<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Bansos Cs Turun Jadi Rp493,5 Triliun, Kemiskinan Bisa Teratasi?</title><description>Anggaran perlinsos digelontorkan sebesar Rp493,5 triliun pada 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865801/anggaran-bansos-cs-turun-jadi-rp493-5-triliun-kemiskinan-bisa-teratasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865801/anggaran-bansos-cs-turun-jadi-rp493-5-triliun-kemiskinan-bisa-teratasi"/><item><title>Anggaran Bansos Cs Turun Jadi Rp493,5 Triliun, Kemiskinan Bisa Teratasi?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865801/anggaran-bansos-cs-turun-jadi-rp493-5-triliun-kemiskinan-bisa-teratasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/16/320/2865801/anggaran-bansos-cs-turun-jadi-rp493-5-triliun-kemiskinan-bisa-teratasi</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2023 20:16 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865801/anggaran-bansos-cs-turun-jadi-rp493-5-triliun-kemiskinan-bisa-teratasi-bEU9gdM5if.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran bansos Rp493,5 triliun pada 2024. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/320/2865801/anggaran-bansos-cs-turun-jadi-rp493-5-triliun-kemiskinan-bisa-teratasi-bEU9gdM5if.JPG</image><title>Anggaran bansos Rp493,5 triliun pada 2024. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM4OC81L3g4bXJxbjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menegaskan bahwa alokasi anggaran perlindungan sosial (Perlinsos) sebesar Rp493,5 triliun pada 2024 masih tidak akan berpengaruh dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Adapun sebelumnya anggaran usulan perlinsos pada 2024 sekitar Rp503,7 triliun hingga Rp546,9 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Kemiskinan, Presiden Kucurkan Rp493,5 Triliun untuk Bansos

Angka ini lebih besar dari anggaran yang ditetapkan saat ini.

&quot;Engga, karena kan kemiskinan ekstrem kita juga sudah turun,&quot; kata Suharso ketika ditemui Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Pasalnya kata Suharso, pihaknya lebih akan fokus peningkatan efektivitas terhadap penerima bantuan perlinsos.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Mudah Daftar dan Cek Penerima Bansos PKH dan BLT BPNT Agustus 2023&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi dengan kita investasi di regsosek ini kita harap mudah-mudahan penerima manfaatnya itu lebih akurat. Sehingga kita koreksi dan menurunkan sedikit anggarannya,&quot; katanya.

Kemudian, Suharso juga mengatakan penerima manfaat dari perlinsos tersebut tetap bahkan bisa berkurang.

Hal tersebut lantaran sejajar dengan jumlah kemiskinan ekstrem yang menurun.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bansos hingga BLT Cair, Masyarakat Nikmati Uang Negara Rp562,6 Triliun

Sementara itu, Suharso mengatakan bahwa jumlah kemiskinan Indonesia saat ini sudah mengalami penurunan.



&quot;Tahun lalu kita mencapai 9,5 dan triwulan pertama tahun 2023 ini kita menjadi 9,36%. Kemudian juga terkait kemiskinan extreme yang pada bulan Maret 2023 telah mencapai 1,12%. Jadi ada penurunan 0,62% dibandingkan tahun 2022,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM4OC81L3g4bXJxbjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menegaskan bahwa alokasi anggaran perlindungan sosial (Perlinsos) sebesar Rp493,5 triliun pada 2024 masih tidak akan berpengaruh dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Adapun sebelumnya anggaran usulan perlinsos pada 2024 sekitar Rp503,7 triliun hingga Rp546,9 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Kemiskinan, Presiden Kucurkan Rp493,5 Triliun untuk Bansos

Angka ini lebih besar dari anggaran yang ditetapkan saat ini.

&quot;Engga, karena kan kemiskinan ekstrem kita juga sudah turun,&quot; kata Suharso ketika ditemui Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Pasalnya kata Suharso, pihaknya lebih akan fokus peningkatan efektivitas terhadap penerima bantuan perlinsos.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Mudah Daftar dan Cek Penerima Bansos PKH dan BLT BPNT Agustus 2023&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi dengan kita investasi di regsosek ini kita harap mudah-mudahan penerima manfaatnya itu lebih akurat. Sehingga kita koreksi dan menurunkan sedikit anggarannya,&quot; katanya.

Kemudian, Suharso juga mengatakan penerima manfaat dari perlinsos tersebut tetap bahkan bisa berkurang.

Hal tersebut lantaran sejajar dengan jumlah kemiskinan ekstrem yang menurun.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bansos hingga BLT Cair, Masyarakat Nikmati Uang Negara Rp562,6 Triliun

Sementara itu, Suharso mengatakan bahwa jumlah kemiskinan Indonesia saat ini sudah mengalami penurunan.



&quot;Tahun lalu kita mencapai 9,5 dan triwulan pertama tahun 2023 ini kita menjadi 9,36%. Kemudian juga terkait kemiskinan extreme yang pada bulan Maret 2023 telah mencapai 1,12%. Jadi ada penurunan 0,62% dibandingkan tahun 2022,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
