<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Bongkar Rahasia Kekuatan Ekonomi Indonesia di Semester I-2023</title><description>Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa pencapaian ekonomi Indonesia yang cemerlang di paruh pertama tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/320/2868680/gubernur-bi-bongkar-rahasia-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/320/2868680/gubernur-bi-bongkar-rahasia-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-semester-i-2023"/><item><title>Gubernur BI Bongkar Rahasia Kekuatan Ekonomi Indonesia di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/320/2868680/gubernur-bi-bongkar-rahasia-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/320/2868680/gubernur-bi-bongkar-rahasia-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Selasa 22 Agustus 2023 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/22/320/2868680/gubernur-bi-bongkar-rahasia-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-semester-i-2023-zfQ9eMGDgX.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ungkap rahasia kinerja ekonomi RI cemerlang di semester I-2023. (Foto: YouTube/BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/22/320/2868680/gubernur-bi-bongkar-rahasia-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-semester-i-2023-zfQ9eMGDgX.JPG</image><title>Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ungkap rahasia kinerja ekonomi RI cemerlang di semester I-2023. (Foto: YouTube/BI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMC80LzE2OTQ1Mi81L3g4bmNrM28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa pencapaian ekonomi Indonesia yang cemerlang di paruh pertama tahun 2023.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebut kalau hal itu berhasil dicapai dengan adanya bauran kebijakan antara BI dengan pemerintah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Fakta Suku Bunga Acuan Bank Indonesia

Perry mengatakan bauran kebijakan BI memiliki tiga pesan inti. Pertama, kinerja ekonomi Indonesia di 2023 dan outlooknya untuk 2024 adalah salah satu yang terbaik, meskipun sedang berada di tengah-tengah ketidakpastian dan spillover global.

&quot;Kenapa? Kami sangat inovatif (dengan kebijakan kami). Kami memiliki framework target inflasi yang mendasar, tetapi kami juga menyoroti isu-isu terkini mengenai arus modal dan sistem keuangan,&quot; ujar Perry dalam Opening Ceremony ASEAN Fest 2023 di Jakarta, Selasa (22/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Pranowo Dinner Bareng Menteri Ekonomi Se-Asia Tenggara, Bahas Kerja dengan Negara ASEAN

Kedua, bauran kebijakan BI di 2023 dan 2024 mencakup kebijakan moneter untuk pro-stabilitas sementara kebijakan manufakturnya mengarah ke pro-pertumbuhan (pro-growth).

Yang ketiga, koordinasi kebijakan yang kuat antara BI dengan pemerintah, dalam bentuk kebijakan fiskal dan reformasi struktural, dan juga dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

&quot;Tahun ini, pertumbuhan Indonesia diperkirakan mencapai 4,5-5,3% (didukung oleh) konsumsi domestik dan investasi. Inflasi pun menurun, salah satu yang tercepat di dunia,&quot; ungkap Perry.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jajaki Kerja Sama Ekonomi dengan Negara ASEAN, Ganjar: Ini Kekuatan yang Dahsyat


Dia menyebut bahwa tahun lalu, inflasi Indonesia hampir mencapai 7%, sementara itu, inflasi bulan lalu sudah menurun hingga 3%.



&quot;Current Account Deficit (CAD) Indonesia juga sangat rendah, dan kredit perbankan terus tumbuh hingga menembus 9-11% tahun ini,&quot; tambah Perry.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMC80LzE2OTQ1Mi81L3g4bmNrM28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa pencapaian ekonomi Indonesia yang cemerlang di paruh pertama tahun 2023.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebut kalau hal itu berhasil dicapai dengan adanya bauran kebijakan antara BI dengan pemerintah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Fakta Suku Bunga Acuan Bank Indonesia

Perry mengatakan bauran kebijakan BI memiliki tiga pesan inti. Pertama, kinerja ekonomi Indonesia di 2023 dan outlooknya untuk 2024 adalah salah satu yang terbaik, meskipun sedang berada di tengah-tengah ketidakpastian dan spillover global.

&quot;Kenapa? Kami sangat inovatif (dengan kebijakan kami). Kami memiliki framework target inflasi yang mendasar, tetapi kami juga menyoroti isu-isu terkini mengenai arus modal dan sistem keuangan,&quot; ujar Perry dalam Opening Ceremony ASEAN Fest 2023 di Jakarta, Selasa (22/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Pranowo Dinner Bareng Menteri Ekonomi Se-Asia Tenggara, Bahas Kerja dengan Negara ASEAN

Kedua, bauran kebijakan BI di 2023 dan 2024 mencakup kebijakan moneter untuk pro-stabilitas sementara kebijakan manufakturnya mengarah ke pro-pertumbuhan (pro-growth).

Yang ketiga, koordinasi kebijakan yang kuat antara BI dengan pemerintah, dalam bentuk kebijakan fiskal dan reformasi struktural, dan juga dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

&quot;Tahun ini, pertumbuhan Indonesia diperkirakan mencapai 4,5-5,3% (didukung oleh) konsumsi domestik dan investasi. Inflasi pun menurun, salah satu yang tercepat di dunia,&quot; ungkap Perry.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jajaki Kerja Sama Ekonomi dengan Negara ASEAN, Ganjar: Ini Kekuatan yang Dahsyat


Dia menyebut bahwa tahun lalu, inflasi Indonesia hampir mencapai 7%, sementara itu, inflasi bulan lalu sudah menurun hingga 3%.



&quot;Current Account Deficit (CAD) Indonesia juga sangat rendah, dan kredit perbankan terus tumbuh hingga menembus 9-11% tahun ini,&quot; tambah Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
