<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah QRIS Tuntas Aman Digunakan?</title><description>Apakah QRIS Tuntas aman digunakan? QRIS Tuntas baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866597/apakah-qris-tuntas-aman-digunakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866597/apakah-qris-tuntas-aman-digunakan"/><item><title>Apakah QRIS Tuntas Aman Digunakan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866597/apakah-qris-tuntas-aman-digunakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866597/apakah-qris-tuntas-aman-digunakan</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866597/apakah-qris-tuntas-aman-digunakan-1QAZlVLDB0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apakah QRIS tuntas aman digunakan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866597/apakah-qris-tuntas-aman-digunakan-1QAZlVLDB0.jpg</image><title>Apakah QRIS tuntas aman digunakan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS8xLzE2NTEzNS81L3g4anoxamI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Apakah QRIS Tuntas aman digunakan? QRIS Tuntas baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia kemarin.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Dicky Kartikoyono menjelaskan, bahwa QRIS Tuntas telah melewati berbagai proses uji coba sebelum resmi diluncurkan.

BACA JUGA:
Simak Ya! Ini Biaya Admin QRIS untuk Transaksi Tarik dan Setor Tunai


&quot;Karena memang melewati proses. Diuji, kemudian kesiapan-kesiapan sistem, kesiapan-kesiapan dari model bisnisnya, kemudian tentunya teknologi yang digunakan oleh masing-masing PJB itu di standarisasi,&quot; jelas Dicky Kartikoyono, dikutip Jumat (18/8/2023).
Sebelum menghadirkan QRIS Tuntas, tentu terdapat serangkaian proses melalui sandbox yang dimiliki Bank Indonesia dan juga dibutuhkan teknologi yang cukup canggih agar bisa mengadopsi inovasi ini.

BACA JUGA:
Segini Biaya Admin QRIS untuk Transaksi Tarik dan Setor Tunai


First mover memiliki peranan penting dalam menjalankan inovasi yang telah dirancang. Pelayanan first mover dalam membantu menjalankan QRIS Tuntas selambat-lambatnya dilakukan pada awal September mendatang.
&quot;Makanya ada first mover, diharapkan September ini harapannya first mover sudah ada yang bisa mulai memberikan pelayanannya secara gradual harapannya PJB yang sudah siap bisa memberikan pelayanan terutama yang disebutkan oleh pak Gubernur (Bank Indonesia), sebanyak 16 PJB,&quot; kata Dicky Kartikoyono.
Keresahan perihal pembayaran menggunakan QR karena adanya sambungan  pada link yang muncul saat melakukan scan. Namun, ada perbedaan standar  scan QR di luar negeri dengan QRIS di Indonesia. Terutama soal keamanan.
Dijelaskan oleh Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia  Santoso Liem, bahwa QRIS Indonesia terdapat kode khusus yang dimiliki  masing-masing PJB. Standarisasi tersebut membuat link pada QRIS tidak  bisa dipalsukan.
&quot;QRIS yang dulu pernah didengar di beberapa negara jebol gitu ya, itu  karena sifatnya link. Artinya, scan QRIS akan connect dengan link nya,  link ini lah yang akhirnya dibikin fake. Jadi gampang sekali, kan  sekarang sudah muncul ya QR di scan begitu keluar link, satu website,  nah website ini lah, websitenya foster. Bedanya, QRIS Indonesia itu  sesuai dengan PJB yang menerbitkan. QRIS nya standar, sudah ditetapkan  di dalamnya ada kode kode. Kode bank yang memprovide ini, ada berapa  banyak acquiring nya (itu terlihat),&quot; jelas Santoso Liem.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS8xLzE2NTEzNS81L3g4anoxamI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Apakah QRIS Tuntas aman digunakan? QRIS Tuntas baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia kemarin.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Dicky Kartikoyono menjelaskan, bahwa QRIS Tuntas telah melewati berbagai proses uji coba sebelum resmi diluncurkan.

BACA JUGA:
Simak Ya! Ini Biaya Admin QRIS untuk Transaksi Tarik dan Setor Tunai


&quot;Karena memang melewati proses. Diuji, kemudian kesiapan-kesiapan sistem, kesiapan-kesiapan dari model bisnisnya, kemudian tentunya teknologi yang digunakan oleh masing-masing PJB itu di standarisasi,&quot; jelas Dicky Kartikoyono, dikutip Jumat (18/8/2023).
Sebelum menghadirkan QRIS Tuntas, tentu terdapat serangkaian proses melalui sandbox yang dimiliki Bank Indonesia dan juga dibutuhkan teknologi yang cukup canggih agar bisa mengadopsi inovasi ini.

BACA JUGA:
Segini Biaya Admin QRIS untuk Transaksi Tarik dan Setor Tunai


First mover memiliki peranan penting dalam menjalankan inovasi yang telah dirancang. Pelayanan first mover dalam membantu menjalankan QRIS Tuntas selambat-lambatnya dilakukan pada awal September mendatang.
&quot;Makanya ada first mover, diharapkan September ini harapannya first mover sudah ada yang bisa mulai memberikan pelayanannya secara gradual harapannya PJB yang sudah siap bisa memberikan pelayanan terutama yang disebutkan oleh pak Gubernur (Bank Indonesia), sebanyak 16 PJB,&quot; kata Dicky Kartikoyono.
Keresahan perihal pembayaran menggunakan QR karena adanya sambungan  pada link yang muncul saat melakukan scan. Namun, ada perbedaan standar  scan QR di luar negeri dengan QRIS di Indonesia. Terutama soal keamanan.
Dijelaskan oleh Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia  Santoso Liem, bahwa QRIS Indonesia terdapat kode khusus yang dimiliki  masing-masing PJB. Standarisasi tersebut membuat link pada QRIS tidak  bisa dipalsukan.
&quot;QRIS yang dulu pernah didengar di beberapa negara jebol gitu ya, itu  karena sifatnya link. Artinya, scan QRIS akan connect dengan link nya,  link ini lah yang akhirnya dibikin fake. Jadi gampang sekali, kan  sekarang sudah muncul ya QR di scan begitu keluar link, satu website,  nah website ini lah, websitenya foster. Bedanya, QRIS Indonesia itu  sesuai dengan PJB yang menerbitkan. QRIS nya standar, sudah ditetapkan  di dalamnya ada kode kode. Kode bank yang memprovide ini, ada berapa  banyak acquiring nya (itu terlihat),&quot; jelas Santoso Liem.</content:encoded></item></channel></rss>
