<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 6,7%, Aset Bank Muamalat Tembus Rp63,9 Triliun</title><description>PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan total aset sebesar Rp63,9 triliun pada semester I 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865372/naik-6-7-aset-bank-muamalat-tembus-rp63-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865372/naik-6-7-aset-bank-muamalat-tembus-rp63-9-triliun"/><item><title>Naik 6,7%, Aset Bank Muamalat Tembus Rp63,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865372/naik-6-7-aset-bank-muamalat-tembus-rp63-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865372/naik-6-7-aset-bank-muamalat-tembus-rp63-9-triliun</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865372/naik-6-7-aset-bank-muamalat-tembus-rp63-9-triliun-osYknpzI7o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aset Bank Muamalat alami kenaikan (Foto: Bank Muamalat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865372/naik-6-7-aset-bank-muamalat-tembus-rp63-9-triliun-osYknpzI7o.jpg</image><title>Aset Bank Muamalat alami kenaikan (Foto: Bank Muamalat)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan total aset sebesar Rp63,9 triliun pada semester I 2023. Aset Bank Muamalat tumbuh 6,7% secara year on year (yoy) pada semester I 2023. Pencapaian ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah bank pertama murni syariah ini berdiri.
Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, total aset tersebut didorong oleh peningkatan pembiayaan yang tumbuh 7,8% (yoy) menjadi sebesar Rp20,4 triliun. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada pembiayaan berbagi hasil  (musyarakah) yang tumbuh 22,3% (yoy).

BACA JUGA:
Bank Muamalat Ternyata Bank Syariah yang Paling Diminati Fresh Graduate


&amp;ldquo;Hasil ini menjadi indikator penting bahwa turnaround plan Bank Muamalat berjalan dengan lancar. Di tengah situasi bisnis yang menantang, Bank Muamalat mampu mewujudkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan profit berkesinambungan,&amp;rdquo; ujarnya, Rabu (16/8/2023).
Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp47,6 triliun atau tumbuh sebesar 5,2% (yoy) dengan komposisi dana murah (Current Account &amp;amp; Saving Account/CASA) mencapai Rp20,7 triliun. Untuk memacu pertumbuhan CASA, Bank Muamalat mengoptimalkan penggunaan aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Saat ini, Muamalat DIN dapat digunakan untuk pendaftaran, pelunasan, dan pengecekan nilai manfaat dana haji di menu Bank Haji. Selain itu, nasabah juga sudah dapat melakukan pembayaran rutin dan penarikan uang tunai tanpa kartu di Indomaret.

BACA JUGA:
Berdayakan Petani Jamur Tiram, Bank Muamalat dan BMM Beri Pendampingan


Untuk layanan internet banking, Bank Muamalat meningkatkan utilisasi Cash Management System (CMS) yang bernama Muamalat Digital Integrated Access (Madina). Madina menawarkan kemudahan untuk nasabah korporasi dalam hal manajemen kas dan akses informasi keuangan yang cepat dan real time.
Indra menegaskan, kinerja positif tersebut berhasil mendongkrak  profitabilitas Bank Muamalat. Per 30 Juni 2023, laba sebelum pajak  tercatat sebesar Rp40,9 miliar, atau tumbuh 52,1% (yoy).
Total modal Bank Muamalat tercatat sebesar Rp7,0 triliun per 30 Juni  2023. Adapun rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar  31,28% per akhir Juni 2023, berada jauh di atas ambang batas ketentuan  regulator.
Bank Muamalat berencana mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek  Indonesia (BEI). Aksi korporasi ini hanya sebatas listing tanpa diikuti  penawaran umum, sehingga tidak ada skema kepemilikan saham. Sebagai  informasi, Bank Muamalat telah menjadi perusahaan terbuka sejak tahun  1993 tetapi sahamnya belum tercatat di BEI.
Tujuan dari listing ini selain untuk memenuhi ketentuan regulator  adalah untuk memberikan kesempatan kepada publik untuk dapat ikut  memiliki saham Bank Muamalat, serta untuk menambah likuiditas efek  syariah di pasar modal.
&amp;ldquo;Kami berharap dengan tercatatnya saham Bank Muamalat di BEI nanti  dapat turut berkontribusi dalam memperbesar dan mengembangkan pasar  modal syariah di Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC81L3g4ajZna3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan total aset sebesar Rp63,9 triliun pada semester I 2023. Aset Bank Muamalat tumbuh 6,7% secara year on year (yoy) pada semester I 2023. Pencapaian ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah bank pertama murni syariah ini berdiri.
Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, total aset tersebut didorong oleh peningkatan pembiayaan yang tumbuh 7,8% (yoy) menjadi sebesar Rp20,4 triliun. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada pembiayaan berbagi hasil  (musyarakah) yang tumbuh 22,3% (yoy).

BACA JUGA:
Bank Muamalat Ternyata Bank Syariah yang Paling Diminati Fresh Graduate


&amp;ldquo;Hasil ini menjadi indikator penting bahwa turnaround plan Bank Muamalat berjalan dengan lancar. Di tengah situasi bisnis yang menantang, Bank Muamalat mampu mewujudkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan profit berkesinambungan,&amp;rdquo; ujarnya, Rabu (16/8/2023).
Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp47,6 triliun atau tumbuh sebesar 5,2% (yoy) dengan komposisi dana murah (Current Account &amp;amp; Saving Account/CASA) mencapai Rp20,7 triliun. Untuk memacu pertumbuhan CASA, Bank Muamalat mengoptimalkan penggunaan aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Saat ini, Muamalat DIN dapat digunakan untuk pendaftaran, pelunasan, dan pengecekan nilai manfaat dana haji di menu Bank Haji. Selain itu, nasabah juga sudah dapat melakukan pembayaran rutin dan penarikan uang tunai tanpa kartu di Indomaret.

BACA JUGA:
Berdayakan Petani Jamur Tiram, Bank Muamalat dan BMM Beri Pendampingan


Untuk layanan internet banking, Bank Muamalat meningkatkan utilisasi Cash Management System (CMS) yang bernama Muamalat Digital Integrated Access (Madina). Madina menawarkan kemudahan untuk nasabah korporasi dalam hal manajemen kas dan akses informasi keuangan yang cepat dan real time.
Indra menegaskan, kinerja positif tersebut berhasil mendongkrak  profitabilitas Bank Muamalat. Per 30 Juni 2023, laba sebelum pajak  tercatat sebesar Rp40,9 miliar, atau tumbuh 52,1% (yoy).
Total modal Bank Muamalat tercatat sebesar Rp7,0 triliun per 30 Juni  2023. Adapun rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar  31,28% per akhir Juni 2023, berada jauh di atas ambang batas ketentuan  regulator.
Bank Muamalat berencana mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek  Indonesia (BEI). Aksi korporasi ini hanya sebatas listing tanpa diikuti  penawaran umum, sehingga tidak ada skema kepemilikan saham. Sebagai  informasi, Bank Muamalat telah menjadi perusahaan terbuka sejak tahun  1993 tetapi sahamnya belum tercatat di BEI.
Tujuan dari listing ini selain untuk memenuhi ketentuan regulator  adalah untuk memberikan kesempatan kepada publik untuk dapat ikut  memiliki saham Bank Muamalat, serta untuk menambah likuiditas efek  syariah di pasar modal.
&amp;ldquo;Kami berharap dengan tercatatnya saham Bank Muamalat di BEI nanti  dapat turut berkontribusi dalam memperbesar dan mengembangkan pasar  modal syariah di Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
