<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tantangan UMKM Berjualan di Depan Indomaret dan Alfamart</title><description>Berjualan di depan Indomaret atau Alfamart memiliki sederet tantangan tersendiri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/455/2867023/tantangan-umkm-berjualan-di-depan-indomaret-dan-alfamart</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/455/2867023/tantangan-umkm-berjualan-di-depan-indomaret-dan-alfamart"/><item><title>Tantangan UMKM Berjualan di Depan Indomaret dan Alfamart</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/455/2867023/tantangan-umkm-berjualan-di-depan-indomaret-dan-alfamart</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/455/2867023/tantangan-umkm-berjualan-di-depan-indomaret-dan-alfamart</guid><pubDate>Sabtu 19 Agustus 2023 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/455/2867023/tantangan-umkm-berjualan-di-depan-indomaret-dan-alfamart-dGh9LjHLaA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tantangan UMKM jualan di depan Indomaret dan alfamart (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/455/2867023/tantangan-umkm-berjualan-di-depan-indomaret-dan-alfamart-dGh9LjHLaA.jpg</image><title>Tantangan UMKM jualan di depan Indomaret dan alfamart (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNC8xLzE2NzE4MS81L3g4bHJkcGI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Berjualan di depan Indomaret atau Alfamart memiliki sederet tantangan tersendiri.
Indomaret maupun Alfamart sudah sedari dulu mempersilakan UMKM untuk berjualan di lahan mereka. Bahkan tidak hanya dipersilakan, mereka akan memfasilitasi para UMKM tersebut dengan gerobak dan kebutuhan-kebutuhan lain seperti akses ke listrik dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Gelar UMKM Milenium, Yusuf Lakaseng: Partai Perindo Selalu Peduli Rakyat Kecil


Pelaku UMKM hanya perlu membayar uang setoran bulanan untuk bisa menerima fasilitas tadi, beserta tempat yang cukup strategis untuk berjualan.

BACA JUGA:
HUT Ke-78 RI, Partai Perindo Gelar Milenium Festival UMKM di Kota Palu


Namun, di samping segala kemudahan yang didapat. Berjualan di depan minimarket yang banyak disinggahi orang-orang tidak serta merta membuat pelaku UMKM bisa mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlakunya dengan mudah.
Beberapa tantangan pelaku UMKM yang berjualan di depan Indomaret atau Alfamart adalah sebagai berikut:
Pertama, pelaku UMKM tersebut ditantang untuk bisa menyesuaikan ritme  kerja mereka dengan minimarket tempat mereka berjualan. Artinya mereka  tidak bisa terus buka ketika minimarketnya sudah tutup. Sedangkan siapa  yang tahu jika ternyata mereka butuh pemasukan lebih dengan berjualan  lebih lama.
Kedua, beberapa minimarket bisa menaikkan harga sewa lapak secara  sepihak. Hal ini akan membuat pelaku UMKM merasa dirugikan. Mereka akan  dipaksa menentukan apakah mereka harus menaikkan harga jual dengan  risiko kehilangan pelanggan, atau tetap menjual produk mereka dengan  harga yang sama dengan mengorbankan penghasilan mereka yang berkurang.
Baca selengkapnya: Kenapa Banyak Pedagang Kaki Lima yang Menyerah  Jualan di Teras Indomaret dan Alfamart? Ternyata Ini Penyebabnya


</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNC8xLzE2NzE4MS81L3g4bHJkcGI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Berjualan di depan Indomaret atau Alfamart memiliki sederet tantangan tersendiri.
Indomaret maupun Alfamart sudah sedari dulu mempersilakan UMKM untuk berjualan di lahan mereka. Bahkan tidak hanya dipersilakan, mereka akan memfasilitasi para UMKM tersebut dengan gerobak dan kebutuhan-kebutuhan lain seperti akses ke listrik dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Gelar UMKM Milenium, Yusuf Lakaseng: Partai Perindo Selalu Peduli Rakyat Kecil


Pelaku UMKM hanya perlu membayar uang setoran bulanan untuk bisa menerima fasilitas tadi, beserta tempat yang cukup strategis untuk berjualan.

BACA JUGA:
HUT Ke-78 RI, Partai Perindo Gelar Milenium Festival UMKM di Kota Palu


Namun, di samping segala kemudahan yang didapat. Berjualan di depan minimarket yang banyak disinggahi orang-orang tidak serta merta membuat pelaku UMKM bisa mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlakunya dengan mudah.
Beberapa tantangan pelaku UMKM yang berjualan di depan Indomaret atau Alfamart adalah sebagai berikut:
Pertama, pelaku UMKM tersebut ditantang untuk bisa menyesuaikan ritme  kerja mereka dengan minimarket tempat mereka berjualan. Artinya mereka  tidak bisa terus buka ketika minimarketnya sudah tutup. Sedangkan siapa  yang tahu jika ternyata mereka butuh pemasukan lebih dengan berjualan  lebih lama.
Kedua, beberapa minimarket bisa menaikkan harga sewa lapak secara  sepihak. Hal ini akan membuat pelaku UMKM merasa dirugikan. Mereka akan  dipaksa menentukan apakah mereka harus menaikkan harga jual dengan  risiko kehilangan pelanggan, atau tetap menjual produk mereka dengan  harga yang sama dengan mengorbankan penghasilan mereka yang berkurang.
Baca selengkapnya: Kenapa Banyak Pedagang Kaki Lima yang Menyerah  Jualan di Teras Indomaret dan Alfamart? Ternyata Ini Penyebabnya


</content:encoded></item></channel></rss>
