<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengembangan Pulau Rembang, Bahlil: Kita Cari Solusi</title><description>Bahlil Lahadalia meninjau rencana pengembangan Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/13/320/2863607/pengembangan-pulau-rembang-bahlil-kita-cari-solusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/13/320/2863607/pengembangan-pulau-rembang-bahlil-kita-cari-solusi"/><item><title>Pengembangan Pulau Rembang, Bahlil: Kita Cari Solusi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/13/320/2863607/pengembangan-pulau-rembang-bahlil-kita-cari-solusi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/13/320/2863607/pengembangan-pulau-rembang-bahlil-kita-cari-solusi</guid><pubDate>Minggu 13 Agustus 2023 20:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/13/320/2863607/pengembangan-pulau-rembang-bahlil-kita-cari-solusi-VL7UmdfhZO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Jelaskan Soal Eco City (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/13/320/2863607/pengembangan-pulau-rembang-bahlil-kita-cari-solusi-VL7UmdfhZO.jpg</image><title>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Jelaskan Soal Eco City (Foto: Setkab)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meninjau rencana pengembangan Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Usai melakukan peninjauan, Bahlil menyempatkan berdialog dengan masyarakat setempat, membahas rencana pengembangan pulau tersebut yang akan dijadikan kawasan eco-city.

BACA JUGA:
Investor Hadapi Masalah di Proyek IKN, Bahlil: Yang Penting Tak Korupsi

&quot;Saya mengerti apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tapi, saya mohon, masyarakat juga mengerti apa yang menjadi tujuan negara,&quot; ujar Bahlil dalam keterangannya dikutip Antara, Minggu (13/8/2023).

BACA JUGA:
Pengusaha Jakarta Suka Monopoli, Bahlil: Sawit, Tambang, Pasir Mau

Dia menyebutkan pihaknya bersama Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi telah berkomitmen untuk mencari solusi terbaik untuk masyarakat dalam pengembangan Pulau Rempang ke depannya.Rencana strategis Rempang Eco-City itu juga merupakan salah satu fokus pemerintah pusat. Apalagi, setelah Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke China pada akhir Juli lalu, pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesian&amp;rsquo;s Economic Growth dengan konsep &amp;ldquo;Green and Sustainable City&amp;rdquo; semakin menjadi prioritas.
Hal tersebut juga karena adanya komitmen investasi dari salah satu perusahaan asal China, Xinyi Internasional Investment Limited untuk berinvestasi di Indonesia.
&quot;Insya Allah, kita cari solusi terbaik,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meninjau rencana pengembangan Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Usai melakukan peninjauan, Bahlil menyempatkan berdialog dengan masyarakat setempat, membahas rencana pengembangan pulau tersebut yang akan dijadikan kawasan eco-city.

BACA JUGA:
Investor Hadapi Masalah di Proyek IKN, Bahlil: Yang Penting Tak Korupsi

&quot;Saya mengerti apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tapi, saya mohon, masyarakat juga mengerti apa yang menjadi tujuan negara,&quot; ujar Bahlil dalam keterangannya dikutip Antara, Minggu (13/8/2023).

BACA JUGA:
Pengusaha Jakarta Suka Monopoli, Bahlil: Sawit, Tambang, Pasir Mau

Dia menyebutkan pihaknya bersama Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi telah berkomitmen untuk mencari solusi terbaik untuk masyarakat dalam pengembangan Pulau Rempang ke depannya.Rencana strategis Rempang Eco-City itu juga merupakan salah satu fokus pemerintah pusat. Apalagi, setelah Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke China pada akhir Juli lalu, pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesian&amp;rsquo;s Economic Growth dengan konsep &amp;ldquo;Green and Sustainable City&amp;rdquo; semakin menjadi prioritas.
Hal tersebut juga karena adanya komitmen investasi dari salah satu perusahaan asal China, Xinyi Internasional Investment Limited untuk berinvestasi di Indonesia.
&quot;Insya Allah, kita cari solusi terbaik,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
