<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Pendapatan per Kapita RI Akan Tembus Rp331 Juta</title><description>Presiden Jokowi memastikan kebijakan hilirisasi mineral akan berbuah manis bagi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865325/jokowi-pendapatan-per-kapita-ri-akan-tembus-rp331-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865325/jokowi-pendapatan-per-kapita-ri-akan-tembus-rp331-juta"/><item><title>Jokowi: Pendapatan per Kapita RI Akan Tembus Rp331 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865325/jokowi-pendapatan-per-kapita-ri-akan-tembus-rp331-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865325/jokowi-pendapatan-per-kapita-ri-akan-tembus-rp331-juta</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865325/jokowi-pendapatan-per-kapita-ri-akan-tembus-rp331-juta-8v7n5ICvw4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi bacakan pidato di sidang tahunan MPR RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865325/jokowi-pendapatan-per-kapita-ri-akan-tembus-rp331-juta-8v7n5ICvw4.jpg</image><title>Presiden Jokowi bacakan pidato di sidang tahunan MPR RI (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4NC81L3g4bjhjOGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi memastikan kebijakan hilirisasi mineral akan berbuah manis bagi Indonesia. Salah satunya pendapatan per kapita Indonesia akan naik tajam jika konsisten menerapkan kebijakan hilirisasi.
Berdasar hitung-hitungan Presiden, pendapatan per kapita Indonesia diperkirakan mencapai Rp153 juta (USD10.900) dalam 10 tahun. Kemudian dalam 15 tahun, pendapatan per kapita akan mencapai Rp217 juta (USD15.800).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Habiskan Anggaran Perlindungan Sosial Rp3.212 Triliun untuk Hal Ini 


&amp;ldquo;Dalam 22 tahun, pendapatan per kapita kita akan capai Rp331 juta (USD25.000). Sebagai perbandingan, tahun 2022 kemarin, kita berada di angka Rp71 juta. Artinya dalam 10 tahun lompatannya bisa 2 kali lipat lebih, di mana fondasi untuk menggapai itu semua sudah kita mulai, pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang pada akhirnya menaikkan daya saing kita,&amp;rdquo; kata dia dalam Sidang Tahunan MPR, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi: Indonesia Perlu Hilirisasi, Kaya SDA Saja Tak Cukup! 


Dia menegaskan, kebijakan hilirisasi akan membuat Indonesia menjadi negara yang juga mampu mengolah sumber dayanya. Mampu memberikan nilai tambah dan menyejahterakan rakyatnya.
&amp;ldquo;Hilirisasi yang ingin kita lakukan adalah hilirisasi yang melakukan transfer teknologi yang memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan, serta meminimalisir dampak lingkungan,&amp;rdquo; ucapnya.
Pemerintah telah mewajibkan perusahaan tambang membangun pusat  persemaian untuk menghutankan kembali lahan pasca tambang. Hilirisasi  yang ingin kita lakukan adalah hilirisasi yang tidak hanya pada  komoditas mineral.
Tapi juga non mineral seperti sawit rumput laut kelapa dan komoditas  potensial lainnya yang mengoptimalkan kandungan lokal dan yang bermitra  dengan UMKM Petani dan Nelayan sehingga manfaatnya terasa langsung bagi  rakyat kecil.
&amp;ldquo;Upaya ini sedang kita lakukan dan harus terus dilanjutkan. Ini  memang pahit bagi pengekspor bahan mentah. Ini juga pahit bagi  pendapatan negara jangka pendek. Tapi jika ekosistem besarnya sudah  terbentuk, jika pabrik pengolahannya sudah beroperasi. Saya pastikan Ini  akan berbuah manis pada akhirnya. Terutama bagi kesejahteraan  masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; imbuhnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4NC81L3g4bjhjOGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi memastikan kebijakan hilirisasi mineral akan berbuah manis bagi Indonesia. Salah satunya pendapatan per kapita Indonesia akan naik tajam jika konsisten menerapkan kebijakan hilirisasi.
Berdasar hitung-hitungan Presiden, pendapatan per kapita Indonesia diperkirakan mencapai Rp153 juta (USD10.900) dalam 10 tahun. Kemudian dalam 15 tahun, pendapatan per kapita akan mencapai Rp217 juta (USD15.800).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Habiskan Anggaran Perlindungan Sosial Rp3.212 Triliun untuk Hal Ini 


&amp;ldquo;Dalam 22 tahun, pendapatan per kapita kita akan capai Rp331 juta (USD25.000). Sebagai perbandingan, tahun 2022 kemarin, kita berada di angka Rp71 juta. Artinya dalam 10 tahun lompatannya bisa 2 kali lipat lebih, di mana fondasi untuk menggapai itu semua sudah kita mulai, pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang pada akhirnya menaikkan daya saing kita,&amp;rdquo; kata dia dalam Sidang Tahunan MPR, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi: Indonesia Perlu Hilirisasi, Kaya SDA Saja Tak Cukup! 


Dia menegaskan, kebijakan hilirisasi akan membuat Indonesia menjadi negara yang juga mampu mengolah sumber dayanya. Mampu memberikan nilai tambah dan menyejahterakan rakyatnya.
&amp;ldquo;Hilirisasi yang ingin kita lakukan adalah hilirisasi yang melakukan transfer teknologi yang memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan, serta meminimalisir dampak lingkungan,&amp;rdquo; ucapnya.
Pemerintah telah mewajibkan perusahaan tambang membangun pusat  persemaian untuk menghutankan kembali lahan pasca tambang. Hilirisasi  yang ingin kita lakukan adalah hilirisasi yang tidak hanya pada  komoditas mineral.
Tapi juga non mineral seperti sawit rumput laut kelapa dan komoditas  potensial lainnya yang mengoptimalkan kandungan lokal dan yang bermitra  dengan UMKM Petani dan Nelayan sehingga manfaatnya terasa langsung bagi  rakyat kecil.
&amp;ldquo;Upaya ini sedang kita lakukan dan harus terus dilanjutkan. Ini  memang pahit bagi pengekspor bahan mentah. Ini juga pahit bagi  pendapatan negara jangka pendek. Tapi jika ekosistem besarnya sudah  terbentuk, jika pabrik pengolahannya sudah beroperasi. Saya pastikan Ini  akan berbuah manis pada akhirnya. Terutama bagi kesejahteraan  masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
