<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Segini Investasi yang Dibutuhkan Menuju Indonesia Emas 2045</title><description>Segini kebutuhan investasi untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/23/320/2869509/segini-investasi-yang-dibutuhkan-menuju-indonesia-emas-2045</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/23/320/2869509/segini-investasi-yang-dibutuhkan-menuju-indonesia-emas-2045"/><item><title>Segini Investasi yang Dibutuhkan Menuju Indonesia Emas 2045</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/23/320/2869509/segini-investasi-yang-dibutuhkan-menuju-indonesia-emas-2045</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/23/320/2869509/segini-investasi-yang-dibutuhkan-menuju-indonesia-emas-2045</guid><pubDate>Rabu 23 Agustus 2023 12:41 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/23/320/2869509/segini-investasi-yang-dibutuhkan-menuju-indonesia-emas-2045-j6z2CERthR.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dana yang dibutuhkan menuju Indonesia Emas 2045. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/23/320/2869509/segini-investasi-yang-dibutuhkan-menuju-indonesia-emas-2045-j6z2CERthR.JPG</image><title>Dana yang dibutuhkan menuju Indonesia Emas 2045. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMS84LzE2ODU1OS81L3g4bXdraHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan kebutuhan investasi menuju Indonesia Emas tahun 2045.
Menurut Suharso, terdapat 4 tahapan pembangunan hingga tahun 2045.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Kantongi Dana Investasi Iklim Rp7,66 Triliun, Siap-Siap PLTU Dipensiunkan

Dia mengatakan bahwa dalam setiap tahapan tersebut membutuhkan investasi.

Suharso menyampaikan tahap pertama dilakukan dari tahun 2025 hingga tahun 2029.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kementerian PUPR Proyeksikan Pembangunan IKN Rampung 2045, Menyongsong Indonesia Emas di Satu Abad Kemerdekaan

Pada tahapan ini, rata-rata pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 6,1% dengan pertumbuhan investasi sebesar 6,7%.

&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp45,2 triliun. Nilai ini terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp3,2 triliun, investasi BUMN sebesar Rp2,1 triliun dan investasi swasta sebesar Rp40,0 triliun,&quot; kata Suharso dalam keterangannya, Rabu (23/8/2023).

Tahap kedua, lanjutnya, akan dilaksanakan dari tahun 2030 hingga tahun 2034.

Rata-rata pertumbuhan ekonomi pada tahapan ini ditargetkan sebesar 7,8%. Pertumbuhan investasi ditargetkan sebesar 8,2%.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Iklim Investasi Migas Terjaga Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah


&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp77,9 triliun, terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp5,7 triliun, investasi BUMN sebesar Rp3,6 triliun dan investasi swasta sebesar Rp68,6 triliun,&quot; paparnya.



Kemudian tahap ketiga akan dilaksanakan dari tahun 2035 hingga tahun 2039.



Rata-rata pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan dalam tahapan ini sebesar 7,6%. Adapun pertumbuhan investasi ditargetkan sebesar 7,7%.



&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp141,9 triliun yang terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp11,2 triliun, investasi BUMN sebesar Rp6,6 triliun dan investasi swasta sebesar Rp124,1 triliun,&quot; beber Suharso



Adapun tahap keempat dilakukan dari tahun 2040 hingga tahun 2045.



Rata-rata pertumbuhan ekonomi pada tahap ini adalah sebesar 6,7% dengan pertumbuhan investasi sebesar 6,1%.



&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp318,0 triliun, terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp27,4 triliun, investasi BUMN sebesar Rp17,8 triliun dan investasi swasta sebesar Rp272,8 triliun,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMS84LzE2ODU1OS81L3g4bXdraHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan kebutuhan investasi menuju Indonesia Emas tahun 2045.
Menurut Suharso, terdapat 4 tahapan pembangunan hingga tahun 2045.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Kantongi Dana Investasi Iklim Rp7,66 Triliun, Siap-Siap PLTU Dipensiunkan

Dia mengatakan bahwa dalam setiap tahapan tersebut membutuhkan investasi.

Suharso menyampaikan tahap pertama dilakukan dari tahun 2025 hingga tahun 2029.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kementerian PUPR Proyeksikan Pembangunan IKN Rampung 2045, Menyongsong Indonesia Emas di Satu Abad Kemerdekaan

Pada tahapan ini, rata-rata pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 6,1% dengan pertumbuhan investasi sebesar 6,7%.

&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp45,2 triliun. Nilai ini terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp3,2 triliun, investasi BUMN sebesar Rp2,1 triliun dan investasi swasta sebesar Rp40,0 triliun,&quot; kata Suharso dalam keterangannya, Rabu (23/8/2023).

Tahap kedua, lanjutnya, akan dilaksanakan dari tahun 2030 hingga tahun 2034.

Rata-rata pertumbuhan ekonomi pada tahapan ini ditargetkan sebesar 7,8%. Pertumbuhan investasi ditargetkan sebesar 8,2%.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Iklim Investasi Migas Terjaga Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah


&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp77,9 triliun, terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp5,7 triliun, investasi BUMN sebesar Rp3,6 triliun dan investasi swasta sebesar Rp68,6 triliun,&quot; paparnya.



Kemudian tahap ketiga akan dilaksanakan dari tahun 2035 hingga tahun 2039.



Rata-rata pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan dalam tahapan ini sebesar 7,6%. Adapun pertumbuhan investasi ditargetkan sebesar 7,7%.



&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp141,9 triliun yang terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp11,2 triliun, investasi BUMN sebesar Rp6,6 triliun dan investasi swasta sebesar Rp124,1 triliun,&quot; beber Suharso



Adapun tahap keempat dilakukan dari tahun 2040 hingga tahun 2045.



Rata-rata pertumbuhan ekonomi pada tahap ini adalah sebesar 6,7% dengan pertumbuhan investasi sebesar 6,1%.



&quot;Kebutuhan investasi pada tahapan ini diindikasikan sebesar Rp318,0 triliun, terdiri dari investasi pemerintah sebesar Rp27,4 triliun, investasi BUMN sebesar Rp17,8 triliun dan investasi swasta sebesar Rp272,8 triliun,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
