<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Manfaatkan Bonus Demografi, Jokowi: Tidak Boleh Kita Kendor!</title><description>Jokowi mengingatkan untuk tidak kendor menghadapi disrupsi teknologi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865558/manfaatkan-bonus-demografi-jokowi-tidak-boleh-kita-kendor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865558/manfaatkan-bonus-demografi-jokowi-tidak-boleh-kita-kendor"/><item><title>Manfaatkan Bonus Demografi, Jokowi: Tidak Boleh Kita Kendor!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865558/manfaatkan-bonus-demografi-jokowi-tidak-boleh-kita-kendor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865558/manfaatkan-bonus-demografi-jokowi-tidak-boleh-kita-kendor</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865558/manfaatkan-bonus-demografi-jokowi-tidak-boleh-kita-kendor-Bzq2N4nadE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi saat RAPBN 2024 (Foto: YouTube/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865558/manfaatkan-bonus-demografi-jokowi-tidak-boleh-kita-kendor-Bzq2N4nadE.jpg</image><title>Presiden Jokowi saat RAPBN 2024 (Foto: YouTube/Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5MC81L3g4bjhldGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk tidak kendor menghadapi disrupsi teknologi.
Oleh karena itu, bonus demografi harus dimanfaatkannya untuk mewujudkan SDM unggul.

BACA JUGA:
Bicara AI, Presiden Jokowi: Sangat Penting untuk Ekonomi Indonesia

&amp;ldquo;Kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Tidak boleh kita kendor,&amp;rdquo; kata Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Selain itu, Jokowi mengatakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ditekankan pada peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.

BACA JUGA:
Jokowi: Tensi Ekonomi Dunia Memanas Bisa Hambat Perdagangan Komoditas

Kemudian pemerataan kualitas pendidikan melalui peningkatan distribusi guru dan sarana prasarana pendidikan, peningkatan kualitas PAUD, dan peningkatan akses pendidikan di semua jenjang pendidikan.Jokowi juga mengatakan perlu dilakukan peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.
&amp;ldquo;Penguatan konektivitas pendidikan vokasi dengan pasar kerja, serta perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset dan inovasi,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5MC81L3g4bjhldGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk tidak kendor menghadapi disrupsi teknologi.
Oleh karena itu, bonus demografi harus dimanfaatkannya untuk mewujudkan SDM unggul.

BACA JUGA:
Bicara AI, Presiden Jokowi: Sangat Penting untuk Ekonomi Indonesia

&amp;ldquo;Kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Tidak boleh kita kendor,&amp;rdquo; kata Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Selain itu, Jokowi mengatakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ditekankan pada peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.

BACA JUGA:
Jokowi: Tensi Ekonomi Dunia Memanas Bisa Hambat Perdagangan Komoditas

Kemudian pemerataan kualitas pendidikan melalui peningkatan distribusi guru dan sarana prasarana pendidikan, peningkatan kualitas PAUD, dan peningkatan akses pendidikan di semua jenjang pendidikan.Jokowi juga mengatakan perlu dilakukan peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.
&amp;ldquo;Penguatan konektivitas pendidikan vokasi dengan pasar kerja, serta perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset dan inovasi,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
