<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bamsoet Colek Sri Mulyani: Dana Proses Regenerasi Terbatas</title><description>Bambang meminta Sri Mulyani memperhatikan rendahnya anggaran dana yang diperlukan untuk mengawasi  regenerasi bangsa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865277/bamsoet-colek-sri-mulyani-dana-proses-regenerasi-terbatas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865277/bamsoet-colek-sri-mulyani-dana-proses-regenerasi-terbatas"/><item><title>Bamsoet Colek Sri Mulyani: Dana Proses Regenerasi Terbatas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865277/bamsoet-colek-sri-mulyani-dana-proses-regenerasi-terbatas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865277/bamsoet-colek-sri-mulyani-dana-proses-regenerasi-terbatas</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865277/bamsoet-colek-sri-mulyani-dana-proses-regenerasi-terbatas-AI5vfDRv2e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MPR Bambang Soesatyo membuka sidang tahunan MPR (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865277/bamsoet-colek-sri-mulyani-dana-proses-regenerasi-terbatas-AI5vfDRv2e.jpg</image><title>Ketua MPR Bambang Soesatyo membuka sidang tahunan MPR (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI3Ny81L3g4bjg5ZTU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebut nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sidang tahunan MPR pagi ini. Bambang meminta Sri Mulyani memperhatikan rendahnya anggaran dana yang diperlukan untuk mengawasi  regenerasi bangsa.
&amp;ldquo;Walaupun dana cukup terbatas guna mengawasi proses regenerasi bangsa yang tengah berlangsung untuk itu perlu perhatian menteri keuangan untuk hal ini,&amp;rdquo; kata Bamsoet dalam pidatonya, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Singgung Keadaan Darurat Jelang Pemilu, Bamsoet Usul MPR Dikembalikan Menjadi Lembaga Tertinggi Negara


Bambang menegaskan, situasi dunia saat ini sedang bergeser dengan semakin besarnya kontribusi bangsa-bangsa Asia dalam sistem ekonomi dan politik global. Di tambah lagi, kekuatan kolektif ASEAN yang selalu digadang-gadang sebagai basis pertumbuhan baru dunia.
&amp;ldquo;Dalam situasi inilah, penting bagi kita semua untuk mengangkat kembali kesadaran wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda, yang kini tengah tumbuh dan mendominasi postur demografi penduduk,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Di Depan Presiden Jokowi, Ketua MPR: Kita Tak Dapat Bergantung Sumber Daya Alam Mentah


Di kalangan aparatur sipil negara, lanjutnya, generasi milenial dan generasi Z mulai mendominasi, dengan proporsi mencapai 53%. Di dalam pemilihan umum 2024 nanti, komposisi keduanya juga mencapai 61% dari jumlah pemilih.
Hal ini menunjukkan bahwa transisi antar-generasi sedang berlangsung,  baik di tubuh birokrasi negara, maupun di kancah perpolitikan. Situasi  ini harus disikapi dengan upaya serius untuk menstimulasi wawasan  kebangsaan bagi generasi muda.
&amp;ldquo;MPR RI berkomitmen menjadikan pilar-pilar kebangsaan, yaitu; Pancasila, UUD NRI Tahun 1945,
NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika, untuk dapat terus dipahami,  diresapi, dan diimplementasikan sebagai bekal bagi generasi muda, untuk  melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan nasional di segala lini  kehidupan. Untuk itu agenda sosialisasi Empat Pilar MPR RI terus gencar  dilaksanakan, guna mengawal proses regenerasi bangsa yang tengah  berlangsung,&amp;rdquo; tukas Bamsoet.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI3Ny81L3g4bjg5ZTU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebut nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sidang tahunan MPR pagi ini. Bambang meminta Sri Mulyani memperhatikan rendahnya anggaran dana yang diperlukan untuk mengawasi  regenerasi bangsa.
&amp;ldquo;Walaupun dana cukup terbatas guna mengawasi proses regenerasi bangsa yang tengah berlangsung untuk itu perlu perhatian menteri keuangan untuk hal ini,&amp;rdquo; kata Bamsoet dalam pidatonya, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Singgung Keadaan Darurat Jelang Pemilu, Bamsoet Usul MPR Dikembalikan Menjadi Lembaga Tertinggi Negara


Bambang menegaskan, situasi dunia saat ini sedang bergeser dengan semakin besarnya kontribusi bangsa-bangsa Asia dalam sistem ekonomi dan politik global. Di tambah lagi, kekuatan kolektif ASEAN yang selalu digadang-gadang sebagai basis pertumbuhan baru dunia.
&amp;ldquo;Dalam situasi inilah, penting bagi kita semua untuk mengangkat kembali kesadaran wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda, yang kini tengah tumbuh dan mendominasi postur demografi penduduk,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Di Depan Presiden Jokowi, Ketua MPR: Kita Tak Dapat Bergantung Sumber Daya Alam Mentah


Di kalangan aparatur sipil negara, lanjutnya, generasi milenial dan generasi Z mulai mendominasi, dengan proporsi mencapai 53%. Di dalam pemilihan umum 2024 nanti, komposisi keduanya juga mencapai 61% dari jumlah pemilih.
Hal ini menunjukkan bahwa transisi antar-generasi sedang berlangsung,  baik di tubuh birokrasi negara, maupun di kancah perpolitikan. Situasi  ini harus disikapi dengan upaya serius untuk menstimulasi wawasan  kebangsaan bagi generasi muda.
&amp;ldquo;MPR RI berkomitmen menjadikan pilar-pilar kebangsaan, yaitu; Pancasila, UUD NRI Tahun 1945,
NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika, untuk dapat terus dipahami,  diresapi, dan diimplementasikan sebagai bekal bagi generasi muda, untuk  melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan nasional di segala lini  kehidupan. Untuk itu agenda sosialisasi Empat Pilar MPR RI terus gencar  dilaksanakan, guna mengawal proses regenerasi bangsa yang tengah  berlangsung,&amp;rdquo; tukas Bamsoet.</content:encoded></item></channel></rss>
