<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Menipis, Moratorium Nikel Bakal Jadi Solusi?   </title><description>Kementerian ESDM mengungkapkan rencana moratorium smelter nikel saat ini masih berbentuk imbauan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2867051/cadangan-menipis-moratorium-nikel-bakal-jadi-solusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2867051/cadangan-menipis-moratorium-nikel-bakal-jadi-solusi"/><item><title>Cadangan Menipis, Moratorium Nikel Bakal Jadi Solusi?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2867051/cadangan-menipis-moratorium-nikel-bakal-jadi-solusi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/18/320/2867051/cadangan-menipis-moratorium-nikel-bakal-jadi-solusi</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2023 19:26 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2867051/cadangan-menipis-moratorium-nikel-bakal-jadi-solusi-Ov9yfRtyU0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cadangan nikel disebut menipis. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/320/2867051/cadangan-menipis-moratorium-nikel-bakal-jadi-solusi-Ov9yfRtyU0.jpg</image><title>Cadangan nikel disebut menipis. (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Kementerian ESDM mengungkapkan rencana moratorium smelter nikel saat ini masih berbentuk imbauan.
Staf Khusus Menteri ESDM, Irwandy Arif mengungkapkan rencana moratorium masih berbentuk imbauan oleh Menteri ESDM.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Hanya Nikel, Kini Jokowi Bidik Hilirisasi Rumput Laut

Dijelaskan Irwandy, imbauan tersebut menimbang konsumsi bijih nikel khususnya untuk jenis nikel kadar tinggi atau saprolit dalam negeri semakin tinggi dan harus diperhatikan.
&amp;ldquo;Belum (ada moratorium), baru imbauan saja dari Pak Menteri (Arifin Tasrif). Karena memang konsumsi bijih saprolitnya luar biasa, ini yang harus kita perhatikan. Tapi yang sudah disetujui saya kira tetap jalan ya terutama yang masih dalam program strategis nasional,&amp;rdquo; jelasnya saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kejagung Copot 3 Jaksa Diduga Terima Suap Kasus Ore Nikel

Sebagaimana tengah ramai diberitakan, rencana moratorium ini kembali mencuat seiring semakin menipisnya cadangan nikel khususnya saprolit dalam negeri yang terhitung estimasinya oleh kementerian ESDM paling lama hingga 15 tahun mendatang.&amp;ldquo;Ya kita tetap itu, bahwa harus tetap dibatasi. jadi baru imbauan. Kira-kira kalau kita hitung-hitung secara kasar (cadangan nikel) 10-15 tahun. Tapi yang saya bilang tadi, ini sangat dinamis tergantung kegiatan eksplorasi kita penemuan cadangan baru, kemudian pemanfaatan limonit selain saprolit,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Pejabat Kementerian ESDM Jadi Tersangka Kasus Tambang Ore Nikel&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada kesempatan terpisah, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa pihaknya sudah mengimbau untuk tidak ada lagi investasi yang masuk dalam pembangunan smelter nikel baru berteknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF).
Khususnya yang menghasilkan produk olahan nikel kelas dua berupa NPI dan FeNi.
&quot;Sudah diimbau. Sementara ini sudah dihimbau untuk tidak lagi menginvestasikan ke situ,&quot; kata Arifin ditemui di Gedung Kementerian ESDM.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kementerian ESDM mengungkapkan rencana moratorium smelter nikel saat ini masih berbentuk imbauan.
Staf Khusus Menteri ESDM, Irwandy Arif mengungkapkan rencana moratorium masih berbentuk imbauan oleh Menteri ESDM.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Hanya Nikel, Kini Jokowi Bidik Hilirisasi Rumput Laut

Dijelaskan Irwandy, imbauan tersebut menimbang konsumsi bijih nikel khususnya untuk jenis nikel kadar tinggi atau saprolit dalam negeri semakin tinggi dan harus diperhatikan.
&amp;ldquo;Belum (ada moratorium), baru imbauan saja dari Pak Menteri (Arifin Tasrif). Karena memang konsumsi bijih saprolitnya luar biasa, ini yang harus kita perhatikan. Tapi yang sudah disetujui saya kira tetap jalan ya terutama yang masih dalam program strategis nasional,&amp;rdquo; jelasnya saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kejagung Copot 3 Jaksa Diduga Terima Suap Kasus Ore Nikel

Sebagaimana tengah ramai diberitakan, rencana moratorium ini kembali mencuat seiring semakin menipisnya cadangan nikel khususnya saprolit dalam negeri yang terhitung estimasinya oleh kementerian ESDM paling lama hingga 15 tahun mendatang.&amp;ldquo;Ya kita tetap itu, bahwa harus tetap dibatasi. jadi baru imbauan. Kira-kira kalau kita hitung-hitung secara kasar (cadangan nikel) 10-15 tahun. Tapi yang saya bilang tadi, ini sangat dinamis tergantung kegiatan eksplorasi kita penemuan cadangan baru, kemudian pemanfaatan limonit selain saprolit,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Pejabat Kementerian ESDM Jadi Tersangka Kasus Tambang Ore Nikel&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada kesempatan terpisah, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa pihaknya sudah mengimbau untuk tidak ada lagi investasi yang masuk dalam pembangunan smelter nikel baru berteknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF).
Khususnya yang menghasilkan produk olahan nikel kelas dua berupa NPI dan FeNi.
&quot;Sudah diimbau. Sementara ini sudah dihimbau untuk tidak lagi menginvestasikan ke situ,&quot; kata Arifin ditemui di Gedung Kementerian ESDM.</content:encoded></item></channel></rss>
