<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Patok Defisit RAPBN 2024 Rp522,8 Triliun, Setara 2,29% PDB</title><description>Presiden Jokowi menetapkan pendapatan negara  sebesar Rp2.781,3 triliun pada RAPBN 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865565/jokowi-patok-defisit-rapbn-2024-rp522-8-triliun-setara-2-29-pdb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865565/jokowi-patok-defisit-rapbn-2024-rp522-8-triliun-setara-2-29-pdb"/><item><title>Jokowi Patok Defisit RAPBN 2024 Rp522,8 Triliun, Setara 2,29% PDB</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865565/jokowi-patok-defisit-rapbn-2024-rp522-8-triliun-setara-2-29-pdb</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865565/jokowi-patok-defisit-rapbn-2024-rp522-8-triliun-setara-2-29-pdb</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865565/jokowi-patok-defisit-rapbn-2024-rp522-8-triliun-setara-2-29-pdb-Pe1eYA9bjl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi bacakan asumsi makro ekonomi RAPBN 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865565/jokowi-patok-defisit-rapbn-2024-rp522-8-triliun-setara-2-29-pdb-Pe1eYA9bjl.jpg</image><title>Presiden Jokowi bacakan asumsi makro ekonomi RAPBN 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4NS81L3g4bjhjdm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi menetapkan pendapatan negara  sebesar Rp2.781,3 triliun pada RAPBN 2024. Sementara itu defisit APBN ditargetkan sebesar 2,29% dari PDB, sebesar Rp522,8 triliun.
&quot;Ini (dipertimbangkan) dengan mencermati tantangan dan agenda pembangunan serta upaya reformasi fiskal yang komprehensif,&quot; ujar ujar Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Nih 5 Cara Jokowi Dapatkan Pendapatan Rp2.781 Triliun di Akhir Masa Jabatan


Dalam postur tersebut, pendapatan negara direncanakan sebesar Rp2.781,3 triliun, yang terdiri dari penerimaan perpajakan Rp2.307,9 triliun dan PNBP sebesar Rp473,0 triliun, serta hibah sebesar Rp0,4 triliun.
Kemudian, belanja negara dialokasikan sebesar Rp3.304,1 triliun yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp2.446,5 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp857,6 triliun.

BACA JUGA:
Manfaatkan Bonus Demografi, Jokowi: Tidak Boleh Kita Kendor!


&quot;Keseimbangan primer negatif Rp25,5 triliun, didorong bergerak menuju positif,&quot; tambah Jokowi.
Dia mengatakan, dengan pengelolaan fiskal yang kuat, disertai dengan  efektivitas dalam mendorong transformasi ekonomi dan perbaikan  kesejahteraan rakyat, maka tingkat pengangguran terbuka tahun 2024  diharapkan dapat ditekan dalam kisaran 5,0% hingga 5,7%.
&quot;Kemudian angka kemiskinan dalam rentang 6,5% hingga 7,5%, rasio gini  dalam kisaran 0,374 hingga 0,377, serta Indeks Pembangunan Manusia  dalam rentang 73,99 hingga 74,02,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4NS81L3g4bjhjdm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Jokowi menetapkan pendapatan negara  sebesar Rp2.781,3 triliun pada RAPBN 2024. Sementara itu defisit APBN ditargetkan sebesar 2,29% dari PDB, sebesar Rp522,8 triliun.
&quot;Ini (dipertimbangkan) dengan mencermati tantangan dan agenda pembangunan serta upaya reformasi fiskal yang komprehensif,&quot; ujar ujar Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Nih 5 Cara Jokowi Dapatkan Pendapatan Rp2.781 Triliun di Akhir Masa Jabatan


Dalam postur tersebut, pendapatan negara direncanakan sebesar Rp2.781,3 triliun, yang terdiri dari penerimaan perpajakan Rp2.307,9 triliun dan PNBP sebesar Rp473,0 triliun, serta hibah sebesar Rp0,4 triliun.
Kemudian, belanja negara dialokasikan sebesar Rp3.304,1 triliun yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp2.446,5 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp857,6 triliun.

BACA JUGA:
Manfaatkan Bonus Demografi, Jokowi: Tidak Boleh Kita Kendor!


&quot;Keseimbangan primer negatif Rp25,5 triliun, didorong bergerak menuju positif,&quot; tambah Jokowi.
Dia mengatakan, dengan pengelolaan fiskal yang kuat, disertai dengan  efektivitas dalam mendorong transformasi ekonomi dan perbaikan  kesejahteraan rakyat, maka tingkat pengangguran terbuka tahun 2024  diharapkan dapat ditekan dalam kisaran 5,0% hingga 5,7%.
&quot;Kemudian angka kemiskinan dalam rentang 6,5% hingga 7,5%, rasio gini  dalam kisaran 0,374 hingga 0,377, serta Indeks Pembangunan Manusia  dalam rentang 73,99 hingga 74,02,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
