<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Batu Bara Terus Naik, Tertinggi sejak Mei 2023</title><description>Harga batu bara terus melanjutkan penguatan selama delapan hari beruntun dan bertahan di atas level psikologi USD150 per ton.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865659/harga-batu-bara-terus-naik-tertinggi-sejak-mei-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865659/harga-batu-bara-terus-naik-tertinggi-sejak-mei-2023"/><item><title>Harga Batu Bara Terus Naik, Tertinggi sejak Mei 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865659/harga-batu-bara-terus-naik-tertinggi-sejak-mei-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865659/harga-batu-bara-terus-naik-tertinggi-sejak-mei-2023</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865659/harga-batu-bara-terus-naik-tertinggi-sejak-mei-2023-YxlvNru2Tb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga batu bara terus naik. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865659/harga-batu-bara-terus-naik-tertinggi-sejak-mei-2023-YxlvNru2Tb.jpg</image><title>Harga batu bara terus naik. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wOC8xLzE2Njk1MS81L3g4bGxuY3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Harga batu bara terus melanjutkan penguatan selama delapan hari beruntun dan bertahan di atas level psikologi USD150 per ton.
Adapun, penguatan tersebut membawa harga batu bara ke level tertinggi sejak 23 Mei 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RMK Energy (RMKE) Cetak Volume Batu Bara 6,3 juta MT di Semester I-2023

Sejak awal Agustus 2023, harga batu bara sudah mengalami kenaikan 11,3%. Di mana, harga batu bara ICE Newcastle kontrak September ditutup di posisi USD154,65 per ton, naik 0,7%.

Mengutip 2nd Session Closing IDX Channel, pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh sejumlah sentimen, mulai dari dampak sanksi ke Rusia hingga persoalan pasokan dari Indonesia yang merupakan salah satu eksportir terbesar dunia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Eks Dirjen Minerba Diduga Rugikan Negara Rp5,7 Triliun dalam Korupsi Tambang Nikel

Pada komoditas lainnya, harga minyak mentah dunia dibuka menguat di perdagangan Rabu (16/8/2023) setelah turun lebih dari 1% di perdagangan hari sebelumnya, karena pasar dibebani oleh lemahnya data ekonomi Cina yang merupakan importir terbesar minyak dunia.

Harga minyak mentah WTI dibuka menguat 0,3% di USD81,23 per barel. Sedangkan minyak mentah brent dibuka terapresiasi 0,19% ke posisi USD85,2 per barel. Sebelumnya di perdagangan Selasa kemarin, WTI dan brent masing-masing ditutup koreksi 1,84% dan 1,36%.

Berbeda dengan dua komoditas lainnya, harga emas justru belum membaik. Di pasar spot harga emas pada Selasa (15/8/2023) ditutup di posisi USD1.901,56 per try ons, melemah 0,33%.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

DMO Batu Bara Baru 34 Juta Ton di Kuartal I-2023, Masih Jauh dari Target

Dalam dua hari terakhir, harga emas turun 0,62%. Sementara itu, harga emas juga belum membaik di perdagangan Rabu ini, yang melemah 0,02% ke level USD1.901,19 per try ons. Posisi ini adalah yang terlemah sejak 10 Maret 2023.



Sejumlah analis menilai, ekonomi Amerika Serikat (AS) masih menguat. Hal itu membuat The Fed akan sulit melunak, yang menyebabkan nilai dolar Amerika melambung dan harga emas semakin mahal.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wOC8xLzE2Njk1MS81L3g4bGxuY3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Harga batu bara terus melanjutkan penguatan selama delapan hari beruntun dan bertahan di atas level psikologi USD150 per ton.
Adapun, penguatan tersebut membawa harga batu bara ke level tertinggi sejak 23 Mei 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RMK Energy (RMKE) Cetak Volume Batu Bara 6,3 juta MT di Semester I-2023

Sejak awal Agustus 2023, harga batu bara sudah mengalami kenaikan 11,3%. Di mana, harga batu bara ICE Newcastle kontrak September ditutup di posisi USD154,65 per ton, naik 0,7%.

Mengutip 2nd Session Closing IDX Channel, pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh sejumlah sentimen, mulai dari dampak sanksi ke Rusia hingga persoalan pasokan dari Indonesia yang merupakan salah satu eksportir terbesar dunia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Eks Dirjen Minerba Diduga Rugikan Negara Rp5,7 Triliun dalam Korupsi Tambang Nikel

Pada komoditas lainnya, harga minyak mentah dunia dibuka menguat di perdagangan Rabu (16/8/2023) setelah turun lebih dari 1% di perdagangan hari sebelumnya, karena pasar dibebani oleh lemahnya data ekonomi Cina yang merupakan importir terbesar minyak dunia.

Harga minyak mentah WTI dibuka menguat 0,3% di USD81,23 per barel. Sedangkan minyak mentah brent dibuka terapresiasi 0,19% ke posisi USD85,2 per barel. Sebelumnya di perdagangan Selasa kemarin, WTI dan brent masing-masing ditutup koreksi 1,84% dan 1,36%.

Berbeda dengan dua komoditas lainnya, harga emas justru belum membaik. Di pasar spot harga emas pada Selasa (15/8/2023) ditutup di posisi USD1.901,56 per try ons, melemah 0,33%.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

DMO Batu Bara Baru 34 Juta Ton di Kuartal I-2023, Masih Jauh dari Target

Dalam dua hari terakhir, harga emas turun 0,62%. Sementara itu, harga emas juga belum membaik di perdagangan Rabu ini, yang melemah 0,02% ke level USD1.901,19 per try ons. Posisi ini adalah yang terlemah sejak 10 Maret 2023.



Sejumlah analis menilai, ekonomi Amerika Serikat (AS) masih menguat. Hal itu membuat The Fed akan sulit melunak, yang menyebabkan nilai dolar Amerika melambung dan harga emas semakin mahal.</content:encoded></item></channel></rss>
