<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kualitas Udara di Jakarta Buruk, Pengunjung Mal Tetap Ramai?</title><description>Kualitas udara di Jakarta sangat buruk. Bahkan menjadi kota paling tercemar di dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/470/2866608/kualitas-udara-di-jakarta-buruk-pengunjung-mal-tetap-ramai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/470/2866608/kualitas-udara-di-jakarta-buruk-pengunjung-mal-tetap-ramai"/><item><title>Kualitas Udara di Jakarta Buruk, Pengunjung Mal Tetap Ramai?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/470/2866608/kualitas-udara-di-jakarta-buruk-pengunjung-mal-tetap-ramai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/19/470/2866608/kualitas-udara-di-jakarta-buruk-pengunjung-mal-tetap-ramai</guid><pubDate>Sabtu 19 Agustus 2023 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/18/470/2866608/kualitas-udara-di-jakarta-buruk-pengunjung-mal-tetap-ramai-lcAbDdiLhG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kualitas Udara di Jabodetabek Buruk. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/18/470/2866608/kualitas-udara-di-jakarta-buruk-pengunjung-mal-tetap-ramai-lcAbDdiLhG.jpg</image><title>Kualitas Udara di Jabodetabek Buruk. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTM1MS81L3g4bmFvb2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kualitas udara di Jakarta sangat buruk. Bahkan menjadi kota paling tercemar di dunia.
Meski demikian aktivitas masyarakat Ibu Kota tetap berjalan normal dan sulit bila harus dihentikan. Misalnya saja jumlah pengunjung mal yang tetap ramai meski udara di Jakarta buruk.

BACA JUGA:
Kualitas Udara Buruk, Abang Ojol: Masker Tidak Membantu

Wakil Sekretaris Jenderal APPBI Kantoro Permadi mengaku tidak dapat menanggapi perihal kualitas udara yang buruk terhadap jumlah pengunjung.
&quot;Saya tidak bisa komen karena bukan yang berkompeten juga untuk memverify soal kualitas udara buruk. Apalagi korelasinya terhadap jumlah pengunjung,&quot; kata Kantoro Permadi kepada Okezone.

BACA JUGA:
Kualitas Udara Buruk di Jakarta, Pengusaha Kasih Izin Pekerja WFH?

Namun terpantau mal tetap ramai dan kuantitas pengunjung pada pusat perbelanjaan dan masih dalam perkembangan yang positif.
&quot;Sejauh ini yg menjadi pantauan kita, (pengunjung) masih menunjukan positif growth dari sejak pandemi berakhir,&quot; jelasnya saat di wawancara.Kemudian untuk banyak pusat perbelanjaan seperti mal dengan karakterisik indoor, tidak terdapat adanya keluhan soal kualitas udara ini.
&quot;Yang pasti tidak ada keluhan ataupun bahasan dari tenant kami perihal itu karena kan memang kebetulan mal kami (Grand Indonesia) karakternya indoor,&quot; ucap Kantoro Permadi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTM1MS81L3g4bmFvb2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kualitas udara di Jakarta sangat buruk. Bahkan menjadi kota paling tercemar di dunia.
Meski demikian aktivitas masyarakat Ibu Kota tetap berjalan normal dan sulit bila harus dihentikan. Misalnya saja jumlah pengunjung mal yang tetap ramai meski udara di Jakarta buruk.

BACA JUGA:
Kualitas Udara Buruk, Abang Ojol: Masker Tidak Membantu

Wakil Sekretaris Jenderal APPBI Kantoro Permadi mengaku tidak dapat menanggapi perihal kualitas udara yang buruk terhadap jumlah pengunjung.
&quot;Saya tidak bisa komen karena bukan yang berkompeten juga untuk memverify soal kualitas udara buruk. Apalagi korelasinya terhadap jumlah pengunjung,&quot; kata Kantoro Permadi kepada Okezone.

BACA JUGA:
Kualitas Udara Buruk di Jakarta, Pengusaha Kasih Izin Pekerja WFH?

Namun terpantau mal tetap ramai dan kuantitas pengunjung pada pusat perbelanjaan dan masih dalam perkembangan yang positif.
&quot;Sejauh ini yg menjadi pantauan kita, (pengunjung) masih menunjukan positif growth dari sejak pandemi berakhir,&quot; jelasnya saat di wawancara.Kemudian untuk banyak pusat perbelanjaan seperti mal dengan karakterisik indoor, tidak terdapat adanya keluhan soal kualitas udara ini.
&quot;Yang pasti tidak ada keluhan ataupun bahasan dari tenant kami perihal itu karena kan memang kebetulan mal kami (Grand Indonesia) karakternya indoor,&quot; ucap Kantoro Permadi.</content:encoded></item></channel></rss>
