<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Krisis Pandemi Covid-19 Gerus Ekonomi Global USD2 Triliun</title><description>Jokowi menyatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir, dunia dihadapkan pada guncangan hebat pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865498/jokowi-krisis-pandemi-covid-19-gerus-ekonomi-global-usd2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865498/jokowi-krisis-pandemi-covid-19-gerus-ekonomi-global-usd2-triliun"/><item><title>Jokowi: Krisis Pandemi Covid-19 Gerus Ekonomi Global USD2 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865498/jokowi-krisis-pandemi-covid-19-gerus-ekonomi-global-usd2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865498/jokowi-krisis-pandemi-covid-19-gerus-ekonomi-global-usd2-triliun</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865498/jokowi-krisis-pandemi-covid-19-gerus-ekonomi-global-usd2-triliun-XOGu2SMWly.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Jelaskan Soal Kondisi Usai Pandemi (Foto: YouTube/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865498/jokowi-krisis-pandemi-covid-19-gerus-ekonomi-global-usd2-triliun-XOGu2SMWly.jpg</image><title>Presiden Jokowi Jelaskan Soal Kondisi Usai Pandemi (Foto: YouTube/Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5MC81L3g4bjhldGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir, dunia dihadapkan pada guncangan hebat pandemi Covid-19 yang menelan korban 6,9 juta manusia.
&amp;ldquo;Krisis pandemi menggerus perekonomian global sekitar USD2 triliun. Ini memaksa seluruh negara menggunakan instrumen kebijakan fiskal, moneter, dan keuangan secara luar biasa. Tidak semua negara berhasil mengatasi krisis ini,&amp;rdquo; kata Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Resmi Naikkan Gaji PNS 8%

Data IMF per Juni 2023 menunjukkan ada 36 negara yang berada dalam tekanan ekonomi akibat beban utang yang meningkat. &amp;ldquo;Alhamdulillah, Indonesia telah berhasil mengatasi tantangan besar akibat pandemi tersebut dengan hasil yang baik,&amp;rdquo; tutupnya.
Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menangani krisis kesehatan dengan cepat dan baik. Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara dengan pemulihan ekonomi yang cepat, konsisten, dan inklusif.

BACA JUGA:
MenpanRB Sebut Presiden Jokowi Umumkan Kenaikan Gaji PNS, Ini Bocorannya

&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi selama tujuh kuartal terakhir, sejak akhir 2021, secara konsisten berada di atas 5,0%,&amp;rdquo; katanya.Tingkat pengangguran berhasil diturunkan 3 dari 6,26% pada Februari 2021 menjadi 5,45% pada Februari 2023. Sementara tingkat kemiskinan juga terus menurun menjadi 9,36% pada Maret 2023, dari puncaknya di masa pandemi 10,19% pada September 2021.
&amp;ldquo;Begitu juga dengan kemiskinan ekstrem yang turun dari 2,04% pada Maret 2022 menjadi 1,12% pada Maret 2023,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5MC81L3g4bjhldGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir, dunia dihadapkan pada guncangan hebat pandemi Covid-19 yang menelan korban 6,9 juta manusia.
&amp;ldquo;Krisis pandemi menggerus perekonomian global sekitar USD2 triliun. Ini memaksa seluruh negara menggunakan instrumen kebijakan fiskal, moneter, dan keuangan secara luar biasa. Tidak semua negara berhasil mengatasi krisis ini,&amp;rdquo; kata Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Resmi Naikkan Gaji PNS 8%

Data IMF per Juni 2023 menunjukkan ada 36 negara yang berada dalam tekanan ekonomi akibat beban utang yang meningkat. &amp;ldquo;Alhamdulillah, Indonesia telah berhasil mengatasi tantangan besar akibat pandemi tersebut dengan hasil yang baik,&amp;rdquo; tutupnya.
Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menangani krisis kesehatan dengan cepat dan baik. Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara dengan pemulihan ekonomi yang cepat, konsisten, dan inklusif.

BACA JUGA:
MenpanRB Sebut Presiden Jokowi Umumkan Kenaikan Gaji PNS, Ini Bocorannya

&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi selama tujuh kuartal terakhir, sejak akhir 2021, secara konsisten berada di atas 5,0%,&amp;rdquo; katanya.Tingkat pengangguran berhasil diturunkan 3 dari 6,26% pada Februari 2021 menjadi 5,45% pada Februari 2023. Sementara tingkat kemiskinan juga terus menurun menjadi 9,36% pada Maret 2023, dari puncaknya di masa pandemi 10,19% pada September 2021.
&amp;ldquo;Begitu juga dengan kemiskinan ekstrem yang turun dari 2,04% pada Maret 2022 menjadi 1,12% pada Maret 2023,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
