<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bye Dolar AS! Bank Sentral RI, Malaysia dan Thailand Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal</title><description>Bank sentral tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand memperkuat kerjasama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2870905/bye-dolar-as-bank-sentral-ri-malaysia-dan-thailand-perkuat-transaksi-mata-uang-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2870905/bye-dolar-as-bank-sentral-ri-malaysia-dan-thailand-perkuat-transaksi-mata-uang-lokal"/><item><title>Bye Dolar AS! Bank Sentral RI, Malaysia dan Thailand Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2870905/bye-dolar-as-bank-sentral-ri-malaysia-dan-thailand-perkuat-transaksi-mata-uang-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2870905/bye-dolar-as-bank-sentral-ri-malaysia-dan-thailand-perkuat-transaksi-mata-uang-lokal</guid><pubDate>Jum'at 25 Agustus 2023 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/25/320/2870905/bye-dolar-as-bank-sentral-ri-malaysia-dan-thailand-perkuat-transaksi-mata-uang-lokal-2eaLhGsXgs.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Sentral tiga negara perkuat kerjasama transaksi lokal (Foto: Bank Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/25/320/2870905/bye-dolar-as-bank-sentral-ri-malaysia-dan-thailand-perkuat-transaksi-mata-uang-lokal-2eaLhGsXgs.jpeg</image><title>Bank Sentral tiga negara perkuat kerjasama transaksi lokal (Foto: Bank Indonesia)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank sentral tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand memperkuat kerjasama. Bank Indonesia (BI), Bank Negara Malaysia dan Bank of Thailand menyepakati untuk memperkuat kerja sama guna mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral antara Indonesia dan Thailand, Indonesia dan Malaysia, serta Thailand dan Malaysia, yang telah diimplementasikan sejak 2018.

BACA JUGA:
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp15.246


&quot;Penguatan kerja sama tersebut dilakukan melalui perluasan penggunaan mata uang lokal pada transaksi lintas batas yang lebih luas dari cakupan perdagangan dan investasi langsung (direct investment) saat ini, serta melalui sinerginya dengan inisiatif sistem pembayaran lintas negara untuk penyelesaian transaksi dalam mata uang lokal yang lebih mudah diakses dan efisien,&quot; ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Signing Ceremony Expansion of Regional Payment Connectivity di Jakarta, Jumat (25/8/2023).

BACA JUGA:
Instrumen Sekuritas Rupiah BI Jadi Upaya Bank Sentral Tarik Modal Asing


Kesepakatan tersebut diwujudkan melalui seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, Gubernur Bank Negara Malaysia, Abdul Rasheed Ghaffour, dan Gubernur Bank Thailand, Sethaput Suthiwartnarueput, di sela-sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN (AFMGM) ke-10 di Jakarta, Indonesia.
&quot;Kesepakatan ini juga menunjukkan komitmen Bank Indonesia, Bank Negara Malaysia, dan Bank of Thailand untuk memperkuat kerja sama penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral antar ketiga negara,&quot; ungkap Perry.
Kerja sama ini menandai tonggak utama dalam memperkuat transaksi  lintas negara antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Ketiga bank  sentral meyakini bahwa hal tersebut akan memberikan kontribusi positif  bagi stabilitas pasar keuangan serta pendalaman pasar keuangan dalam  mata uang lokal di ketiga negara.
Dalam kesempatan tersebut, Perry sempat mengutip sebuah kutipan dari film Oppenheimer, &quot;Theory will only take you so far.&quot;
&quot;Memang dalam film Oppenheimer, disebutkan bahwa 'teori hanya bisa  membawa Anda sejauh ini', tetapi hari ini, saya ingin mengatakan bahwa  economic deliverables prioritas kita hanya bisa membawa kita sejauh ini.  Untuk bisa membawa ASEAN sebagai episentrum pertumbuhan sambil  menunggangi arus digitalisasi, kita harus bisa bertindak secara cepat  dan efisien untuk mengubah economic deliverables ini menjadi hasil yang  nyata,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank sentral tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand memperkuat kerjasama. Bank Indonesia (BI), Bank Negara Malaysia dan Bank of Thailand menyepakati untuk memperkuat kerja sama guna mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral antara Indonesia dan Thailand, Indonesia dan Malaysia, serta Thailand dan Malaysia, yang telah diimplementasikan sejak 2018.

BACA JUGA:
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp15.246


&quot;Penguatan kerja sama tersebut dilakukan melalui perluasan penggunaan mata uang lokal pada transaksi lintas batas yang lebih luas dari cakupan perdagangan dan investasi langsung (direct investment) saat ini, serta melalui sinerginya dengan inisiatif sistem pembayaran lintas negara untuk penyelesaian transaksi dalam mata uang lokal yang lebih mudah diakses dan efisien,&quot; ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Signing Ceremony Expansion of Regional Payment Connectivity di Jakarta, Jumat (25/8/2023).

BACA JUGA:
Instrumen Sekuritas Rupiah BI Jadi Upaya Bank Sentral Tarik Modal Asing


Kesepakatan tersebut diwujudkan melalui seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, Gubernur Bank Negara Malaysia, Abdul Rasheed Ghaffour, dan Gubernur Bank Thailand, Sethaput Suthiwartnarueput, di sela-sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN (AFMGM) ke-10 di Jakarta, Indonesia.
&quot;Kesepakatan ini juga menunjukkan komitmen Bank Indonesia, Bank Negara Malaysia, dan Bank of Thailand untuk memperkuat kerja sama penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral antar ketiga negara,&quot; ungkap Perry.
Kerja sama ini menandai tonggak utama dalam memperkuat transaksi  lintas negara antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Ketiga bank  sentral meyakini bahwa hal tersebut akan memberikan kontribusi positif  bagi stabilitas pasar keuangan serta pendalaman pasar keuangan dalam  mata uang lokal di ketiga negara.
Dalam kesempatan tersebut, Perry sempat mengutip sebuah kutipan dari film Oppenheimer, &quot;Theory will only take you so far.&quot;
&quot;Memang dalam film Oppenheimer, disebutkan bahwa 'teori hanya bisa  membawa Anda sejauh ini', tetapi hari ini, saya ingin mengatakan bahwa  economic deliverables prioritas kita hanya bisa membawa kita sejauh ini.  Untuk bisa membawa ASEAN sebagai episentrum pertumbuhan sambil  menunggangi arus digitalisasi, kita harus bisa bertindak secara cepat  dan efisien untuk mengubah economic deliverables ini menjadi hasil yang  nyata,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
