<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kilau Emas Semakin Meredup, Turun dalam 6 Hari Perdagangan</title><description>Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan terakhir di akhir perdagangan Senin</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864470/kilau-emas-semakin-meredup-turun-dalam-6-hari-perdagangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864470/kilau-emas-semakin-meredup-turun-dalam-6-hari-perdagangan"/><item><title>Kilau Emas Semakin Meredup, Turun dalam 6 Hari Perdagangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864470/kilau-emas-semakin-meredup-turun-dalam-6-hari-perdagangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864470/kilau-emas-semakin-meredup-turun-dalam-6-hari-perdagangan</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2023 07:51 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/15/320/2864470/kilau-emas-semakin-meredup-turun-dalam-6-hari-perdagangan-ZAX8ET5jvO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas Turun Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/15/320/2864470/kilau-emas-semakin-meredup-turun-dalam-6-hari-perdagangan-ZAX8ET5jvO.jpg</image><title>Harga Emas Turun Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA  - Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan terakhir di akhir perdagangan Senin. Penurunan harga emas ini menjadi hari keenam berturut-turut setelah kerugian mingguan terburuknya dalam hampir 2 bulan karena penguatan dolar AS terus menekan logam kuning.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman pada bulan Desember di Divisi Comex New York Exchange tergelincir USD2,60 atau 0,13% menjadi USD1.944,00 per ounce. Emas sempat menyentuh level tertinggi di USD1.948,20 dan terendah di USD1.934,20.

BACA JUGA:
Emas Antam Turun Seribu, Paling Murah Rp580.500&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Penguatan terbaru dolar AS terhadap mata uang utama lainnya membebani harga emas pada perdagangan Senin. Di mana indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,3% pada 103,19, merupakan level tertinggi sejak 6 Juli.
&quot;Emas terus menurun sejak pertengahan Juli dan tren bearish itu sepertinya belum berakhir karena raja dolar kembali,&quot; kata Analis Pasar Senior OANDA, Edward Moya, dikutip dari Antara, Selasa (15/8/2023).

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Anjlok Dipicu Dolar AS Perkasa

Moya mengatakan bahwa pedagang emas mungkin memperkirakan untuk melihat beberapa aliran safe-haven datang ke arah emas. Akan tetapi, itu tidak terjadi karena pelemahan yuan memicu penguatan dolar terlalu banyak.
Yuan Tiongkok jatuh ke level terlemah sejak November pada hari Senin (14/8) di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang sektor properti yang sarat utang. Yuan diperdagangkan pada 7,28 per dolar, melayang di level terlemah sejak awal November, menurut Dow Jones Market Data.Kemungkinan kenaikan suku bunga lain dari Federal Reserve pada bulan September juga terus membebani harga emas ketika investor menunggu rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada hari Rabu (16/8).
Menurut analis pasar, dolar AS yang kuat dan prospek kenaikan suku bunga lagi pada bulan September mengirim harga emas mendekati 1.900 dolar AS.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan September merosot 3,50 sen atau 0,15% menjadi USD22,708 per ounce. Platinum untuk pengiriman pada bulan Oktober berkurang USd7,80 atau 0,85% menjadi USD906,80 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA  - Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan terakhir di akhir perdagangan Senin. Penurunan harga emas ini menjadi hari keenam berturut-turut setelah kerugian mingguan terburuknya dalam hampir 2 bulan karena penguatan dolar AS terus menekan logam kuning.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman pada bulan Desember di Divisi Comex New York Exchange tergelincir USD2,60 atau 0,13% menjadi USD1.944,00 per ounce. Emas sempat menyentuh level tertinggi di USD1.948,20 dan terendah di USD1.934,20.

BACA JUGA:
Emas Antam Turun Seribu, Paling Murah Rp580.500&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Penguatan terbaru dolar AS terhadap mata uang utama lainnya membebani harga emas pada perdagangan Senin. Di mana indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,3% pada 103,19, merupakan level tertinggi sejak 6 Juli.
&quot;Emas terus menurun sejak pertengahan Juli dan tren bearish itu sepertinya belum berakhir karena raja dolar kembali,&quot; kata Analis Pasar Senior OANDA, Edward Moya, dikutip dari Antara, Selasa (15/8/2023).

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Anjlok Dipicu Dolar AS Perkasa

Moya mengatakan bahwa pedagang emas mungkin memperkirakan untuk melihat beberapa aliran safe-haven datang ke arah emas. Akan tetapi, itu tidak terjadi karena pelemahan yuan memicu penguatan dolar terlalu banyak.
Yuan Tiongkok jatuh ke level terlemah sejak November pada hari Senin (14/8) di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang sektor properti yang sarat utang. Yuan diperdagangkan pada 7,28 per dolar, melayang di level terlemah sejak awal November, menurut Dow Jones Market Data.Kemungkinan kenaikan suku bunga lain dari Federal Reserve pada bulan September juga terus membebani harga emas ketika investor menunggu rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada hari Rabu (16/8).
Menurut analis pasar, dolar AS yang kuat dan prospek kenaikan suku bunga lagi pada bulan September mengirim harga emas mendekati 1.900 dolar AS.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan September merosot 3,50 sen atau 0,15% menjadi USD22,708 per ounce. Platinum untuk pengiriman pada bulan Oktober berkurang USd7,80 atau 0,85% menjadi USD906,80 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
