<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Mengejutkan! Ternyata Sudah Banyak Wilayah di RI yang Tenggelam</title><description>Ternyata sudah banyak wilayah di Indonesia yang tenggelam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868381/fakta-mengejutkan-ternyata-sudah-banyak-wilayah-di-ri-yang-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868381/fakta-mengejutkan-ternyata-sudah-banyak-wilayah-di-ri-yang-tenggelam"/><item><title>Fakta Mengejutkan! Ternyata Sudah Banyak Wilayah di RI yang Tenggelam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868381/fakta-mengejutkan-ternyata-sudah-banyak-wilayah-di-ri-yang-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/21/470/2868381/fakta-mengejutkan-ternyata-sudah-banyak-wilayah-di-ri-yang-tenggelam</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2023 17:36 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/21/470/2868381/fakta-mengejutkan-ternyata-sudah-banyak-wilayah-di-ri-yang-tenggelam-CaBYsD30Ef.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banyak wilayah tenggelam di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/21/470/2868381/fakta-mengejutkan-ternyata-sudah-banyak-wilayah-di-ri-yang-tenggelam-CaBYsD30Ef.jpg</image><title>Banyak wilayah tenggelam di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTMxNy81L3g4bjlkdHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ternyata sudah banyak wilayah di Indonesia yang tenggelam. Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan perubahan yang cukup signifikan di wilayah pesisir dan sudah menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia terendam secara permanen.
&quot;Kenaikan muka air laut akan berkisar antara 0,8 hingga 1,2 cm per tahun dan sudah mulai banyak wilayah di Indonesia yang tergenang dan terendam secara permanen, contohnya Kota Pekalongan,&quot; ungkap Suharso dalam acara Dialog Nasional Antisipasi Dampak Perubahan untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045, di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (21/8/2023).

BACA JUGA:
4 Kota Tenggelam yang Dianggap Mitos Ternyata Benar Ada 


Dia menuturkan, kota Pekalongan saat ini tengah diupayakan untuk dilakukan pembangunan tanggul oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang kemarin sempat jebol.
Lebih lanjut Suharso menerangkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan pesisir pantai terpanjang di dunia yakni mencapai 18.000 kilometer, kenaikan permukaan laut berpotensi berdampak pada hampir 160 juta masyarakat yang ada di pesisir.

BACA JUGA:
KM Dewi Noor I Tenggelam, Kantor SAR Jakarta: 3 Orang Masih Dicari


&quot;Kalau itu terjadi sesuatu mereka harus bermigrasi mencari tempat yang lebih aman dan tentu saja ini pada giliran yang berikutnya akan berpengaruh terhadap ekonomi,&quot; ujarnya.
Lebih parahnya lagi, dengan meluasnya genangan permanen, maka  penyakit seperti demam berdarah, malaria dan pneumonia akan semakin  meningkat.
&quot;Jumlah kasus yang dicatat kematian akibat hal itu hanya untuk demam  berdarah saja itu meningkat lebih dari 25% Pada kurun 2021 hingga 2022,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTMxNy81L3g4bjlkdHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ternyata sudah banyak wilayah di Indonesia yang tenggelam. Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan perubahan yang cukup signifikan di wilayah pesisir dan sudah menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia terendam secara permanen.
&quot;Kenaikan muka air laut akan berkisar antara 0,8 hingga 1,2 cm per tahun dan sudah mulai banyak wilayah di Indonesia yang tergenang dan terendam secara permanen, contohnya Kota Pekalongan,&quot; ungkap Suharso dalam acara Dialog Nasional Antisipasi Dampak Perubahan untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045, di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (21/8/2023).

BACA JUGA:
4 Kota Tenggelam yang Dianggap Mitos Ternyata Benar Ada 


Dia menuturkan, kota Pekalongan saat ini tengah diupayakan untuk dilakukan pembangunan tanggul oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang kemarin sempat jebol.
Lebih lanjut Suharso menerangkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan pesisir pantai terpanjang di dunia yakni mencapai 18.000 kilometer, kenaikan permukaan laut berpotensi berdampak pada hampir 160 juta masyarakat yang ada di pesisir.

BACA JUGA:
KM Dewi Noor I Tenggelam, Kantor SAR Jakarta: 3 Orang Masih Dicari


&quot;Kalau itu terjadi sesuatu mereka harus bermigrasi mencari tempat yang lebih aman dan tentu saja ini pada giliran yang berikutnya akan berpengaruh terhadap ekonomi,&quot; ujarnya.
Lebih parahnya lagi, dengan meluasnya genangan permanen, maka  penyakit seperti demam berdarah, malaria dan pneumonia akan semakin  meningkat.
&quot;Jumlah kasus yang dicatat kematian akibat hal itu hanya untuk demam  berdarah saja itu meningkat lebih dari 25% Pada kurun 2021 hingga 2022,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
