<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Program Sejuta Rumah Tembus 634.132 Unit, Upaya Sediakan Hunian Layak</title><description>Direktorat Jenderal Perumahan mencatat hingga 15 Agustus 2023 tercatat sudah mencapai 634.132 unit yang terdiri dari 559.393 unit rumah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868019/realisasi-program-sejuta-rumah-tembus-634-132-unit-upaya-sediakan-hunian-layak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868019/realisasi-program-sejuta-rumah-tembus-634-132-unit-upaya-sediakan-hunian-layak"/><item><title>Realisasi Program Sejuta Rumah Tembus 634.132 Unit, Upaya Sediakan Hunian Layak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868019/realisasi-program-sejuta-rumah-tembus-634-132-unit-upaya-sediakan-hunian-layak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868019/realisasi-program-sejuta-rumah-tembus-634-132-unit-upaya-sediakan-hunian-layak</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2023 09:54 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/21/470/2868019/realisasi-program-sejuta-rumah-tembus-634-132-unit-upaya-sediakan-hunian-layak-KjoRfpYUSI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Program Sejuta Rumah PUPR (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/21/470/2868019/realisasi-program-sejuta-rumah-tembus-634-132-unit-upaya-sediakan-hunian-layak-KjoRfpYUSI.jpg</image><title>Program Sejuta Rumah PUPR (Foto: Freepik)</title></images><description>


JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mencatat hingga 15 Agustus 2023 ini capaian PSR (Program Sejuta Rumah) tercatat sudah mencapai 634.132 unit yang terdiri dari 559.393 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 74.739 unit rumah non MBR.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan program sejuta rumah merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:
PUPR Habiskan Rp161,5 Miliar Bangun Kawasan Waterfront City KSPN Danau Toba

&amp;ldquo;Pada Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 ini kami berharap masyarakat juga bisa menikmati kemerdekaan dengan memiliki dan menikmati hunian yang lebih layak dan lebih sehat,&amp;rdquo; ujar Iwan dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/8/2023).
Iwan menambahkan, Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015 lalu merupakan program pro rakyat dan harus dilanjutkan mengingat masih banyaknya kebutuhan rumah masyarakat.

BACA JUGA:
Menteri PUPR: Proyek Bandara VVIP IKN Masuk Tahap Lelang

Program Sejuta Rumah juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga bisa meningkatkan daya saing bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa maju lainnya.&amp;ldquo;Program Sejuta Rumah merupakan bagian penting untuk Indonesia Maju karena mendorong semua pihak berkolaborasi menyediakan hunian layak bagi seluruh masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; sambung Iwan.
Sementara data rekapitulasi pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh Direktorat RUK (Rumah Umum dan Komersial), capaian rumah MBR berasal dari kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR 250.860 unit, Kementerian/ Lembaga lainnya 15.784 unit, pemerintah daerah 24.900 unit.
Selain itu juga ada pengembang non FLPP 241.599 unit, CSR perumahan 954 unit dan masyarakat 25.296 unit.
&amp;ldquo;Untuk rumah non MBR sebanyak 74.739 unit terdiri dari pembangunan rumah oleh pengembang sebanyak 33.131 unit dan masyarakat 41.608 unit. Kami berharap hingga akhir tahun ini jumlah pembangunan rumah bisa terus meningkat lagi mengingat kebutuhan hunian masyarakat semakin meningkat,&amp;rdquo; tutup Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mencatat hingga 15 Agustus 2023 ini capaian PSR (Program Sejuta Rumah) tercatat sudah mencapai 634.132 unit yang terdiri dari 559.393 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 74.739 unit rumah non MBR.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan program sejuta rumah merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:
PUPR Habiskan Rp161,5 Miliar Bangun Kawasan Waterfront City KSPN Danau Toba

&amp;ldquo;Pada Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 ini kami berharap masyarakat juga bisa menikmati kemerdekaan dengan memiliki dan menikmati hunian yang lebih layak dan lebih sehat,&amp;rdquo; ujar Iwan dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/8/2023).
Iwan menambahkan, Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015 lalu merupakan program pro rakyat dan harus dilanjutkan mengingat masih banyaknya kebutuhan rumah masyarakat.

BACA JUGA:
Menteri PUPR: Proyek Bandara VVIP IKN Masuk Tahap Lelang

Program Sejuta Rumah juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga bisa meningkatkan daya saing bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa maju lainnya.&amp;ldquo;Program Sejuta Rumah merupakan bagian penting untuk Indonesia Maju karena mendorong semua pihak berkolaborasi menyediakan hunian layak bagi seluruh masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; sambung Iwan.
Sementara data rekapitulasi pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh Direktorat RUK (Rumah Umum dan Komersial), capaian rumah MBR berasal dari kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR 250.860 unit, Kementerian/ Lembaga lainnya 15.784 unit, pemerintah daerah 24.900 unit.
Selain itu juga ada pengembang non FLPP 241.599 unit, CSR perumahan 954 unit dan masyarakat 25.296 unit.
&amp;ldquo;Untuk rumah non MBR sebanyak 74.739 unit terdiri dari pembangunan rumah oleh pengembang sebanyak 33.131 unit dan masyarakat 41.608 unit. Kami berharap hingga akhir tahun ini jumlah pembangunan rumah bisa terus meningkat lagi mengingat kebutuhan hunian masyarakat semakin meningkat,&amp;rdquo; tutup Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur.</content:encoded></item></channel></rss>
