<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut KPR Hijau Solusi Atasi Efek Gas Rumah Kaca dari Perumahan</title><description>Sri Mulyani Indrawati menilai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hijau menjadi salah satu opsi atau solusi pembiayaan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/470/2869155/sri-mulyani-sebut-kpr-hijau-solusi-atasi-efek-gas-rumah-kaca-dari-perumahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/470/2869155/sri-mulyani-sebut-kpr-hijau-solusi-atasi-efek-gas-rumah-kaca-dari-perumahan"/><item><title>Sri Mulyani Sebut KPR Hijau Solusi Atasi Efek Gas Rumah Kaca dari Perumahan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/470/2869155/sri-mulyani-sebut-kpr-hijau-solusi-atasi-efek-gas-rumah-kaca-dari-perumahan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/22/470/2869155/sri-mulyani-sebut-kpr-hijau-solusi-atasi-efek-gas-rumah-kaca-dari-perumahan</guid><pubDate>Selasa 22 Agustus 2023 19:28 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/22/470/2869155/sri-mulyani-sebut-kpr-hijau-solusi-atasi-efek-gas-rumah-kaca-dari-perumahan-Wpx7uzsigT.png" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Ungkap Soal KPR Hijau. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/22/470/2869155/sri-mulyani-sebut-kpr-hijau-solusi-atasi-efek-gas-rumah-kaca-dari-perumahan-Wpx7uzsigT.png</image><title>Sri Mulyani Ungkap Soal KPR Hijau. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hijau menjadi salah satu opsi atau solusi pembiayaan yang selaras dengan isu lingkungan dan keberlanjutan.
&quot;Dengan skema KPR hijau ini, bisa mendorong program pembelian dan renovasi rumah yang memenuhi standar yang telah diatur, terlebih perumahan hijau atau ramah lingkungan ini desainnya memang untuk menghemat energi 20%,&quot; papar Sri, Selasa (22/8/2023).

BACA JUGA:
Skema KPR PNS di IKN, PUPR: Dibuat Terjangkau

Adapun skema yang disediakan pemerintah saat ini melalui anggaran belanja negara adalah melalui subsidi DP rumah hingga penyediaan rumah susun dengan harga terjangkau.
&quot;Ini demi membantu masyarakat berpendapatan rendah (MBR) sehingga mereka bisa memiliki hunian rumah. Hanya saja, skema pembelian KPR hijau ini masih asing di kalangan masyarakat awam,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
90% KPR Subsidi Didominasi Milenial

Sri Mulyani menyampaikan permasalahan efek gas rumah kaca yang berasal dari sektor perumahan. Pasalnya, jumlah perumahan yang meningkat berdampak pula terhadap kondisi lingkungan.
&quot;Secara global, perumahan turut berkontribusi ke emisi gas rumah kaca sebesar 17%, dimana 5,5% nya adalah dampak langsung dan 11% adalah dampak tidak langsung dari propertinya,&quot; ujar Sri Mulyani.Maka dari itu, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca ini, Sri mendorong perbankan untuk menggalakkan pembiayaan rumah melalui KPR hijau. Ini juga demi menutupi kesenjangan antara jumlah rumah yang dibangun dan yang dibutuhkan oleh masyarakat.
&quot;Konsep KPR hijau ini masih perlu kita dorong karena dia masih belum familiar di mata masyarakat, sementara backlog perumahan di Indonesia masih tinggi di 12,7 juta. Pemenuhan kesenjangan ini bisa dilakukan dengan adanya perumahan hijau,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hijau menjadi salah satu opsi atau solusi pembiayaan yang selaras dengan isu lingkungan dan keberlanjutan.
&quot;Dengan skema KPR hijau ini, bisa mendorong program pembelian dan renovasi rumah yang memenuhi standar yang telah diatur, terlebih perumahan hijau atau ramah lingkungan ini desainnya memang untuk menghemat energi 20%,&quot; papar Sri, Selasa (22/8/2023).

BACA JUGA:
Skema KPR PNS di IKN, PUPR: Dibuat Terjangkau

Adapun skema yang disediakan pemerintah saat ini melalui anggaran belanja negara adalah melalui subsidi DP rumah hingga penyediaan rumah susun dengan harga terjangkau.
&quot;Ini demi membantu masyarakat berpendapatan rendah (MBR) sehingga mereka bisa memiliki hunian rumah. Hanya saja, skema pembelian KPR hijau ini masih asing di kalangan masyarakat awam,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
90% KPR Subsidi Didominasi Milenial

Sri Mulyani menyampaikan permasalahan efek gas rumah kaca yang berasal dari sektor perumahan. Pasalnya, jumlah perumahan yang meningkat berdampak pula terhadap kondisi lingkungan.
&quot;Secara global, perumahan turut berkontribusi ke emisi gas rumah kaca sebesar 17%, dimana 5,5% nya adalah dampak langsung dan 11% adalah dampak tidak langsung dari propertinya,&quot; ujar Sri Mulyani.Maka dari itu, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca ini, Sri mendorong perbankan untuk menggalakkan pembiayaan rumah melalui KPR hijau. Ini juga demi menutupi kesenjangan antara jumlah rumah yang dibangun dan yang dibutuhkan oleh masyarakat.
&quot;Konsep KPR hijau ini masih perlu kita dorong karena dia masih belum familiar di mata masyarakat, sementara backlog perumahan di Indonesia masih tinggi di 12,7 juta. Pemenuhan kesenjangan ini bisa dilakukan dengan adanya perumahan hijau,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
