<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Gubernur BI ke Gen Z: Kalau Lihat Uang Ingat Perjuangan Pahlawan</title><description>Pesan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo untuk generasi muda RI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866675/pesan-gubernur-bi-ke-gen-z-kalau-lihat-uang-ingat-perjuangan-pahlawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866675/pesan-gubernur-bi-ke-gen-z-kalau-lihat-uang-ingat-perjuangan-pahlawan"/><item><title>Pesan Gubernur BI ke Gen Z: Kalau Lihat Uang Ingat Perjuangan Pahlawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866675/pesan-gubernur-bi-ke-gen-z-kalau-lihat-uang-ingat-perjuangan-pahlawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866675/pesan-gubernur-bi-ke-gen-z-kalau-lihat-uang-ingat-perjuangan-pahlawan</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866675/pesan-gubernur-bi-ke-gen-z-kalau-lihat-uang-ingat-perjuangan-pahlawan-c1fEN93e45.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pesan Gubernur BI untuk cintai rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866675/pesan-gubernur-bi-ke-gen-z-kalau-lihat-uang-ingat-perjuangan-pahlawan-c1fEN93e45.jpeg</image><title>Pesan Gubernur BI untuk cintai rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTM0My81L3g4bmFqaDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pesan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo untuk generasi muda RI. Dia membagikan tiga cara untuk mensyukuri dan mencintai uang Rupiah Indonesia. Pesan ini khususnya ditujukan bagi kaum milenial.
&quot;Cara menghadiahkan, bersyukur itu bagaimana. Cara bersyukur ono telu, ada tiga, cara memperingati kebanggaan dan kecintaan kepada Rupiah,&quot; ujar Perry dalam Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) di Jakarta, Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Patok Rupiah Rp15.000/USD pada 2024, Ternyata Masih Ada Hantu Global


Pertama, kalau melihat uang, Perry mengingatkan jangan sampai matanya 'hijau'.
&quot;Kalau lihat uang ini, timbulkan rasa di hati, I love this country. Lihat wajah-wajah beliau (pahlawan) di uang kertas. Coba diingat, proklamator kita Bung Karno berjuang dari Mojokerto ke Surabaya, ke ITB dapat insinyur, dan bersama tokoh politik memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,&quot; ungkap Perry.

BACA JUGA:
Rupiah Menguat Tekan Dolar AS ke Rp15.281/USD Jelang HUT Kemerdekaan


Tak hanya itu, dia pun mencontohkan teladan Bung Hatta yang belajar perdagangan internasional di Rotterdam, dan menulis untuk menginspirasi semangat kemerdekaan. Dengan merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan ini, itulah wujud cinta Rupiah.
&quot;Yang kedua adalah bangga bahwa Rupiah ini adalah yang terbaik di  seluruh dunia. Ini bangga karena juga aman, Kasad memastikan dan  mendistribusikan semuanya,&quot; sambung Perry.
Cara yang ketiga, sebut dia, adalah memahami Rupiah itu sendiri.
&quot;Para milenial, pahami Rupiah. Caranya satu, boleh YOLO (you only  live once), tapi harus punya cita-cita, seperti para pejuang kita,&quot;  ungkap Perry.
Dia pun berpesan, kalaupun mereka mendapat uang saku, sebaiknya  disisihkan sebagian untuk menabung, dan belanja juga yang sesuai  kepantasan.
&quot;Ketiga, terus maju untuk menjadi tokoh-tokoh nasional,&quot; tandas Perry.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTM0My81L3g4bmFqaDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pesan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo untuk generasi muda RI. Dia membagikan tiga cara untuk mensyukuri dan mencintai uang Rupiah Indonesia. Pesan ini khususnya ditujukan bagi kaum milenial.
&quot;Cara menghadiahkan, bersyukur itu bagaimana. Cara bersyukur ono telu, ada tiga, cara memperingati kebanggaan dan kecintaan kepada Rupiah,&quot; ujar Perry dalam Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) di Jakarta, Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Patok Rupiah Rp15.000/USD pada 2024, Ternyata Masih Ada Hantu Global


Pertama, kalau melihat uang, Perry mengingatkan jangan sampai matanya 'hijau'.
&quot;Kalau lihat uang ini, timbulkan rasa di hati, I love this country. Lihat wajah-wajah beliau (pahlawan) di uang kertas. Coba diingat, proklamator kita Bung Karno berjuang dari Mojokerto ke Surabaya, ke ITB dapat insinyur, dan bersama tokoh politik memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,&quot; ungkap Perry.

BACA JUGA:
Rupiah Menguat Tekan Dolar AS ke Rp15.281/USD Jelang HUT Kemerdekaan


Tak hanya itu, dia pun mencontohkan teladan Bung Hatta yang belajar perdagangan internasional di Rotterdam, dan menulis untuk menginspirasi semangat kemerdekaan. Dengan merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan ini, itulah wujud cinta Rupiah.
&quot;Yang kedua adalah bangga bahwa Rupiah ini adalah yang terbaik di  seluruh dunia. Ini bangga karena juga aman, Kasad memastikan dan  mendistribusikan semuanya,&quot; sambung Perry.
Cara yang ketiga, sebut dia, adalah memahami Rupiah itu sendiri.
&quot;Para milenial, pahami Rupiah. Caranya satu, boleh YOLO (you only  live once), tapi harus punya cita-cita, seperti para pejuang kita,&quot;  ungkap Perry.
Dia pun berpesan, kalaupun mereka mendapat uang saku, sebaiknya  disisihkan sebagian untuk menabung, dan belanja juga yang sesuai  kepantasan.
&quot;Ketiga, terus maju untuk menjadi tokoh-tokoh nasional,&quot; tandas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
