<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keuangan Berdarah-darah, Erick Thohir: BUMN Karya Masih Sehat</title><description>Erick Thohir menegaskan bahwa mayoritas keuangan perusahaan pelat merah masih sehat, meski cash flow perseroan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864324/keuangan-berdarah-darah-erick-thohir-bumn-karya-masih-sehat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864324/keuangan-berdarah-darah-erick-thohir-bumn-karya-masih-sehat"/><item><title>Keuangan Berdarah-darah, Erick Thohir: BUMN Karya Masih Sehat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864324/keuangan-berdarah-darah-erick-thohir-bumn-karya-masih-sehat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864324/keuangan-berdarah-darah-erick-thohir-bumn-karya-masih-sehat</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/320/2864324/keuangan-berdarah-darah-erick-thohir-bumn-karya-masih-sehat-JCELY3vwMK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir Jelaskan soal Keuangan BUMN (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/320/2864324/keuangan-berdarah-darah-erick-thohir-bumn-karya-masih-sehat-JCELY3vwMK.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir Jelaskan soal Keuangan BUMN (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa mayoritas keuangan perusahaan pelat merah masih sehat, meski cash flow perseroan negara di sektor infrastruktur berdarah-darah alias terkontraksi.
Pernyataan keuangan BUMN masih sehat didasarkan pada profitabilitas atau laba bersih perusahaan yang mengalami tren kenaikan beberapa tahun belakangan ini.

BACA JUGA:
Erick Thohir Serahkan Laporan Korupsi Dapen BUMN ke Kejagung Bulan Depan

&quot;Terlepas dari isu (BUMN) karya, BUMN sehat kok,&quot; ujar Erick saat ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2023).
Erick merinci, laba bersih BUMN pada 2020 hanya sebesar Rp13,3 triliun, namun melonjak naik menjadi Rp124,7 triliun pada 2021. Kemudian, naik lagi pada 2022 menjadi Rp303,7 triliun.

BACA JUGA:
Erick Thohir Harap Proses Divestasi Saham Vale Indonesia Segera Rampung

Dia pun menargetkan laba bersih BUMN tahun ini bisa mencapai Rp 250 triliun, menurun karena adanya laba bersih non cash dari proses restrukturisasi PT Garuda Indonesia Tbk, sebesar Rp 60 triliun.&quot;Kita punya net profit ketika saya masuk itu cuman Rp 13 triliun, sekarang Rp 124 triliun, yang terbaru Rp250 triliun profitnya,&quot; ucapnya.
Di sisi kontribusi, besaran dividen 2023 yang akan disetorkan perusahaan ke negara berada di angka Rp80,2 triliun.
&quot;Dividen yang kita berikan kepada negara Rp 80,2 triliun, kita bayar pajak, bayar distribusi, karena kita mau dorong program pemerintah yang pro rakyat juga. InsyaAllah dengan niat baik ini, kita bersama-sama, yang bagus yang begini. Dengan kolaborasi dan peduli, kita bisa bertahan hari ini,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa mayoritas keuangan perusahaan pelat merah masih sehat, meski cash flow perseroan negara di sektor infrastruktur berdarah-darah alias terkontraksi.
Pernyataan keuangan BUMN masih sehat didasarkan pada profitabilitas atau laba bersih perusahaan yang mengalami tren kenaikan beberapa tahun belakangan ini.

BACA JUGA:
Erick Thohir Serahkan Laporan Korupsi Dapen BUMN ke Kejagung Bulan Depan

&quot;Terlepas dari isu (BUMN) karya, BUMN sehat kok,&quot; ujar Erick saat ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2023).
Erick merinci, laba bersih BUMN pada 2020 hanya sebesar Rp13,3 triliun, namun melonjak naik menjadi Rp124,7 triliun pada 2021. Kemudian, naik lagi pada 2022 menjadi Rp303,7 triliun.

BACA JUGA:
Erick Thohir Harap Proses Divestasi Saham Vale Indonesia Segera Rampung

Dia pun menargetkan laba bersih BUMN tahun ini bisa mencapai Rp 250 triliun, menurun karena adanya laba bersih non cash dari proses restrukturisasi PT Garuda Indonesia Tbk, sebesar Rp 60 triliun.&quot;Kita punya net profit ketika saya masuk itu cuman Rp 13 triliun, sekarang Rp 124 triliun, yang terbaru Rp250 triliun profitnya,&quot; ucapnya.
Di sisi kontribusi, besaran dividen 2023 yang akan disetorkan perusahaan ke negara berada di angka Rp80,2 triliun.
&quot;Dividen yang kita berikan kepada negara Rp 80,2 triliun, kita bayar pajak, bayar distribusi, karena kita mau dorong program pemerintah yang pro rakyat juga. InsyaAllah dengan niat baik ini, kita bersama-sama, yang bagus yang begini. Dengan kolaborasi dan peduli, kita bisa bertahan hari ini,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
