<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Calon Emiten dengan Aset Jumbo Siap Listing di BEI</title><description>7 calon emiten dnegan aset jumbo siap listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/278/2867657/7-calon-emiten-dengan-aset-jumbo-siap-listing-di-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/278/2867657/7-calon-emiten-dengan-aset-jumbo-siap-listing-di-bei"/><item><title>7 Calon Emiten dengan Aset Jumbo Siap Listing di BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/278/2867657/7-calon-emiten-dengan-aset-jumbo-siap-listing-di-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/278/2867657/7-calon-emiten-dengan-aset-jumbo-siap-listing-di-bei</guid><pubDate>Minggu 20 Agustus 2023 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/20/278/2867657/7-calon-emiten-dengan-aset-jumbo-siap-listing-di-bei-O5pfELsdn7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">7 calon emiten di BEI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/20/278/2867657/7-calon-emiten-dengan-aset-jumbo-siap-listing-di-bei-O5pfELsdn7.jpg</image><title>7 calon emiten di BEI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>


JAKARTA - 7 calon emiten dnegan aset jumbo siap listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga akhir pekan ini, bursa kedatangan 7 perusahaan dengan aset skala besar alias jumbo yang masuk pipeline pencatatan saham.
&quot;Aset mereka di atas Rp250 miliar,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal.

BACA JUGA:
Laba Emiten Besi Baja (GGRP) Menyusut 38% Jadi Rp261,18 Miliar

Bursa merinci sebanyak 15 perusahaan dengan aset skala menengah siap mencatatkan sahamnya. Adapun asetnya berada di rentang Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.
Sementara itu, sedikitnya 4 calon emiten yang merupakan perusahaan beraset kecil di bawah Rp50 miliar juga bakal melantai di bursa. Dengan demikian, jumlah perusahaan yang masuk pipeline pencatatan bursa mencapai 26 perusahaan, alias lebih rendah dari akhir pekan lalu sebanyak 27 perusahaan.

BACA JUGA:
Emiten Tommy Soeharto (HITS) Digugat Rp727 Miliar oleh Kapal Norwegia

Nyoman merinci bsebagian besar korporasi yang mau listing datang dari sektor konsumer, dalam hal ini konsumer non-siklikal sebanyak 7 perusahaan atau mewakili 41,18% dari jumlah yang ada. Sedangkan nonsiklikal mencapai 4 perusahaan.Adapun 3 perusahaan sektor kesehatan dan teknologi menyusul di  belakang, serta 2 masing-masing dari energi, basic materials (bahan  baku), dan transportasi-logistik. Sedangkan 1 korporasi masing-masing  berasal dari properti, infrastruktur, dan industri.
Sebagai informasi, 63 perusahaan telah mencatatkan sahamnya di bursa  hingga akhir pekan lalu. Adapun total dana yang berhasil dihimpun  mencapai Rp49,2 triliun.
</description><content:encoded>


JAKARTA - 7 calon emiten dnegan aset jumbo siap listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga akhir pekan ini, bursa kedatangan 7 perusahaan dengan aset skala besar alias jumbo yang masuk pipeline pencatatan saham.
&quot;Aset mereka di atas Rp250 miliar,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal.

BACA JUGA:
Laba Emiten Besi Baja (GGRP) Menyusut 38% Jadi Rp261,18 Miliar

Bursa merinci sebanyak 15 perusahaan dengan aset skala menengah siap mencatatkan sahamnya. Adapun asetnya berada di rentang Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar.
Sementara itu, sedikitnya 4 calon emiten yang merupakan perusahaan beraset kecil di bawah Rp50 miliar juga bakal melantai di bursa. Dengan demikian, jumlah perusahaan yang masuk pipeline pencatatan bursa mencapai 26 perusahaan, alias lebih rendah dari akhir pekan lalu sebanyak 27 perusahaan.

BACA JUGA:
Emiten Tommy Soeharto (HITS) Digugat Rp727 Miliar oleh Kapal Norwegia

Nyoman merinci bsebagian besar korporasi yang mau listing datang dari sektor konsumer, dalam hal ini konsumer non-siklikal sebanyak 7 perusahaan atau mewakili 41,18% dari jumlah yang ada. Sedangkan nonsiklikal mencapai 4 perusahaan.Adapun 3 perusahaan sektor kesehatan dan teknologi menyusul di  belakang, serta 2 masing-masing dari energi, basic materials (bahan  baku), dan transportasi-logistik. Sedangkan 1 korporasi masing-masing  berasal dari properti, infrastruktur, dan industri.
Sebagai informasi, 63 perusahaan telah mencatatkan sahamnya di bursa  hingga akhir pekan lalu. Adapun total dana yang berhasil dihimpun  mencapai Rp49,2 triliun.
</content:encoded></item></channel></rss>
