<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bakal Cairkan BLT Petani Dampak El Nino</title><description>Pemerintah menyiapkan skema BLT untuk petani yang gagal panen atau puso akibat fenomena El Nino.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/24/320/2870573/jokowi-bakal-cairkan-blt-petani-dampak-el-nino</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/24/320/2870573/jokowi-bakal-cairkan-blt-petani-dampak-el-nino"/><item><title>Jokowi Bakal Cairkan BLT Petani Dampak El Nino</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/24/320/2870573/jokowi-bakal-cairkan-blt-petani-dampak-el-nino</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/24/320/2870573/jokowi-bakal-cairkan-blt-petani-dampak-el-nino</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2023 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/24/320/2870573/jokowi-bakal-cairkan-blt-petani-dampak-el-nino-J1hr1Cqe21.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petani gagal panen dapat BLT (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/24/320/2870573/jokowi-bakal-cairkan-blt-petani-dampak-el-nino-J1hr1Cqe21.jpg</image><title>Petani gagal panen dapat BLT (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi80LzE2OTEyNS81L3g4bjV6eDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan skema BLT untuk petani yang gagal panen atau puso akibat fenomena El Nino. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan, hal ini sudah dipetakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menteri-menterinya melalui Rapat terbatas untuk mengantisipasi Puso akibat El Nino.

BACA JUGA:
Dampak El Nino, Kementan Upayakan Pompanisasi untuk Selamatkan 250 Hektare Sawah


&amp;ldquo;Kemarin kan Pak Presiden mengadakan Ratas membahas tentang mengantisipasi El Nino kan. Kita sudah dipetakan. Termasuk kita juga akan dalam bentuk kebijakan-kebijakan dalam kaitan dengan pembiayaan. Seperti kemarin Pak Presiden kan sudah menyetujui untuk sawah-sawah yang puso akibat banjir, yang kemarin, nanti akan ada bantuan kepada mereka,&amp;rdquo; ungkap Muhadjir kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Ramalan Jayabaya Ini Mirip Kondisi El Nino, Begini Katanya


Apalagi, pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2015 telah membuat Asuransi Usaha Pertanian yang tujuannya adalah memberikan ganti rugi terhadap petani yang areal tanaman padinya mengalami kerusakan minimal 70%.
&amp;ldquo;(Pemerintah siapkan bantuan) tunai. Untuk meringankan beban (petani). Karena sebetulnya sudah ada asuransi kan. Tapi sangat terbatas belum tersosialisasi dengan baik di beberapa kabupaten kota,&amp;rdquo; kata Muhadjir.
Muhadjir juga mencontohkan ketika kunjungan kerja di Sulawesi Utara  (Sulut) bahwa petani sudah diasuransikan sehingga jika terjadi puso akan  terbantu dengan asuransi. &amp;ldquo;Kecuali beberapa Provinsi ya kemarin saya  waktu ke Sulut, berdasarkan penjelasan pak Gubernur para petani sudah  diasuransikan sehingga kalau ada puso itu langsung bisa di-handle oleh  pihak asuransi.
&amp;ldquo;Itu bagus karena petaninya juga tidak terberatkan, Pemda juga terbantu dengan adanya asuransi itu,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi80LzE2OTEyNS81L3g4bjV6eDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan skema BLT untuk petani yang gagal panen atau puso akibat fenomena El Nino. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan, hal ini sudah dipetakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menteri-menterinya melalui Rapat terbatas untuk mengantisipasi Puso akibat El Nino.

BACA JUGA:
Dampak El Nino, Kementan Upayakan Pompanisasi untuk Selamatkan 250 Hektare Sawah


&amp;ldquo;Kemarin kan Pak Presiden mengadakan Ratas membahas tentang mengantisipasi El Nino kan. Kita sudah dipetakan. Termasuk kita juga akan dalam bentuk kebijakan-kebijakan dalam kaitan dengan pembiayaan. Seperti kemarin Pak Presiden kan sudah menyetujui untuk sawah-sawah yang puso akibat banjir, yang kemarin, nanti akan ada bantuan kepada mereka,&amp;rdquo; ungkap Muhadjir kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA:
Ramalan Jayabaya Ini Mirip Kondisi El Nino, Begini Katanya


Apalagi, pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2015 telah membuat Asuransi Usaha Pertanian yang tujuannya adalah memberikan ganti rugi terhadap petani yang areal tanaman padinya mengalami kerusakan minimal 70%.
&amp;ldquo;(Pemerintah siapkan bantuan) tunai. Untuk meringankan beban (petani). Karena sebetulnya sudah ada asuransi kan. Tapi sangat terbatas belum tersosialisasi dengan baik di beberapa kabupaten kota,&amp;rdquo; kata Muhadjir.
Muhadjir juga mencontohkan ketika kunjungan kerja di Sulawesi Utara  (Sulut) bahwa petani sudah diasuransikan sehingga jika terjadi puso akan  terbantu dengan asuransi. &amp;ldquo;Kecuali beberapa Provinsi ya kemarin saya  waktu ke Sulut, berdasarkan penjelasan pak Gubernur para petani sudah  diasuransikan sehingga kalau ada puso itu langsung bisa di-handle oleh  pihak asuransi.
&amp;ldquo;Itu bagus karena petaninya juga tidak terberatkan, Pemda juga terbantu dengan adanya asuransi itu,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
