<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok di Balik Bioskop Cinema XXI, Kini Jadi Orang Terkaya di RI Berharta Triliunan</title><description>Benny Suherman sosok di balik bioskop Cinema XXI terbesar di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/455/2869059/sosok-di-balik-bioskop-cinema-xxi-kini-jadi-orang-terkaya-di-ri-berharta-triliunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/455/2869059/sosok-di-balik-bioskop-cinema-xxi-kini-jadi-orang-terkaya-di-ri-berharta-triliunan"/><item><title>Sosok di Balik Bioskop Cinema XXI, Kini Jadi Orang Terkaya di RI Berharta Triliunan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/455/2869059/sosok-di-balik-bioskop-cinema-xxi-kini-jadi-orang-terkaya-di-ri-berharta-triliunan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/455/2869059/sosok-di-balik-bioskop-cinema-xxi-kini-jadi-orang-terkaya-di-ri-berharta-triliunan</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2023 04:16 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/22/455/2869059/sosok-di-balik-bioskop-cinema-xxi-kini-jadi-orang-terkaya-di-ri-berharta-triliunan-yAJspKM5v8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sosok di balik XXI Cinema (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/22/455/2869059/sosok-di-balik-bioskop-cinema-xxi-kini-jadi-orang-terkaya-di-ri-berharta-triliunan-yAJspKM5v8.jpg</image><title>Sosok di balik XXI Cinema (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOS8xNC8xLzEzOTEzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Benny Suherman sosok di balik bioskop Cinema XXI terbesar di Indonesia. Cinema ini mengoperasikan sebanyak 1.216 layar melalui 225 lokasi di seluruh tanah air.
Dilansir dari Real Time Billionaires Forbes, diperkirakan kekayaan bersih milik Benny sebesar USD 1,1 miliar atau setara Rp16,7 triliun. Sehingga Benny masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Indonesia dengan menempati urutan ke-24.

BACA JUGA:
Berfoto di Bioskop Kosong, Syifa Hadju Sukses Bikin Netizen Terpana


Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pencatatan mengenai PT Nusantara Sejahtera atau Cinema XXI yang telah terdaftar pada Rabu 2 Agustus 2023, hal tersebut membuat kekayaan Benny semakin meroket.
Benny dikenal sebagai perintis bisnis distribusi film di Indonesia. Bahkan Benny turut serta mendirikan Nusantara Sejahtera Raya yang sebelumnya bernama Subentra Nusantara, bersama Lasmana dan Sudwikatmono tahun 1988. Kemudian Sudwikatmono menjual saham kepada Benny dan Lasmana setelah krisis keuangan Asia pada tahun 1990-an akhir.

BACA JUGA:
Bioskop Cinema XXI Tetapkan Harga IPO Rp270/Saham Bakal Raup Rp2,2 Triliun


Dalam upaya menunggu keputusan pemerintah untuk membuka sektor hiburan pada investor asing pada tahun 2016.
GIC setuju untuk melakukan investasi di Cinema XXI. Menyuguhkan kemitraan yang strategis, GIC memiliki opsi untuk membeli saham sebesar 22,5% dirantai teater ketika go public. GIC juga  memanfaatkan opsi tersebut seharga dengan IPO. Sehingga memperoleh saham sebesar USD334 juta dari kesepakatan yang telah ditentukan.

Tidak hanya itu, Nusantara Sejahtera Raya juga berpotensi meraup dana  hasil IPO sebesar Rp2,2-2,4 triliun. CNMA tersebut melepas sebanyak  8,33 miliar saham atau setara 10% kepada publik, dengan harga IPO pada  kisaran Rp 270-288 per saham.
Pendapatan di tahun 2022 mengalami pertumbuhan melalui penjualan  tiket bioskop yang mencapai 61%, penjualan makanan dan minuman sebesar  33%, iklan sebesar 3%, dan digital platform sebesar 3%.
Seiring berjalannya waktu, perseroan membukukan laba bersih Rp506  miliar pada 2022, dari sebelumnya rugi Rp354 miliar pada 2021, dengan  EBITDA sebesar Rp1,44 triliun pada 2022, dari sebelumnya Rp329 miliar  pada 2021.
Sekarang ini, Benny telah mengundurkan diri dari jabatan ketua Cinema  XXI pada April 2023. Benny menyerahkan perusahaannya kepada sang anak  dan menantunya.
Mengutip dari laman BEI, putranya Suryo Suherman menjabat sebagai  komisaris utama di CNMA. Sementara putra lainnya, Arif Suherman menjadi  direktur dan menantunya, Hans Gunadi sebagai direktur utama perusahaan.
Sebagai tambahan informasi, Cinema XXI nyaris menguasai 60% bioskop  di Indonesia. Sehingga CNMA berencana melakukan investasi sebesar USD40  juta untuk menambah 80 layar di tahun 2023.
Bioskop yang dimiliki CNMA berjumlah lebih dari empat gabungan  pesaing. Seperti pesaing jaringan bioskop Cinemaxx yang didirikan oleh  Brian Riady, cucu miliarder dari Mochtar Riady.
Baca Selengkapnya: Mengenal Benny Suherman, Pendiri Bioskop Cinema XXI yang Kini Jadi Orang Terkaya RI Berharta Rp16,5 Triliun</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOS8xNC8xLzEzOTEzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Benny Suherman sosok di balik bioskop Cinema XXI terbesar di Indonesia. Cinema ini mengoperasikan sebanyak 1.216 layar melalui 225 lokasi di seluruh tanah air.
Dilansir dari Real Time Billionaires Forbes, diperkirakan kekayaan bersih milik Benny sebesar USD 1,1 miliar atau setara Rp16,7 triliun. Sehingga Benny masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Indonesia dengan menempati urutan ke-24.

