<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Postur RAPBN 2024 Mampu Tahan Daya Beli Masyarakat dari Guncangan</title><description>Presiden Jokowi meyakini postur RAPBN tahun 2024, harus mampu merespons dinamika perekonomian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865577/presiden-jokowi-postur-rapbn-2024-mampu-tahan-daya-beli-masyarakat-dari-guncangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865577/presiden-jokowi-postur-rapbn-2024-mampu-tahan-daya-beli-masyarakat-dari-guncangan"/><item><title>Presiden Jokowi: Postur RAPBN 2024 Mampu Tahan Daya Beli Masyarakat dari Guncangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865577/presiden-jokowi-postur-rapbn-2024-mampu-tahan-daya-beli-masyarakat-dari-guncangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865577/presiden-jokowi-postur-rapbn-2024-mampu-tahan-daya-beli-masyarakat-dari-guncangan</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865577/presiden-jokowi-postur-rapbn-2024-mampu-tahan-daya-beli-masyarakat-dari-guncangan-TdYGlbROW6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi bacakan asumsi makro ekonomi RAPBN 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865577/presiden-jokowi-postur-rapbn-2024-mampu-tahan-daya-beli-masyarakat-dari-guncangan-TdYGlbROW6.jpg</image><title>Presiden Jokowi bacakan asumsi makro ekonomi RAPBN 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4NS81L3g4bjhjdm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi meyakini postur RAPBN tahun 2024, harus mampu merespons dinamika perekonomian. Selain itu, APBN harus menjawab tantangan dan mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan secara optimal.
RAPBN juga bisa mempercepat transformasi ekonomi, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, melindungi daya beli masyarakat dari goncangan, dan menjaga agar postur APBN tetap sehat dan berkelanjutan dalam jangka menengah-panjang.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Negara-Negara yang Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik


&quot;APBN tahun 2024 didesain untuk menjawab tantangan saat ini sekaligus di masa yang akan datang, maka kebijakan APBN tahun 2024 diarahkan untuk &amp;ldquo;Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif Dan Berkelanjutan&amp;rdquo;,&quot; kata Jokowi saat membacakan Pengantar RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Patok Defisit RAPBN 2024 Rp522,8 Triliun, Setara 2,29% PDB


Upaya transformasi ekonomi, akan ditempuh melalui 2 strategi utama, yaitu strategi jangka pendek dan strategi jangka menengah.
Pertama, strategi jangka pendek difokuskan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan prevalensi stunting, pengendalian inflasi, dan peningkatan investasi.
&quot;Kedua, strategi jangka menengah difokuskan pada 5 agenda sebagai  berikut. Satu, mewujudkan sumber daya manusia unggul yang produktif,  inovatif, sejahtera, dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas  pendidikan dan sistem kesehatan, serta reformasi sistem perlindungan  sosial, termasuk penguatan perlindungan pekerja migran Indonesia,&quot; jelas  Jokowi.
Dua, akselerasi pembangunan infrastruktur pendukung transformasi  ekonomi, khususnya infrastruktur di bidang energi, pangan, konektivitas,  serta Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Tiga, pemantapan implementasi reformasi birokrasi dan simplifikasi  regulasi. Empat, meningkatkan aktivitas ekonomi yang bernilai tambah  tinggi, melalui hilirisasi sumber daya alam. Lima, mendorong  pengembangan ekonomi hijau.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4NS81L3g4bjhjdm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi meyakini postur RAPBN tahun 2024, harus mampu merespons dinamika perekonomian. Selain itu, APBN harus menjawab tantangan dan mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan secara optimal.
RAPBN juga bisa mempercepat transformasi ekonomi, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, melindungi daya beli masyarakat dari goncangan, dan menjaga agar postur APBN tetap sehat dan berkelanjutan dalam jangka menengah-panjang.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Negara-Negara yang Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik


&quot;APBN tahun 2024 didesain untuk menjawab tantangan saat ini sekaligus di masa yang akan datang, maka kebijakan APBN tahun 2024 diarahkan untuk &amp;ldquo;Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif Dan Berkelanjutan&amp;rdquo;,&quot; kata Jokowi saat membacakan Pengantar RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Rabu (16/8/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Patok Defisit RAPBN 2024 Rp522,8 Triliun, Setara 2,29% PDB


Upaya transformasi ekonomi, akan ditempuh melalui 2 strategi utama, yaitu strategi jangka pendek dan strategi jangka menengah.
Pertama, strategi jangka pendek difokuskan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan prevalensi stunting, pengendalian inflasi, dan peningkatan investasi.
&quot;Kedua, strategi jangka menengah difokuskan pada 5 agenda sebagai  berikut. Satu, mewujudkan sumber daya manusia unggul yang produktif,  inovatif, sejahtera, dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas  pendidikan dan sistem kesehatan, serta reformasi sistem perlindungan  sosial, termasuk penguatan perlindungan pekerja migran Indonesia,&quot; jelas  Jokowi.
Dua, akselerasi pembangunan infrastruktur pendukung transformasi  ekonomi, khususnya infrastruktur di bidang energi, pangan, konektivitas,  serta Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Tiga, pemantapan implementasi reformasi birokrasi dan simplifikasi  regulasi. Empat, meningkatkan aktivitas ekonomi yang bernilai tambah  tinggi, melalui hilirisasi sumber daya alam. Lima, mendorong  pengembangan ekonomi hijau.</content:encoded></item></channel></rss>
