<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kualitas Udara Buruk, Abang Ojol: Masker Tidak Membantu</title><description>Pengemudi ojek online (Ojol) menjadi salah satu profesi yang terkena dampak buruk kualitas udara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866607/kualitas-udara-buruk-abang-ojol-masker-tidak-membantu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866607/kualitas-udara-buruk-abang-ojol-masker-tidak-membantu"/><item><title>Kualitas Udara Buruk, Abang Ojol: Masker Tidak Membantu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866607/kualitas-udara-buruk-abang-ojol-masker-tidak-membantu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866607/kualitas-udara-buruk-abang-ojol-masker-tidak-membantu</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Himayatul Azizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866607/kualitas-udara-buruk-abang-ojol-masker-tidak-membantu-8JelY2v8Cz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kualitas Udara Buruk Berdampak pada Ojek Online. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866607/kualitas-udara-buruk-abang-ojol-masker-tidak-membantu-8JelY2v8Cz.jpg</image><title>Kualitas Udara Buruk Berdampak pada Ojek Online. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTM1MS81L3g4bmFvb2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pengemudi ojek online (Ojol) menjadi salah satu profesi yang terkena dampak buruk kualitas udara tidak sehat di Jabodetabek. Pasalnya, abang ojol melakukan aktivitasnya di luar ruangan dan rentan terjangkit masalah pernapasan bila udara tidak sehat.
Melihat dari kualitas udara di Jabodetabek terkhusus Jakarta membuat para pengemudi was-was terhadap kesehatannya.

BACA JUGA:
Kualitas Udara Buruk di Jakarta, Pengusaha Kasih Izin Pekerja WFH?

Diketahui sudah terdapat beberapa pengemudi ojol yang terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk hingga demam. Hal ini dikarenakan pengemudi menerima orderan ketika kualita udara memburuk dari satu tempat ke tempat lainnya.
Bahkan masker sudah tidak dapat menanggkis penyakit yang ditimbulkan dari kualitas udara buruk di Jakarta.

BACA JUGA:
Kualitas Udara di Tangerang Buruk, WFH Bakal Diterapkan di Zona Terpilih

&quot;Meskipun rekan-rekan pengemudi ojol sudah menggunakan masker ketika beroperasinal, nyatanya tidak banyak membantu mengurangi dampak kualitas udara yang buruk sehingga banyak driver ojol yang mengalami gangguan pernapasan setelah melakukan operasional selama 10-12 jam,&quot; kata Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Igun Wicaksono ketika dihubungi Okezone.Maka dari itu, Igun meminta pemerintah untuk memperbaiki kualitas udara di Jabodetabek terkhusus di Jakarta.
Selain itu, Igun berharap terdapat solusi kesehatan bagi pengemudi ojol agar dapat melakukan operasional tanpa khawatir dampak dari kualitas udara buruk di Jakarta.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTM1MS81L3g4bmFvb2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pengemudi ojek online (Ojol) menjadi salah satu profesi yang terkena dampak buruk kualitas udara tidak sehat di Jabodetabek. Pasalnya, abang ojol melakukan aktivitasnya di luar ruangan dan rentan terjangkit masalah pernapasan bila udara tidak sehat.
Melihat dari kualitas udara di Jabodetabek terkhusus Jakarta membuat para pengemudi was-was terhadap kesehatannya.

BACA JUGA:
Kualitas Udara Buruk di Jakarta, Pengusaha Kasih Izin Pekerja WFH?

Diketahui sudah terdapat beberapa pengemudi ojol yang terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk hingga demam. Hal ini dikarenakan pengemudi menerima orderan ketika kualita udara memburuk dari satu tempat ke tempat lainnya.
Bahkan masker sudah tidak dapat menanggkis penyakit yang ditimbulkan dari kualitas udara buruk di Jakarta.

BACA JUGA:
Kualitas Udara di Tangerang Buruk, WFH Bakal Diterapkan di Zona Terpilih

&quot;Meskipun rekan-rekan pengemudi ojol sudah menggunakan masker ketika beroperasinal, nyatanya tidak banyak membantu mengurangi dampak kualitas udara yang buruk sehingga banyak driver ojol yang mengalami gangguan pernapasan setelah melakukan operasional selama 10-12 jam,&quot; kata Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Igun Wicaksono ketika dihubungi Okezone.Maka dari itu, Igun meminta pemerintah untuk memperbaiki kualitas udara di Jabodetabek terkhusus di Jakarta.
Selain itu, Igun berharap terdapat solusi kesehatan bagi pengemudi ojol agar dapat melakukan operasional tanpa khawatir dampak dari kualitas udara buruk di Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