BACA JUGA:
Berfoto di Bioskop Kosong, Syifa Hadju Sukses Bikin Netizen Terpana


Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pencatatan mengenai PT Nusantara Sejahtera atau Cinema XXI yang telah terdaftar pada Rabu 2 Agustus 2023, hal tersebut membuat kekayaan Benny semakin meroket.
Benny dikenal sebagai perintis bisnis distribusi film di Indonesia. Bahkan Benny turut serta mendirikan Nusantara Sejahtera Raya yang sebelumnya bernama Subentra Nusantara, bersama Lasmana dan Sudwikatmono tahun 1988. Kemudian Sudwikatmono menjual saham kepada Benny dan Lasmana setelah krisis keuangan Asia pada tahun 1990-an akhir.

BACA JUGA:
Bioskop Cinema XXI Tetapkan Harga IPO Rp270/Saham Bakal Raup Rp2,2 Triliun


Dalam upaya menunggu keputusan pemerintah untuk membuka sektor hiburan pada investor asing pada tahun 2016.
GIC setuju untuk melakukan investasi di Cinema XXI. Menyuguhkan kemitraan yang strategis, GIC memiliki opsi untuk membeli saham sebesar 22,5% dirantai teater ketika go public. GIC juga  memanfaatkan opsi tersebut seharga dengan IPO. Sehingga memperoleh saham sebesar USD334 juta dari kesepakatan yang telah ditentukan.

Tidak hanya itu, Nusantara Sejahtera Raya juga berpotensi meraup dana  hasil IPO sebesar Rp2,2-2,4 triliun. CNMA tersebut melepas sebanyak  8,33 miliar saham atau setara 10% kepada publik, dengan harga IPO pada  kisaran Rp 270-288 per saham.
Pendapatan di tahun 2022 mengalami pertumbuhan melalui penjualan  tiket bioskop yang mencapai 61%, penjualan makanan dan minuman sebesar  33%, iklan sebesar 3%, dan digital platform sebesar 3%.
Seiring berjalannya waktu, perseroan membukukan laba bersih Rp506  miliar pada 2022, dari sebelumnya rugi Rp354 miliar pada 2021, dengan  EBITDA sebesar Rp1,44 triliun pada 2022, dari sebelumnya Rp329 miliar  pada 2021.
Sekarang ini, Benny telah mengundurkan diri dari jabatan ketua Cinema  XXI pada April 2023. Benny menyerahkan perusahaannya kepada sang anak  dan menantunya.
Mengutip dari laman BEI, putranya Suryo Suherman menjabat sebagai  komisaris utama di CNMA. Sementara putra lainnya, Arif Suherman menjadi  direktur dan menantunya, Hans Gunadi sebagai direktur utama perusahaan.
Sebagai tambahan informasi, Cinema XXI nyaris menguasai 60% bioskop  di Indonesia. Sehingga CNMA berencana melakukan investasi sebesar USD40  juta untuk menambah 80 layar di tahun 2023.
Bioskop yang dimiliki CNMA berjumlah lebih dari empat gabungan  pesaing. Seperti pesaing jaringan bioskop Cinemaxx yang didirikan oleh  Brian Riady, cucu miliarder dari Mochtar Riady.
Baca Selengkapnya: Mengenal Benny Suherman, Pendiri Bioskop Cinema XXI yang Kini Jadi Orang Terkaya RI Berharta Rp16,5 Triliun</content:encoded></item></channel></rss>
