AmztwWBWX.jpg</image><title>Harga beras konvesional sudah hampir sama dengan organik. (Foto: MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Harga beras reguler terlihat sudah mulai menyamai organik karena dipasaran semakin mahal.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Koperasi Produsen Gupon Sekar yakni M. Miftahul Fuad yang mengatakan kalau meningkatnya harga beras regular, membuat beras organik itu harganya jadi sama.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

India Larang Ekspor Beras, Ini Dampak Mengerikan bagi Dunia

&amp;ldquo;Dengan adanya peraturan pemerintah yang menaikkan HPP beras konvensional ternyata ini berdampak positif ke teman-teman pelaku pangan organik, karena harganya istilahnya berdampingan mendekati,&amp;rdquo; Kata Fuad dalam wawancara bersama Okezone. Sabtu (12/8/2023)
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hadapi El Nino, Pesan Jokowi: Tidak Boleh Main-Main, Terutama Stok Beras

Hal tersebut membuatnya lebih mudah untuk dapat mengenalkan produk organik kemasyarakat luas.
&amp;ldquo;Jadi kita tawarkan ke teman-teman konsumen sekali-sekali nyoba produk organik yuk, harganya enggak terlalu jauh,&quot; ajaknya.Menurut Fuad, range harganya itu sekarang sudah mendekati sama kalau langsung beli ke petani.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Beras di Thailand Naik Imbas Larangan Ekspor India

&amp;ldquo;Range harganya mendekati sama sekarang ini, bahkan kalau langsung belinya ke petani mungkin sama. Valuenya dapet produk organik harganya harga konvensional,&quot; ucapnya.
Sampai saat ini, para petani organik sendiri belum menaikkan harga bahan pangan mereka karena untuk produksinya masih menggunakan harga yang lama.
Harga beras organik bisa tetap sama pun dikarenakan mereka membuat pupuk sendiri. Dalam artian lainnya, mereka sudah mengetahui bahan produksi organik dari permulaan.
&amp;ldquo;Kita gak lagi bergantung dengan subsidi di mana kita tahu sendiri subsidi juga ada pembatasan di sana di sini, harga pupuk subsidi itu juga jauh lebih mahal,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Harga beras reguler terlihat sudah mulai menyamai organik karena dipasaran semakin mahal.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Koperasi Produsen Gupon Sekar yakni M. Miftahul Fuad yang mengatakan kalau meningkatnya harga beras regular, membuat beras organik itu harganya jadi sama.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

India Larang Ekspor Beras, Ini Dampak Mengerikan bagi Dunia

&amp;ldquo;Dengan adanya peraturan pemerintah yang menaikkan HPP beras konvensional ternyata ini berdampak positif ke teman-teman pelaku pangan organik, karena harganya istilahnya berdampingan mendekati,&amp;rdquo; Kata Fuad dalam wawancara bersama Okezone. Sabtu (12/8/2023)
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hadapi El Nino, Pesan Jokowi: Tidak Boleh Main-Main, Terutama Stok Beras

Hal tersebut membuatnya lebih mudah untuk dapat mengenalkan produk organik kemasyarakat luas.
&amp;ldquo;Jadi kita tawarkan ke teman-teman konsumen sekali-sekali nyoba produk organik yuk, harganya enggak terlalu jauh,&quot; ajaknya.Menurut Fuad, range harganya itu sekarang sudah mendekati sama kalau langsung beli ke petani.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Beras di Thailand Naik Imbas Larangan Ekspor India

&amp;ldquo;Range harganya mendekati sama sekarang ini, bahkan kalau langsung belinya ke petani mungkin sama. Valuenya dapet produk organik harganya harga konvensional,&quot; ucapnya.
Sampai saat ini, para petani organik sendiri belum menaikkan harga bahan pangan mereka karena untuk produksinya masih menggunakan harga yang lama.
Harga beras organik bisa tetap sama pun dikarenakan mereka membuat pupuk sendiri. Dalam artian lainnya, mereka sudah mengetahui bahan produksi organik dari permulaan.
&amp;ldquo;Kita gak lagi bergantung dengan subsidi di mana kita tahu sendiri subsidi juga ada pembatasan di sana di sini, harga pupuk subsidi itu juga jauh lebih mahal,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
