<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kualitas Udara di Jabodetabek Sangat Buruk, Jokowi Ungkap Penyebabnya</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap penyebab buruknya kualitas udara di Jabodetabek.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2863933/kualitas-udara-di-jabodetabek-sangat-buruk-jokowi-ungkap-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2863933/kualitas-udara-di-jabodetabek-sangat-buruk-jokowi-ungkap-penyebabnya"/><item><title>Kualitas Udara di Jabodetabek Sangat Buruk, Jokowi Ungkap Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2863933/kualitas-udara-di-jabodetabek-sangat-buruk-jokowi-ungkap-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2863933/kualitas-udara-di-jabodetabek-sangat-buruk-jokowi-ungkap-penyebabnya</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/320/2863933/kualitas-udara-di-jabodetabek-sangat-buruk-jokowi-ungkap-penyebabnya-sMSXTYS8x8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Ungkap Penyebab Buruknya Kualitas Udara di Jabodetabek (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/320/2863933/kualitas-udara-di-jabodetabek-sangat-buruk-jokowi-ungkap-penyebabnya-sMSXTYS8x8.jpg</image><title>Jokowi Ungkap Penyebab Buruknya Kualitas Udara di Jabodetabek (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMy8zNC8xNjkxNTUvNS94OG42YmZj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap penyebab buruknya kualitas udara di Jabodetabek.

Hal ini disampaikan Jokowi saat Rapat Terbatas terkait Peningkatan Kualitas Udara Kawasan Jabodetabek di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/8/2023).
&quot;Tanggal 13 Agustus 2023, indeks kualitas di DKI Jakarta di angka 156 dengan keterangan tidak sehat,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Kumpulkan Menteri di Istana, Jokowi: Kualitas Udara di Jabodetabek Sangat Buruk!

Jokowi mengungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan kualitas udara di Jabodetabek semakin buruk, di antaranya musim kemarau berkepanjangan hingga pembuangan emisi.

&quot;Kemarau panjang selama 3 bulan terakhir yang menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan tinggi. Serta pembuangan emisi dari transportasi,&quot; kata Jokowi.

Faktor lainnya, kata Jokowi, dikarenakan adanya aktivitas industri di Jabodetabek yang menggunakan batu bara.



&quot;Dan juga aktivitas industri di Jabodetabek terutama yang menggunakan batubara di sektor industri manufaktur,&quot; ungkapnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMy8zNC8xNjkxNTUvNS94OG42YmZj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap penyebab buruknya kualitas udara di Jabodetabek.

Hal ini disampaikan Jokowi saat Rapat Terbatas terkait Peningkatan Kualitas Udara Kawasan Jabodetabek di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/8/2023).
&quot;Tanggal 13 Agustus 2023, indeks kualitas di DKI Jakarta di angka 156 dengan keterangan tidak sehat,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Kumpulkan Menteri di Istana, Jokowi: Kualitas Udara di Jabodetabek Sangat Buruk!

Jokowi mengungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan kualitas udara di Jabodetabek semakin buruk, di antaranya musim kemarau berkepanjangan hingga pembuangan emisi.

&quot;Kemarau panjang selama 3 bulan terakhir yang menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan tinggi. Serta pembuangan emisi dari transportasi,&quot; kata Jokowi.

Faktor lainnya, kata Jokowi, dikarenakan adanya aktivitas industri di Jabodetabek yang menggunakan batu bara.



&quot;Dan juga aktivitas industri di Jabodetabek terutama yang menggunakan batubara di sektor industri manufaktur,&quot; ungkapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
