<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tekan Polusi Udara, Ridwal Kamil: Ada Wacana Insentif Kendaraan Motor Konversi Jadi Rp10 Juta</title><description>Pemerintah menyiapkan solusi untuk menekan polusi udara yang semakin memburuk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866836/tekan-polusi-udara-ridwal-kamil-ada-wacana-insentif-kendaraan-motor-konversi-jadi-rp10-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866836/tekan-polusi-udara-ridwal-kamil-ada-wacana-insentif-kendaraan-motor-konversi-jadi-rp10-juta"/><item><title>Tekan Polusi Udara, Ridwal Kamil: Ada Wacana Insentif Kendaraan Motor Konversi Jadi Rp10 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866836/tekan-polusi-udara-ridwal-kamil-ada-wacana-insentif-kendaraan-motor-konversi-jadi-rp10-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866836/tekan-polusi-udara-ridwal-kamil-ada-wacana-insentif-kendaraan-motor-konversi-jadi-rp10-juta</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866836/tekan-polusi-udara-ridwal-kamil-ada-wacana-insentif-kendaraan-motor-konversi-jadi-rp10-juta-4lLUTBrkz4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Insentif motor listrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866836/tekan-polusi-udara-ridwal-kamil-ada-wacana-insentif-kendaraan-motor-konversi-jadi-rp10-juta-4lLUTBrkz4.jpg</image><title>Insentif motor listrik (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3My81L3g4bmJmZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan solusi untuk menekan polusi udara yang semakin memburuk. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) mengatakan bahwa pemerintah tengah serius dalam mengatasi permasalahan polusi udara yang belakangan ini menjadi perhatian publik.
Salah satu upaya pemerintah yakni mendorong penggunaan kendaraan listrik. Ridwan mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tengah mewacanakan adanya penambahan insentif bagi motor konversi menjadi Rp10 juta. Di mana insentif bagi kendaraan motor konversi sebelumnya hanya mendapatkan Rp7 juta.

BACA JUGA:
Polusi Udara di Jabodetabek, Ayu Ting Ting: Harus Pakai Masker Lagi

&quot;Penguatan kendaraan listrik, ada wacana insentif dari Rp7 juta ke Rp10 juta, untuk motor listrik konversi, mempermudah urusan,&quot; katanya saat ditemui usai Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA:
Pemerintah Siapkan 12 Solusi Atasi Polusi Udara


Kemudian opsi lainnya kata RK yakni meminta industri dan mall untuk tidak menggunakan listrik pribadi. Sebab kata RK ada dugaan industri bahkan mall membuat bahan bakar sendiri agar lebih murah.
&quot;Kan suka dilihat bikin listrik sendiri pakai genset, karena harga lebih murah. Kita meminta PLN untuk diskon agar listrik bisa diserfikasi PLN,&quot; katanya.
Adapun perihal kawasan Industri, RK mengatakan pemerintah meminta pihak industri untuk menggunakan scraber atau peredam polusi.
&quot;Cerobong itu dikasih peredam yang membuat partikelnya itu tidak ke  udara dan jadi cairan yang bisa dikonversi. Jadijangka pendek scrubber  jadi solusii, minimal sekian persen yang tadinya asep langsung ke atas  akan diredam jadi cairan,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xOC8xLzE2OTM3My81L3g4bmJmZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan solusi untuk menekan polusi udara yang semakin memburuk. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) mengatakan bahwa pemerintah tengah serius dalam mengatasi permasalahan polusi udara yang belakangan ini menjadi perhatian publik.
Salah satu upaya pemerintah yakni mendorong penggunaan kendaraan listrik. Ridwan mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tengah mewacanakan adanya penambahan insentif bagi motor konversi menjadi Rp10 juta. Di mana insentif bagi kendaraan motor konversi sebelumnya hanya mendapatkan Rp7 juta.

BACA JUGA:
Polusi Udara di Jabodetabek, Ayu Ting Ting: Harus Pakai Masker Lagi

&quot;Penguatan kendaraan listrik, ada wacana insentif dari Rp7 juta ke Rp10 juta, untuk motor listrik konversi, mempermudah urusan,&quot; katanya saat ditemui usai Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA:
Pemerintah Siapkan 12 Solusi Atasi Polusi Udara


Kemudian opsi lainnya kata RK yakni meminta industri dan mall untuk tidak menggunakan listrik pribadi. Sebab kata RK ada dugaan industri bahkan mall membuat bahan bakar sendiri agar lebih murah.
&quot;Kan suka dilihat bikin listrik sendiri pakai genset, karena harga lebih murah. Kita meminta PLN untuk diskon agar listrik bisa diserfikasi PLN,&quot; katanya.
Adapun perihal kawasan Industri, RK mengatakan pemerintah meminta pihak industri untuk menggunakan scraber atau peredam polusi.
&quot;Cerobong itu dikasih peredam yang membuat partikelnya itu tidak ke  udara dan jadi cairan yang bisa dikonversi. Jadijangka pendek scrubber  jadi solusii, minimal sekian persen yang tadinya asep langsung ke atas  akan diredam jadi cairan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
