<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Catat 27 Perusahaan Antre IPO hingga Agustus 2023</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 27 perusahaan berada dalam pipeline  untuk melakukan pencatatan perdana saham atau IPO.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871539/bei-catat-27-perusahaan-antre-ipo-hingga-agustus-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871539/bei-catat-27-perusahaan-antre-ipo-hingga-agustus-2023"/><item><title>BEI Catat 27 Perusahaan Antre IPO hingga Agustus 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871539/bei-catat-27-perusahaan-antre-ipo-hingga-agustus-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871539/bei-catat-27-perusahaan-antre-ipo-hingga-agustus-2023</guid><pubDate>Sabtu 26 Agustus 2023 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/26/278/2871539/bei-catat-27-perusahaan-antre-ipo-hingga-agustus-2023-vfTMdYGZBG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">27 perusahaan antre IPO (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/26/278/2871539/bei-catat-27-perusahaan-antre-ipo-hingga-agustus-2023-vfTMdYGZBG.jpg</image><title>27 perusahaan antre IPO (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 27 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO). Data tersebut tercatat hingga 25 Agustus 2023.
Sementara pada periode yang sama, telah tercatat 64 perusahaan yang melantai di bursa dengan dana dihimpun mencapai Rp49,2 triliun.

BACA JUGA:
Bos Inalum Beberkan Rencana IPO di Hadapan DPR

&amp;ldquo;Sebanyak empat perusahaan memiliki aset berskala kecil atau di bawah Rp50 miliar,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan pada Jumat (25/8/2023).
Di samping itu, sebanyak 16 perusahaan masuk dalam kategori aset berskala sedang atau memiliki total nilai aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Serta, 7 perusahaan memiliki aset berskala besar atau di atas Rp250 miliar.

BACA JUGA:
Segera IPO, Charlie Hospital Patok Harga Rp115 per Saham

Dari daftar pipeline perusahaan yang akan IPO, sebanyak 7 perusahaan berasal dari sektor konsumer non siklikal. Kemudian, 4 perusahaan berasal dari sektor bahan baku.
Selanjutnya, sektor siklikal dan teknologi masing-masing terdapat 3 perusahaan. Diikuti masing-masing 2 perusahaan dari sektor energi, kesehatan, industri dan transportasi.&amp;ldquo;Serta masing-masing 1 perusahaan dari sektor infrastruktur dan properti,&amp;rdquo; imbuh Nyoman.
Lebih lanjut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis target  penghimpunan dana di pasar modal Indonesia sebesar Rp200 triliun dapat  dicapai hingga akhir tahun 2023 ini. Target tersebut memang turun dari  tahun lalu, mengingat kondisi tahun 2023 ini yang berbeda dengan tahun  2022, di mana situasi ekonomi global saat ini belum begitu masih penuh  ketidakpastian.</description><content:encoded>


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 27 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO). Data tersebut tercatat hingga 25 Agustus 2023.
Sementara pada periode yang sama, telah tercatat 64 perusahaan yang melantai di bursa dengan dana dihimpun mencapai Rp49,2 triliun.

BACA JUGA:
Bos Inalum Beberkan Rencana IPO di Hadapan DPR

&amp;ldquo;Sebanyak empat perusahaan memiliki aset berskala kecil atau di bawah Rp50 miliar,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan pada Jumat (25/8/2023).
Di samping itu, sebanyak 16 perusahaan masuk dalam kategori aset berskala sedang atau memiliki total nilai aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Serta, 7 perusahaan memiliki aset berskala besar atau di atas Rp250 miliar.

BACA JUGA:
Segera IPO, Charlie Hospital Patok Harga Rp115 per Saham

Dari daftar pipeline perusahaan yang akan IPO, sebanyak 7 perusahaan berasal dari sektor konsumer non siklikal. Kemudian, 4 perusahaan berasal dari sektor bahan baku.
Selanjutnya, sektor siklikal dan teknologi masing-masing terdapat 3 perusahaan. Diikuti masing-masing 2 perusahaan dari sektor energi, kesehatan, industri dan transportasi.&amp;ldquo;Serta masing-masing 1 perusahaan dari sektor infrastruktur dan properti,&amp;rdquo; imbuh Nyoman.
Lebih lanjut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis target  penghimpunan dana di pasar modal Indonesia sebesar Rp200 triliun dapat  dicapai hingga akhir tahun 2023 ini. Target tersebut memang turun dari  tahun lalu, mengingat kondisi tahun 2023 ini yang berbeda dengan tahun  2022, di mana situasi ekonomi global saat ini belum begitu masih penuh  ketidakpastian.</content:encoded></item></channel></rss>
