<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Target Pendapatan Negara Rp2.781,3 Triliun dalam RAPBN 2024</title><description>Presiden Jokowi mematok pendapatan negara sebesar Rp2.781 triliun dalam RUU APBN 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865553/jokowi-target-pendapatan-negara-rp2-781-3-triliun-dalam-rapbn-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865553/jokowi-target-pendapatan-negara-rp2-781-3-triliun-dalam-rapbn-2024"/><item><title>Jokowi Target Pendapatan Negara Rp2.781,3 Triliun dalam RAPBN 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865553/jokowi-target-pendapatan-negara-rp2-781-3-triliun-dalam-rapbn-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865553/jokowi-target-pendapatan-negara-rp2-781-3-triliun-dalam-rapbn-2024</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865553/jokowi-target-pendapatan-negara-rp2-781-3-triliun-dalam-rapbn-2024-x5y2s25nJg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi bacakan asumsi makro ekonomi RAPBN 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865553/jokowi-target-pendapatan-negara-rp2-781-3-triliun-dalam-rapbn-2024-x5y2s25nJg.jpg</image><title>Presiden Jokowi bacakan asumsi makro ekonomi RAPBN 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Jokowi mematok pendapatan negara sebesar Rp2.781 triliun dalam RUU APBN 2024. Postur ini diputuskan dengan mencermati tantangan dan agenda pembangunan serta upaya reformasi fiskal yang komprehensif.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi: APBN 2024 Didesain Menjawab Tantangan

&quot;Pendapatan negara direncanakan sebesar Rp2.781,3 triliun, yang terdiri dari penerimaan perpajakan Rp2.307,9 triliun dan PNBP sebesar Rp473,0 triliun, serta hibah sebesar Rp0,4 triliun,&quot; ujar Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Kemudian, belanja negara dialokasikan sebesar Rp3.304,1 triliun yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp2.446,5 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp857,6 triliun.

BACA JUGA:
Asumsi Makro RAPBN 2024, Jokowi Ingin Bawa Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2%

&quot;Keseimbangan primer negatif Rp25,5 triliun, didorong bergerak menuju positif. Defisit anggaran sebesar 2,29% PDB atau sebesar Rp522,8 triliun,&quot; ucap Jokowi.Dia mengatakan, dengan pengelolaan fiskal yang kuat, disertai dengan  efektivitas dalam mendorong transformasi ekonomi dan perbaikan  kesejahteraan rakyat, maka tingkat pengangguran terbuka tahun 2024  diharapkan dapat ditekan dalam kisaran 5,0% hingga 5,7%.
&quot;Kemudian angka kemiskinan dalam rentang 6,5% hingga 7,5%, rasio gini  dalam kisaran 0,374 hingga 0,377, serta Indeks Pembangunan Manusia  dalam rentang 73,99 hingga 74,02,&quot; sambung Jokowi.
Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN)  juga ditingkatkan untuk mencapai kisaran masing-masing 105 sampai dengan  108 dan 107 sampai dengan 110.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Jokowi mematok pendapatan negara sebesar Rp2.781 triliun dalam RUU APBN 2024. Postur ini diputuskan dengan mencermati tantangan dan agenda pembangunan serta upaya reformasi fiskal yang komprehensif.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi: APBN 2024 Didesain Menjawab Tantangan

&quot;Pendapatan negara direncanakan sebesar Rp2.781,3 triliun, yang terdiri dari penerimaan perpajakan Rp2.307,9 triliun dan PNBP sebesar Rp473,0 triliun, serta hibah sebesar Rp0,4 triliun,&quot; ujar Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Kemudian, belanja negara dialokasikan sebesar Rp3.304,1 triliun yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp2.446,5 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp857,6 triliun.

BACA JUGA:
Asumsi Makro RAPBN 2024, Jokowi Ingin Bawa Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2%

&quot;Keseimbangan primer negatif Rp25,5 triliun, didorong bergerak menuju positif. Defisit anggaran sebesar 2,29% PDB atau sebesar Rp522,8 triliun,&quot; ucap Jokowi.Dia mengatakan, dengan pengelolaan fiskal yang kuat, disertai dengan  efektivitas dalam mendorong transformasi ekonomi dan perbaikan  kesejahteraan rakyat, maka tingkat pengangguran terbuka tahun 2024  diharapkan dapat ditekan dalam kisaran 5,0% hingga 5,7%.
&quot;Kemudian angka kemiskinan dalam rentang 6,5% hingga 7,5%, rasio gini  dalam kisaran 0,374 hingga 0,377, serta Indeks Pembangunan Manusia  dalam rentang 73,99 hingga 74,02,&quot; sambung Jokowi.
Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN)  juga ditingkatkan untuk mencapai kisaran masing-masing 105 sampai dengan  108 dan 107 sampai dengan 110.</content:encoded></item></channel></rss>
