<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Habiskan Rp161,5 Miliar Bangun Kawasan Waterfront City KSPN Danau Toba</title><description>Kementerian PUPR melakukan penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/470/2867649/pupr-habiskan-rp161-5-miliar-bangun-kawasan-waterfront-city-kspn-danau-toba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/470/2867649/pupr-habiskan-rp161-5-miliar-bangun-kawasan-waterfront-city-kspn-danau-toba"/><item><title>PUPR Habiskan Rp161,5 Miliar Bangun Kawasan Waterfront City KSPN Danau Toba</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/470/2867649/pupr-habiskan-rp161-5-miliar-bangun-kawasan-waterfront-city-kspn-danau-toba</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/20/470/2867649/pupr-habiskan-rp161-5-miliar-bangun-kawasan-waterfront-city-kspn-danau-toba</guid><pubDate>Minggu 20 Agustus 2023 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/20/470/2867649/pupr-habiskan-rp161-5-miliar-bangun-kawasan-waterfront-city-kspn-danau-toba-Uz3Salo8uq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penataan waterfront city danau toba (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/20/470/2867649/pupr-habiskan-rp161-5-miliar-bangun-kawasan-waterfront-city-kspn-danau-toba-Uz3Salo8uq.jpg</image><title>Penataan waterfront city danau toba (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNi8yMC8xNjg4MzEvNS94OG4xZjJl&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian PUPR melakukan penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Penataan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

BACA JUGA:
PUPR Pastikan Infrastruktur Dasar IKN Rampung 2024


&quot;Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,&amp;rdquo; ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/8/2023).
Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele dimulai sejak September 2022 dengan biaya sebesar Rp161,5 miliar. Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 47,49% dengan target penyelesaian pada Oktober 2023.

BACA JUGA:
Anggaran Infrastruktur Rp422,7 Triliun, Termasuk Pembangunan IKN di 2024


Pekerjaan penataan dilakukan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara Kementerian PUPR bersama PT Hutama Karya (Persero) dan PT Betesda Mandiri (HK &amp;ndash; BM KSO) selaku kontraktor pelaksana.
Kawasan Waterfront City Pangururan terletak di Kecamatan Pangururan  dengan luas lahan yang ditata sekitar 6,4 hektar. Lingkup pekerjaan  penataannya meliputi Zona Taman Pustaha, Zona Tanjung Horbo, Zona Aek Na  Tio, Zona Taman Rohani, Zona Galeri Samosir dan Totem Dunia, dam Zona  Pelataran Onan Baru.
Sedangkan Kawasan Tele yang terletak di Kecamatan Harian memiliki  luas lahan yang ditata sekitar 0,97 hektar. Lingkup pekerjaan  penataannya meliputi Skybridge dan Parkir, Resto Efrata, Skywalk, Plaza  Tarombo, Revitalisasi Menara Pandang, dan Resto Pusuk Buhit.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNi8yMC8xNjg4MzEvNS94OG4xZjJl&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian PUPR melakukan penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Penataan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

BACA JUGA:
PUPR Pastikan Infrastruktur Dasar IKN Rampung 2024


&quot;Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,&amp;rdquo; ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/8/2023).
Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele dimulai sejak September 2022 dengan biaya sebesar Rp161,5 miliar. Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 47,49% dengan target penyelesaian pada Oktober 2023.

BACA JUGA:
Anggaran Infrastruktur Rp422,7 Triliun, Termasuk Pembangunan IKN di 2024


Pekerjaan penataan dilakukan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara Kementerian PUPR bersama PT Hutama Karya (Persero) dan PT Betesda Mandiri (HK &amp;ndash; BM KSO) selaku kontraktor pelaksana.
Kawasan Waterfront City Pangururan terletak di Kecamatan Pangururan  dengan luas lahan yang ditata sekitar 6,4 hektar. Lingkup pekerjaan  penataannya meliputi Zona Taman Pustaha, Zona Tanjung Horbo, Zona Aek Na  Tio, Zona Taman Rohani, Zona Galeri Samosir dan Totem Dunia, dam Zona  Pelataran Onan Baru.
Sedangkan Kawasan Tele yang terletak di Kecamatan Harian memiliki  luas lahan yang ditata sekitar 0,97 hektar. Lingkup pekerjaan  penataannya meliputi Skybridge dan Parkir, Resto Efrata, Skywalk, Plaza  Tarombo, Revitalisasi Menara Pandang, dan Resto Pusuk Buhit.
</content:encoded></item></channel></rss>
