<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Siapkan 12 Solusi Atasi Polusi Udara</title><description>Pemerintan menyiapkan 12 solusi mengatasi polusi udara yang memburuk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866775/pemerintah-siapkan-12-solusi-atasi-polusi-udara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866775/pemerintah-siapkan-12-solusi-atasi-polusi-udara"/><item><title>Pemerintah Siapkan 12 Solusi Atasi Polusi Udara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866775/pemerintah-siapkan-12-solusi-atasi-polusi-udara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866775/pemerintah-siapkan-12-solusi-atasi-polusi-udara</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866775/pemerintah-siapkan-12-solusi-atasi-polusi-udara-09xYWEb56Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Solusi memburuknya polusi udara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866775/pemerintah-siapkan-12-solusi-atasi-polusi-udara-09xYWEb56Y.jpg</image><title>Solusi memburuknya polusi udara (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3My81L3g4bmJmZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintan menyiapkan 12 solusi mengatasi polusi udara yang memburuk. Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil setidaknya ada 10-12 solusi untuk atasi polusi udara yang belakangan ini menjadi perhatian publik.
Adapun solusi tersebut dihasilkan setelah Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA:
Kurangi Polusi Udara, Heru Budi Wajibkan Eselon IV ke Atas Pakai Motor Listrik


&quot;Tadi rapat dipimpin langsung pak Menko. Ini menerjemahkan arahan pak Presiden di Istana, nanti akhir bulan dilaporkan hasil rencana aksi, ada 10-12, multidimensi kementerian lembga dan 3 Pemerintah Provinsi untuk gerak bersama di Jabodetabek,&quot; katanya ditemui di Kantor Kemenko Marves.

BACA JUGA:
Wali Kota M Idris Klaim Depok Aman dari Polusi Udara 


Ridwan Kamil mengatakan 10-12 rencana aksi tersebut meliputi evaluasi dampak dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), evaluasi jumlah kendaraan bermotor.
&quot;Karena hasil kajiannya PM 2.5 75% dari kendaraan, itu zat paling berbahaya. Sementara itu wacana di masyarakat kan nyalahin PLTU ya sementara itu cuma 25% dari kajian yang ada,&quot; kataya.
Kemudian kata Kang Emil sapaan akrabnya yaitu pengurangan mobilitas  itu menggunakan skema work from home. Ia mengatakan skema ini akan  dimulai dari pegawai negeri sipil.
Lalu ada penggalakan penggunaan kendaraan listrik, kemudian meminta industri dan mall untuk tidak menggunakan listrik pribadi.
&quot;Kan suka dilihat bikin listrik sendiri pakai genset, karena harga  lebih murah. Kita meminta PLN untuk diskon agar listrik bisa diserfikasi  PLN,&quot; katanya.
Lebih lanjut, Kang Emil juga mengatakan pemerintah mendorong adanya  penguatan di sektor transportasi publik serta regulasi-regulasi terkait  dengan bagi kendaraan listrik. Serta rekayasa cuaca dan memberikan  scraber atau peredam polusi pada industri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3My81L3g4bmJmZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintan menyiapkan 12 solusi mengatasi polusi udara yang memburuk. Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil setidaknya ada 10-12 solusi untuk atasi polusi udara yang belakangan ini menjadi perhatian publik.
Adapun solusi tersebut dihasilkan setelah Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA:
Kurangi Polusi Udara, Heru Budi Wajibkan Eselon IV ke Atas Pakai Motor Listrik


&quot;Tadi rapat dipimpin langsung pak Menko. Ini menerjemahkan arahan pak Presiden di Istana, nanti akhir bulan dilaporkan hasil rencana aksi, ada 10-12, multidimensi kementerian lembga dan 3 Pemerintah Provinsi untuk gerak bersama di Jabodetabek,&quot; katanya ditemui di Kantor Kemenko Marves.

BACA JUGA:
Wali Kota M Idris Klaim Depok Aman dari Polusi Udara 


Ridwan Kamil mengatakan 10-12 rencana aksi tersebut meliputi evaluasi dampak dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), evaluasi jumlah kendaraan bermotor.
&quot;Karena hasil kajiannya PM 2.5 75% dari kendaraan, itu zat paling berbahaya. Sementara itu wacana di masyarakat kan nyalahin PLTU ya sementara itu cuma 25% dari kajian yang ada,&quot; kataya.
Kemudian kata Kang Emil sapaan akrabnya yaitu pengurangan mobilitas  itu menggunakan skema work from home. Ia mengatakan skema ini akan  dimulai dari pegawai negeri sipil.
Lalu ada penggalakan penggunaan kendaraan listrik, kemudian meminta industri dan mall untuk tidak menggunakan listrik pribadi.
&quot;Kan suka dilihat bikin listrik sendiri pakai genset, karena harga  lebih murah. Kita meminta PLN untuk diskon agar listrik bisa diserfikasi  PLN,&quot; katanya.
Lebih lanjut, Kang Emil juga mengatakan pemerintah mendorong adanya  penguatan di sektor transportasi publik serta regulasi-regulasi terkait  dengan bagi kendaraan listrik. Serta rekayasa cuaca dan memberikan  scraber atau peredam polusi pada industri.</content:encoded></item></channel></rss>
