<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani RI Melek Digital, Bikin Hasil Panen Lebih Cuan</title><description>Petani Indonesia mendapat dukungan teknologi dalam mengelola hasil panennya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864332/petani-ri-melek-digital-bikin-hasil-panen-lebih-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864332/petani-ri-melek-digital-bikin-hasil-panen-lebih-cuan"/><item><title>Petani RI Melek Digital, Bikin Hasil Panen Lebih Cuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864332/petani-ri-melek-digital-bikin-hasil-panen-lebih-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/14/320/2864332/petani-ri-melek-digital-bikin-hasil-panen-lebih-cuan</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/320/2864332/petani-ri-melek-digital-bikin-hasil-panen-lebih-cuan-0OEDYcCkEx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara Bayer Indonesia agar petani melek digital (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/320/2864332/petani-ri-melek-digital-bikin-hasil-panen-lebih-cuan-0OEDYcCkEx.jpg</image><title>Cara Bayer Indonesia agar petani melek digital (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KLATEN - Petani Indonesia mendapat dukungan teknologi dalam mengelola hasil panennya.
Dukungan itu dibantu oleh perusahaan multinasional Bayer Indonesia untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh petani dan mengembangkan praktik-praktik berkelanjutan.

BACA JUGA:
Sentil Faisal Basri soal Hilirisasi Untungkan China, Menko Luhut: Banyak yang Tidak Diketahui Dia

Bayer Head of Field Solutions South East Asia &amp;amp; Pakistan, Kukuh Ambar Waluyo mengatakan kalau kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat pertanian lokal.
&quot;Kami memastikan upaya penelitian kami selaras dengan kebutuhan mereka, sehingga memungkinkan pengembangan solusi- solusi praktis dan berdampak langsung bagi para petani serta berkontribusi pada pertumbuhan sektor pertanian,&quot; katanya dalam acara peresmian Bayer Juara di Klaten, Jawa Tengah, Senin (14/8/2023).

BACA JUGA:
Waspada! Sri Mulyani Bicara soal Penipuan Investasi

Dia juga memastikan untuk mendukung ketahanan pangan dan petani di Indonesia.&quot;Adapun kini Bayer mendirikan pusat penelitian dan pengembangan pertanian di Indonesia dan merupakan yang terbesar ke dua di Asia Tenggara,&quot; jelasnya.
Area yang disiapkan Bayer ini seluas 8,9 hektare yang dirancang untuk menjadi wadah berbagai kegiatan.
&quot;Area ini mencakup lahan penelitian seluas 7 hektare, laboratorium, gedung kantor yang menggunakan panel surya, area khusus untuk beribadah, fasilitas penyimpanan bahan pengujian, rumah kaca, hingga lapangan kolaborasi seluas 1 hektare,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KLATEN - Petani Indonesia mendapat dukungan teknologi dalam mengelola hasil panennya.
Dukungan itu dibantu oleh perusahaan multinasional Bayer Indonesia untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh petani dan mengembangkan praktik-praktik berkelanjutan.

BACA JUGA:
Sentil Faisal Basri soal Hilirisasi Untungkan China, Menko Luhut: Banyak yang Tidak Diketahui Dia

Bayer Head of Field Solutions South East Asia &amp;amp; Pakistan, Kukuh Ambar Waluyo mengatakan kalau kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat pertanian lokal.
&quot;Kami memastikan upaya penelitian kami selaras dengan kebutuhan mereka, sehingga memungkinkan pengembangan solusi- solusi praktis dan berdampak langsung bagi para petani serta berkontribusi pada pertumbuhan sektor pertanian,&quot; katanya dalam acara peresmian Bayer Juara di Klaten, Jawa Tengah, Senin (14/8/2023).

BACA JUGA:
Waspada! Sri Mulyani Bicara soal Penipuan Investasi

Dia juga memastikan untuk mendukung ketahanan pangan dan petani di Indonesia.&quot;Adapun kini Bayer mendirikan pusat penelitian dan pengembangan pertanian di Indonesia dan merupakan yang terbesar ke dua di Asia Tenggara,&quot; jelasnya.
Area yang disiapkan Bayer ini seluas 8,9 hektare yang dirancang untuk menjadi wadah berbagai kegiatan.
&quot;Area ini mencakup lahan penelitian seluas 7 hektare, laboratorium, gedung kantor yang menggunakan panel surya, area khusus untuk beribadah, fasilitas penyimpanan bahan pengujian, rumah kaca, hingga lapangan kolaborasi seluas 1 hektare,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
