<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani Mudah Dapat Pupuk dan Modal dengan Cara Ini   </title><description>PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan program supaya petani mudah untuk mendapatkan pupuk</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2871123/petani-mudah-dapat-pupuk-dan-modal-dengan-cara-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2871123/petani-mudah-dapat-pupuk-dan-modal-dengan-cara-ini"/><item><title>Petani Mudah Dapat Pupuk dan Modal dengan Cara Ini   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2871123/petani-mudah-dapat-pupuk-dan-modal-dengan-cara-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/25/320/2871123/petani-mudah-dapat-pupuk-dan-modal-dengan-cara-ini</guid><pubDate>Jum'at 25 Agustus 2023 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/25/320/2871123/petani-mudah-dapat-pupuk-dan-modal-dengan-cara-ini-PD8p1vHSZo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara Mudah Petani Dapatkan Pupuk dan Modal. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/25/320/2871123/petani-mudah-dapat-pupuk-dan-modal-dengan-cara-ini-PD8p1vHSZo.jpg</image><title>Cara Mudah Petani Dapatkan Pupuk dan Modal. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4My81L3g4bjhpcHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan program supaya petani mudah untuk mendapatkan pupuk dan permodalan yang dibutuhkan.&amp;nbsp;
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan, pihaknya menyiapkan Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) untuk memberikan berbagai kemudahan mulai dari pupuk hingga akses permodalan melalui ekosistem pertanian.

BACA JUGA:
Pupuk Indonesia Gandeng KPK dan LPSK, Ada Korupsi? Laporkan ke Sini

Di sini, lanjut Rahmad, petani akan terhubung dengan ekosistem pertanian sehingga memberikan kemudahan untuk mengakses pupuk hingga mendapat permodalan. Ekosistem pertanian ini merupakan bentuk kolaborasi antara BUMN.
&amp;ldquo;Makmur ini merupakan ekosistem pertanian yang menggunakan 100% pupuk nonsubsidi, bagaimana program ini bisa bermanfaat dan menguntungkan petani karena dari Pupuk Indonesia menyediakan pendampingan, kemudian pupuknya disesuaikan dengan dosisnya, pupuknya tepat waktu,&amp;rdquo; terangnya, Jumat (25/8/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Bakal Cairkan BLT Petani Dampak El Nino

Adapun ekosistem pertanian yang dimaksud mulai dari project leader, asuransi, Lembaga keuangan, teknologi pertanian, agro input, pemda, dan offtaker. Dengan begitu, petani yang bergabung program Makmur mendapat pendampingan, pendanaan dari perbankan, jaminan asuransi, jaminan penyerapan produksi dari semua stakeholder yang terlibat dalam ekosistem.Sementara itu, salah satu petani di Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, Ayub Ibni menilai Program Makmur telah memberikan banyak manfaat salah satunya terkait dengan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Menurut dia, petani yang tergabung pada program Makmur mudah mengakses pupuk karena tidak bergantung pada pupuk subsidi.
&amp;ldquo;Dengan adanya program Makmur ini kami sangat terbantu, artinya terbantu karena mendapatkan kepastian dari sisi pupuk, pupuknya tepat waktu, dari segi permodalan, pendampingan serta pembekalan ilmu kepada petani,&amp;rdquo; kata Ayub.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNi8xLzE2OTI4My81L3g4bjhpcHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan program supaya petani mudah untuk mendapatkan pupuk dan permodalan yang dibutuhkan.&amp;nbsp;
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan, pihaknya menyiapkan Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) untuk memberikan berbagai kemudahan mulai dari pupuk hingga akses permodalan melalui ekosistem pertanian.

BACA JUGA:
Pupuk Indonesia Gandeng KPK dan LPSK, Ada Korupsi? Laporkan ke Sini

Di sini, lanjut Rahmad, petani akan terhubung dengan ekosistem pertanian sehingga memberikan kemudahan untuk mengakses pupuk hingga mendapat permodalan. Ekosistem pertanian ini merupakan bentuk kolaborasi antara BUMN.
&amp;ldquo;Makmur ini merupakan ekosistem pertanian yang menggunakan 100% pupuk nonsubsidi, bagaimana program ini bisa bermanfaat dan menguntungkan petani karena dari Pupuk Indonesia menyediakan pendampingan, kemudian pupuknya disesuaikan dengan dosisnya, pupuknya tepat waktu,&amp;rdquo; terangnya, Jumat (25/8/2023).

BACA JUGA:
Jokowi Bakal Cairkan BLT Petani Dampak El Nino

Adapun ekosistem pertanian yang dimaksud mulai dari project leader, asuransi, Lembaga keuangan, teknologi pertanian, agro input, pemda, dan offtaker. Dengan begitu, petani yang bergabung program Makmur mendapat pendampingan, pendanaan dari perbankan, jaminan asuransi, jaminan penyerapan produksi dari semua stakeholder yang terlibat dalam ekosistem.Sementara itu, salah satu petani di Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, Ayub Ibni menilai Program Makmur telah memberikan banyak manfaat salah satunya terkait dengan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Menurut dia, petani yang tergabung pada program Makmur mudah mengakses pupuk karena tidak bergantung pada pupuk subsidi.
&amp;ldquo;Dengan adanya program Makmur ini kami sangat terbantu, artinya terbantu karena mendapatkan kepastian dari sisi pupuk, pupuknya tepat waktu, dari segi permodalan, pendampingan serta pembekalan ilmu kepada petani,&amp;rdquo; kata Ayub.</content:encoded></item></channel></rss>
