<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puan Maharani Singgung Utang BUMN, Erick Thohir: Sudah Turun</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara perihal utang perusahaan pelat merah yang mendapat sorotan DPR RI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865699/puan-maharani-singgung-utang-bumn-erick-thohir-sudah-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865699/puan-maharani-singgung-utang-bumn-erick-thohir-sudah-turun"/><item><title>Puan Maharani Singgung Utang BUMN, Erick Thohir: Sudah Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865699/puan-maharani-singgung-utang-bumn-erick-thohir-sudah-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865699/puan-maharani-singgung-utang-bumn-erick-thohir-sudah-turun</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865699/puan-maharani-singgung-utang-bumn-erick-thohir-sudah-turun-Da9hrn5MZN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir sebut utang BUMN sudah turun. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865699/puan-maharani-singgung-utang-bumn-erick-thohir-sudah-turun-Da9hrn5MZN.jpeg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir sebut utang BUMN sudah turun. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5My81L3g4bjhncGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara perihal utang perusahaan pelat merah yang mendapat sorotan DPR RI.
Pinjaman itu sempat disinggung Ketua DPR RI, Puan Maharani, saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023-2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua DPR Soroti Dampak Utang BUMN bagi Masyarakat

Meski utang BUMN dianggap masalah dan menjadi prioritas lembaga legislatif untuk diselesaikan saat ini, Erick memastikan nominal pinjaman perseroan menurun dari 36% menjadi 35%.

&quot;Saya sudah paparkan utang BUMN turun 36% ke 35%,&quot; ucap Erick saat ditemui di gedung Parlemen, Rabu (16/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keuangan Berdarah-darah, Erick Thohir: BUMN Karya Masih Sehat

Menurutnya, komposisi utang BUMN saat ini masih dalam kategori aman atau sehat, meski jumlah pinjaman itu tercatat berada di kisaran Rp1.600 triliun per 2022.

Alasannya, tingkat ekuitas perusahaan masih lebih tinggi dibandingkan utang.



&quot;Saya pernah sampaikan total utang itu Rp1.600 triliun, total equity Rp3.200 triliun, Artinya apa? Sehat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BSI Bersama Relawan Bakti BUMN Siap Tuntaskan Misi Sosial di Aceh Timur



Adapun utang BUMN mengalami kenaikan, jika dibandingkan dengan periode 2021 lalu yakni Rp1.580 triliun.



&quot;Kalau kita sebagai pengusaha, milik usaha, utangnya berapa persen? 70%, equitynya 30%. Jadi (Sehat). Tadi pak Jokowi menekankan terus didorong melayani daripada rakyatnya, kita tidak pernah berbisnis sama rakyat,&quot; ucap dia.



Tak hanya itu, Erick berharap masyarakat tidak terbelenggu dengan isu utang BUMN saja. Namun juga melirik modal atau ekuitas yang dibukukan perusahaan saat ini.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI5My81L3g4bjhncGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara perihal utang perusahaan pelat merah yang mendapat sorotan DPR RI.
Pinjaman itu sempat disinggung Ketua DPR RI, Puan Maharani, saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023-2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua DPR Soroti Dampak Utang BUMN bagi Masyarakat

Meski utang BUMN dianggap masalah dan menjadi prioritas lembaga legislatif untuk diselesaikan saat ini, Erick memastikan nominal pinjaman perseroan menurun dari 36% menjadi 35%.

&quot;Saya sudah paparkan utang BUMN turun 36% ke 35%,&quot; ucap Erick saat ditemui di gedung Parlemen, Rabu (16/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keuangan Berdarah-darah, Erick Thohir: BUMN Karya Masih Sehat

Menurutnya, komposisi utang BUMN saat ini masih dalam kategori aman atau sehat, meski jumlah pinjaman itu tercatat berada di kisaran Rp1.600 triliun per 2022.

Alasannya, tingkat ekuitas perusahaan masih lebih tinggi dibandingkan utang.



&quot;Saya pernah sampaikan total utang itu Rp1.600 triliun, total equity Rp3.200 triliun, Artinya apa? Sehat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BSI Bersama Relawan Bakti BUMN Siap Tuntaskan Misi Sosial di Aceh Timur



Adapun utang BUMN mengalami kenaikan, jika dibandingkan dengan periode 2021 lalu yakni Rp1.580 triliun.



&quot;Kalau kita sebagai pengusaha, milik usaha, utangnya berapa persen? 70%, equitynya 30%. Jadi (Sehat). Tadi pak Jokowi menekankan terus didorong melayani daripada rakyatnya, kita tidak pernah berbisnis sama rakyat,&quot; ucap dia.



Tak hanya itu, Erick berharap masyarakat tidak terbelenggu dengan isu utang BUMN saja. Namun juga melirik modal atau ekuitas yang dibukukan perusahaan saat ini.</content:encoded></item></channel></rss>
