<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kualitas Udara Jakarta Buruk Gegara Sarana Transportasi di Bodetabek Minim</title><description>DKI Jakarta menduduki posisi pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia menurut Air Quality Index (AQI) per Sabtu 12 Agustus 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864765/kualitas-udara-jakarta-buruk-gegara-sarana-transportasi-di-bodetabek-minim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864765/kualitas-udara-jakarta-buruk-gegara-sarana-transportasi-di-bodetabek-minim"/><item><title>Kualitas Udara Jakarta Buruk Gegara Sarana Transportasi di Bodetabek Minim</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864765/kualitas-udara-jakarta-buruk-gegara-sarana-transportasi-di-bodetabek-minim</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/15/320/2864765/kualitas-udara-jakarta-buruk-gegara-sarana-transportasi-di-bodetabek-minim</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2023 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/15/320/2864765/kualitas-udara-jakarta-buruk-gegara-sarana-transportasi-di-bodetabek-minim-lMvMVGUMdj.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Polusi Udara di Jakarta Parah (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/15/320/2864765/kualitas-udara-jakarta-buruk-gegara-sarana-transportasi-di-bodetabek-minim-lMvMVGUMdj.jpeg</image><title>Polusi Udara di Jakarta Parah (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - DKI Jakarta menduduki posisi pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia menurut Air Quality Index (AQI) per Sabtu 12 Agustus 2023. Di mana pencemaran udara sedang terjadi secara di wilayah Jabodetabek.
Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyatakan bahwa tTransportasi umum sebenarnya bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurangi mobilitas ini. Sayangnya pembenahan transportasi umum sendiri itu masih belum merata.

BACA JUGA:
Sistem 4 In 1 Bakal Diterapkan demi Tekan Polusi Udara, Mobil di Jakarta Berkurang?

&amp;ldquo;Ribuan kawasan perumahan yang tersebar di Bodetabek masih minim sentuhan layanan transportasi umum. Kebijakan satu paket membangun kawasan perumahan dan layanan fasilitas angkutan umum sudah tidak dilakukan lagi. Akhirnya, membeli rumah juga harus memikirkan membeli kendaraan pribadi agara mobilitas warga menjadi lancer,&amp;rdquo; ujar Djoko Setijowarno, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/8/2023).
Dia menjelaskan bahwa sangat dibutuhkan peran pemerintah untuk berupaya meratakan pembenahan transportasi umum di beberapa wilayah lainnya.

BACA JUGA:
Waspada! Sri Mulyani Bicara soal Penipuan Investasi

Mungkin tidak hanya berfokus pada transportasi umum tetapi moda-moda transportasi itu juga harus diperhatikan.&amp;ldquo;Oleh sebab itu, pemerintah punya anggaran? Punya sebenernya, tetapi anggaran tersebut disedot oleh Kementerian Perindustrian untuk Industri Otomotif, mestinya itu dialihkan ke Kementerian Perhubungan yang bisa membuat penyebaran angkutan umum itu bisa dapat lebih merata lagi.
Sehingga angkutan-angkutan umum itu bisa masuk kawasan perumahan (yang tidak dilalui angkutan umum),&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS80LzE2OTA1OC81L3g4bjU3OGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - DKI Jakarta menduduki posisi pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia menurut Air Quality Index (AQI) per Sabtu 12 Agustus 2023. Di mana pencemaran udara sedang terjadi secara di wilayah Jabodetabek.
Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyatakan bahwa tTransportasi umum sebenarnya bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurangi mobilitas ini. Sayangnya pembenahan transportasi umum sendiri itu masih belum merata.

BACA JUGA:
Sistem 4 In 1 Bakal Diterapkan demi Tekan Polusi Udara, Mobil di Jakarta Berkurang?

&amp;ldquo;Ribuan kawasan perumahan yang tersebar di Bodetabek masih minim sentuhan layanan transportasi umum. Kebijakan satu paket membangun kawasan perumahan dan layanan fasilitas angkutan umum sudah tidak dilakukan lagi. Akhirnya, membeli rumah juga harus memikirkan membeli kendaraan pribadi agara mobilitas warga menjadi lancer,&amp;rdquo; ujar Djoko Setijowarno, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/8/2023).
Dia menjelaskan bahwa sangat dibutuhkan peran pemerintah untuk berupaya meratakan pembenahan transportasi umum di beberapa wilayah lainnya.

BACA JUGA:
Waspada! Sri Mulyani Bicara soal Penipuan Investasi

Mungkin tidak hanya berfokus pada transportasi umum tetapi moda-moda transportasi itu juga harus diperhatikan.&amp;ldquo;Oleh sebab itu, pemerintah punya anggaran? Punya sebenernya, tetapi anggaran tersebut disedot oleh Kementerian Perindustrian untuk Industri Otomotif, mestinya itu dialihkan ke Kementerian Perhubungan yang bisa membuat penyebaran angkutan umum itu bisa dapat lebih merata lagi.
Sehingga angkutan-angkutan umum itu bisa masuk kawasan perumahan (yang tidak dilalui angkutan umum),&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
