<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Catat Aksi Korporasi Rights Issue Rp36 Triliun, Didominasi Sektor Konsumer</title><description>BEI mencatat aksi korporasi rights issue perusahaan terus bertambah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/320/2868054/bei-catat-aksi-korporasi-rights-issue-rp36-triliun-didominasi-sektor-konsumer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/320/2868054/bei-catat-aksi-korporasi-rights-issue-rp36-triliun-didominasi-sektor-konsumer"/><item><title>BEI Catat Aksi Korporasi Rights Issue Rp36 Triliun, Didominasi Sektor Konsumer</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/320/2868054/bei-catat-aksi-korporasi-rights-issue-rp36-triliun-didominasi-sektor-konsumer</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/320/2868054/bei-catat-aksi-korporasi-rights-issue-rp36-triliun-didominasi-sektor-konsumer</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2023 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/21/320/2868054/bei-catat-aksi-korporasi-rights-issue-rp36-triliun-didominasi-sektor-konsumer-c2bqiNFTEv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI Catatkan Aksi Korporasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/21/320/2868054/bei-catat-aksi-korporasi-rights-issue-rp36-triliun-didominasi-sektor-konsumer-c2bqiNFTEv.jpg</image><title>BEI Catatkan Aksi Korporasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMS8xLzE2OTQ4Ni81L3g4bmQzd2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aksi korporasi rights issue perusahaan terus bertambah.
Hingga akhir pekan lalu dana penerbitan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu menembus Rp36,0 triliun.

BACA JUGA:
Simak Deretan Rekomendasi Saham Pekan Depan

&quot;Dari jumlah tersebut, terdapat 26 perusahaan yang menerbitkan,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dikutip Senin (21/8/2023).
Nyoman memaparkan bahwa saat ini masih terdapat 24 perusahaan yang antre dalam penerbitan, alias masuk pipeline pencatatan right issue. Adapun sektor konsumer, dalam hal ini siklikal mendominasi.

BACA JUGA:
BEI Masukkan Saham UNIQ dalam Papan Pemantauan Khusus

&quot;Terdapat 8 perusahaan dari konsumer siklikal, atau setara 38,1 persen dari total pipeline. Selanjutnya 4 emiten dari sektor konsumer nonsiklikal &quot; paparnya.Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten energi. Adapun terdapat 1 perusahaan yang masing-masing berasal dari sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMS8xLzE2OTQ4Ni81L3g4bmQzd2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aksi korporasi rights issue perusahaan terus bertambah.
Hingga akhir pekan lalu dana penerbitan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu menembus Rp36,0 triliun.

BACA JUGA:
Simak Deretan Rekomendasi Saham Pekan Depan

&quot;Dari jumlah tersebut, terdapat 26 perusahaan yang menerbitkan,&quot; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dikutip Senin (21/8/2023).
Nyoman memaparkan bahwa saat ini masih terdapat 24 perusahaan yang antre dalam penerbitan, alias masuk pipeline pencatatan right issue. Adapun sektor konsumer, dalam hal ini siklikal mendominasi.

BACA JUGA:
BEI Masukkan Saham UNIQ dalam Papan Pemantauan Khusus

&quot;Terdapat 8 perusahaan dari konsumer siklikal, atau setara 38,1 persen dari total pipeline. Selanjutnya 4 emiten dari sektor konsumer nonsiklikal &quot; paparnya.Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten energi. Adapun terdapat 1 perusahaan yang masing-masing berasal dari sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik.</content:encoded></item></channel></rss>
