<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belanja Negara Rp3.304 Triliun, Jokowi Targetkan Pengangguran Turun ke 5% di 2024</title><description>Belanja negara dialokasikan sebesar Rp3.304,1 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865579/belanja-negara-rp3-304-triliun-jokowi-targetkan-pengangguran-turun-ke-5-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865579/belanja-negara-rp3-304-triliun-jokowi-targetkan-pengangguran-turun-ke-5-di-2024"/><item><title>Belanja Negara Rp3.304 Triliun, Jokowi Targetkan Pengangguran Turun ke 5% di 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865579/belanja-negara-rp3-304-triliun-jokowi-targetkan-pengangguran-turun-ke-5-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865579/belanja-negara-rp3-304-triliun-jokowi-targetkan-pengangguran-turun-ke-5-di-2024</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865579/belanja-negara-rp3-304-triliun-jokowi-targetkan-pengangguran-turun-ke-5-di-2024-rbOup3aMxi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dalam pidato RAPBN 2024. (Foto: YouTube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865579/belanja-negara-rp3-304-triliun-jokowi-targetkan-pengangguran-turun-ke-5-di-2024-rbOup3aMxi.jpg</image><title>Presiden Jokowi dalam pidato RAPBN 2024. (Foto: YouTube)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5MC81L3g4bjhldGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pendapatan negara direncanakan sebesar Rp2.781,3 triliun, yang terdiri dari Penerimaan Perpajakan Rp2.307,9 triliun dan PNBP Rp473,0 triliun, serta Hibah Rp0,4 triliun.

Belanja negara dialokasikan sebesar Rp3.304,1 triliun yang terdiri dari Pemerintah Pusat sebesar Rp2.446,5 triliun dan Transfer ke Daerah sebesar Rp857,6 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Patok Defisit RAPBN 2024 Rp522,8 Triliun, Setara 2,29% PDB

&quot;Keseimbangan primer negatif Rp25,5 triliun didorong bergerak menuju positif. Defisit anggaran sebesar 2,29% PDB atau sebesar Rp522,8 triliun,&quot; ujar Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Siapkan Anggaran Pendidikan Rp660,8 Triliun di 2024

Menurutnya, dengan pengelolaan fiskal yang kuat, disertai dengan efektivitas dalam mendorong transformasi ekonomi dan perbaikan kesejahteraan rakyat maka tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 diharapkan dapat ditekan dalam kisaran 5,0% hingga 5,7%, angka kemiskinan dalam rentang 6,5% hingga 7,5%, rasiogini dalam kisaran 0,374 hingga 0,377. Serta Indeks Pembangunan Manusia dalam rentang 73,99 hingga 74,02.

&quot;Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga ditingkatkan untuk mencapai kisaran masing-masing 105 sampai dengan 108 dan 107 sampai dengan 110,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5MC81L3g4bjhldGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pendapatan negara direncanakan sebesar Rp2.781,3 triliun, yang terdiri dari Penerimaan Perpajakan Rp2.307,9 triliun dan PNBP Rp473,0 triliun, serta Hibah Rp0,4 triliun.

Belanja negara dialokasikan sebesar Rp3.304,1 triliun yang terdiri dari Pemerintah Pusat sebesar Rp2.446,5 triliun dan Transfer ke Daerah sebesar Rp857,6 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Patok Defisit RAPBN 2024 Rp522,8 Triliun, Setara 2,29% PDB

&quot;Keseimbangan primer negatif Rp25,5 triliun didorong bergerak menuju positif. Defisit anggaran sebesar 2,29% PDB atau sebesar Rp522,8 triliun,&quot; ujar Jokowi saat Penyampaian RAPBN 2024 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (16/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Siapkan Anggaran Pendidikan Rp660,8 Triliun di 2024

Menurutnya, dengan pengelolaan fiskal yang kuat, disertai dengan efektivitas dalam mendorong transformasi ekonomi dan perbaikan kesejahteraan rakyat maka tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 diharapkan dapat ditekan dalam kisaran 5,0% hingga 5,7%, angka kemiskinan dalam rentang 6,5% hingga 7,5%, rasiogini dalam kisaran 0,374 hingga 0,377. Serta Indeks Pembangunan Manusia dalam rentang 73,99 hingga 74,02.

&quot;Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga ditingkatkan untuk mencapai kisaran masing-masing 105 sampai dengan 108 dan 107 sampai dengan 110,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
