<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengoperasian LRT Jabodebek Mundur Lagi ke 30 Agustus 2023</title><description>Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan rencananya pengoperasian LRT Jabodebek akan diresmikan pada 30 Agustus 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866994/pengoperasian-lrt-jabodebek-mundur-lagi-ke-30-agustus-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866994/pengoperasian-lrt-jabodebek-mundur-lagi-ke-30-agustus-2023"/><item><title>Pengoperasian LRT Jabodebek Mundur Lagi ke 30 Agustus 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866994/pengoperasian-lrt-jabodebek-mundur-lagi-ke-30-agustus-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2866994/pengoperasian-lrt-jabodebek-mundur-lagi-ke-30-agustus-2023</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866994/pengoperasian-lrt-jabodebek-mundur-lagi-ke-30-agustus-2023-bvNXEHvYaB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT Jabodebek. (Foto: LRT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2866994/pengoperasian-lrt-jabodebek-mundur-lagi-ke-30-agustus-2023-bvNXEHvYaB.jpg</image><title>LRT Jabodebek. (Foto: LRT)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan rencananya pengoperasian LRT Jabodebek akan diresmikan pada 30 Agustus 2023.
Pengoperasian tersebut mundur dari sebelumnya direncanakan pada 26 Agustus 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tarif LRT Jabodebek Ditetapkan Segini, Murah atau Mahal?

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal mengatakan mundurnya peresmian tersebut lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berada di Indonesia pada tanggal tersebut.
&quot;Rencana tanggal 26 Agustus akan diresmikan oleh pak Jokowi. Pak Jokowi tanggal 26 kayaknya tidak di sini, baru direncanakan tanggal 30 Agustus,&quot; kata Risal di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (18/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Stasiun dan Jam Operasi LRT Jabodebek

Risal menegaskan bahwa kemungkinan mundurnya operasional tersebut bukan lantaran adanya permasalahan pada LRT Jabodebek, melainkan dari jadwal Presiden Jokowi saja yang tidak cocok.
&quot;Tidak ada masalah di kereta, masalah waktu aja beliau meresmikan. Semuanya masih rencana. Masih ada level yang memutuskan oke tanggal 30 (Agustus),&quot; katanya.&quot;Nanti keputusan pastinya kalau sudah terima undangan,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jadwal Operasional LRT Jabodebek Molor Lagi, Ada Apa?

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan bahwa peresmian LRT Jabodebek akan dilakukan pada akhir Agustus 2023 ini.
Menurut Jokowi yang terpenting dalam operasional LRT fokus diutamakan adalah keamanan dan keselamatan.
Terkait sertifikasi, dirinya menyebut hal tersebut merupakan hal teknis. Meski begitu, Jokowi mengatakan bahwa peresmian LRT tidak akan berbarengan dengan kereta cepat.
&quot;Akhir bulan Insya Allah sudah di operasikan. Kemungkinan Insyaallah 26 Agustus,&quot; kata Jokowi di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta.
&quot;Nda (berbarengan), kereta cepat mungkin kita akan coba lagi di September begitu siap semuanya juga segera di operasikan.&quot;
Jokowi menilai pengoperasian LRT maupun kereta cepat akan lebih baik jika dilakukan dalam waktu dekat.
Sebab, katanya, hal itu dilakukan untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara di Jakarta.
&quot;Semakin cepat di operasikan semakin baik karena kita tahu tiap hari kita ini menghadapi kemacetan, tiap hari kita juga menghadapi polusi. Jadi perpindahan dari moda transportasi mobil pribadi kemudian tranportasi masal itu yang kita harapkan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan rencananya pengoperasian LRT Jabodebek akan diresmikan pada 30 Agustus 2023.
Pengoperasian tersebut mundur dari sebelumnya direncanakan pada 26 Agustus 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tarif LRT Jabodebek Ditetapkan Segini, Murah atau Mahal?

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal mengatakan mundurnya peresmian tersebut lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berada di Indonesia pada tanggal tersebut.
&quot;Rencana tanggal 26 Agustus akan diresmikan oleh pak Jokowi. Pak Jokowi tanggal 26 kayaknya tidak di sini, baru direncanakan tanggal 30 Agustus,&quot; kata Risal di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (18/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Stasiun dan Jam Operasi LRT Jabodebek

Risal menegaskan bahwa kemungkinan mundurnya operasional tersebut bukan lantaran adanya permasalahan pada LRT Jabodebek, melainkan dari jadwal Presiden Jokowi saja yang tidak cocok.
&quot;Tidak ada masalah di kereta, masalah waktu aja beliau meresmikan. Semuanya masih rencana. Masih ada level yang memutuskan oke tanggal 30 (Agustus),&quot; katanya.&quot;Nanti keputusan pastinya kalau sudah terima undangan,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jadwal Operasional LRT Jabodebek Molor Lagi, Ada Apa?

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan bahwa peresmian LRT Jabodebek akan dilakukan pada akhir Agustus 2023 ini.
Menurut Jokowi yang terpenting dalam operasional LRT fokus diutamakan adalah keamanan dan keselamatan.
Terkait sertifikasi, dirinya menyebut hal tersebut merupakan hal teknis. Meski begitu, Jokowi mengatakan bahwa peresmian LRT tidak akan berbarengan dengan kereta cepat.
&quot;Akhir bulan Insya Allah sudah di operasikan. Kemungkinan Insyaallah 26 Agustus,&quot; kata Jokowi di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta.
&quot;Nda (berbarengan), kereta cepat mungkin kita akan coba lagi di September begitu siap semuanya juga segera di operasikan.&quot;
Jokowi menilai pengoperasian LRT maupun kereta cepat akan lebih baik jika dilakukan dalam waktu dekat.
Sebab, katanya, hal itu dilakukan untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara di Jakarta.
&quot;Semakin cepat di operasikan semakin baik karena kita tahu tiap hari kita ini menghadapi kemacetan, tiap hari kita juga menghadapi polusi. Jadi perpindahan dari moda transportasi mobil pribadi kemudian tranportasi masal itu yang kita harapkan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
